Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Plt Wali Kota Cek Fasum serta Pasar Mojorejo, Matangkan Konsep Penataan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 208
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun cek fasum dan pasar Mojorejo. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun meninjau sejumlah fasilitas umum (Fasum) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dan OPD terkait pada Selasa (9/6/2026). Seperti pengecekan fasum di Jalan Janoko, Kelurahan Mojorejo Kecamatan Kartoharjo yang sebelumnya telah dibersihkan bersama masyarakat.

“Setelah dibersihkan tadi saya cek. Nanti fasum ini bisa dimanfaatkan lagi untuk masyarakat. Kami akan mengundang masyarakat, bahwa untuk apa fasum disitu.  Apakah nanti untuk olahraga, atau untuk aktivitas yang lain,” jelas Bagus.

Lebih lanjut, Pemkot Madiun juga telah merencanakan revitalisasi Pasar Mojorejo yang berada di Jalan Mastrip. Konsep pembangunan tengah dimatangkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama Dinas Perdagangan Kota Madiun.

“Kemarin itu sudah dipaparkan desain dari Pasar Mojorejo. Nah, dari desain Pasar Mojorejo ini kita melihat bagaimana nanti fungsi dari revitalisasi Pasar Mojorejo ini sesuai dengan harapan,” imbuhnya.

Di Pasar Mojorejo ini terdapat penjual soto yang menjadi langganan banyak orang. Selain itu, juga terdapat beberapa pedagang barang antik di lokasi tersebut. Penataan nantinya ditargetkan Pasar Mojorejo lebih nyaman dan ramai pengunjung.

“Di dalam ini kan pedagang soto dan juga teman-teman pedagang barang antik. Tidak merubah dalam konteks bangunannya, tetapi bagaimana nanti menata kembali supaya nanti bisa dimanfaatkan secara maksimal, lebih bersih,” tegas Plt Wali Kota.

Bagus menegaskan pedagang Pasar Mojorejo tidak akan direlokasi. Namun, mereka tetap harus menyesuaikan selama proses pembangunan. Penataan lokasi pedagang pun juga ditempatkan agar lebih representatif.

“Enggak ada relokasi. Jadi tetap di sini, cuman bagaimana nanti sekitar lingkungan bersih, terus genteng-gentengnya nanti akan diganti begitu, sehingga kelihatan orang itu makan nyaman,” pungkas Bagus Panuntun. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Ponorogo Buka Empat Penyidikan, Kredit Fiktif, Tambang Ilegal, Hingga Bansos Bermasalah

    Kejari Ponorogo Buka Empat Penyidikan, Kredit Fiktif, Tambang Ilegal, Hingga Bansos Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang tutup tahun 2025, Kejaksaan Negeri Ponorogo membeberkan empat perkara pidana khusus yang kini tengah dikebut penyidikannya. Pengungkapan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) sebagai penanda bahwa aparat penegak hukum di daerah masih menghadapi pekerjaan rumah serius terkait kejahatan kerah putih. “Di peringatan Hakordia, kami ungkapkan bahwa […]

    Bagikan
  • Harkitnas 2026, Pemkot Madiun Fokus Siapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

    Harkitnas 2026, Pemkot Madiun Fokus Siapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun menegaskan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026, Selasa (20/5/2026). Upacara yang digelar di halaman Balai Kota Madiun itu dipimpin oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Upacara diikuti aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, pelajar, hingga relawan. Momentum Harkitnas […]

    Bagikan
  • Satlantas Polres Madiun Kota Panggil 30 Perusahaan Otobus

    Satlantas Polres Madiun Kota Panggil 30 Perusahaan Otobus

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satlantas Polres Madiun Kota memanggil 30 perusahaan otobus (PO) dalam Forum Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Kesla) di TMC Satlantas setempat, Selasa (04/02/2025). Pembahasan utama dalam forum ini yakni jalur-jalur yang dilalui maupun yang dilarang dilewati bus umum. Forum ini pun juga dihadiri oleh jajaran Satlantas, Kepala Jasa Raharja […]

    Bagikan
  • Penjualan Miras Secara Terang – Terangan Mulai Marak Di Caruban, Satpol PP Temukan Minol Golongan A-C

    Penjualan Miras Secara Terang – Terangan Mulai Marak Di Caruban, Satpol PP Temukan Minol Golongan A-C

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun– Peredaran minuman keras (miras) dan minuman beralkohol (minol) di wilayah Caruban, Kabupaten Madiun, mulai mendapat sorotan. Sejumlah tempat usaha diduga menjual minuman beralkohol secara terbuka, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Madiun turun melakukan penertiban. Petugas menyasar dua lokasi, yakni Outlet Libra di Caruban dan Outlet […]

    Bagikan
  • Petasan Rakitan Meledak! Remaja 13 Tahun Di Ponorogo Terbakar, Begini Kronologinya

    Petasan Rakitan Meledak! Remaja 13 Tahun Di Ponorogo Terbakar, Begini Kronologinya

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Petasan rakitan kembali memakan korban di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Seorang remaja berinisial KA (13), warga Desa Semanding, Kecamatan Jenangan, mengalami luka bakar cukup serius setelah petasan yang dibuatnya gagal meledak dan justru menyambar tubuhnya pada Kamis malam (19/3/2026). Peristiwa nahas itu terjadi saat korban bersama temannya, NA (13), tengah merakit […]

    Bagikan
  • Ikhlas Honor Terbatas, Kisah Intan Relawan Guru SDN di Kabupaten Madiun

    Ikhlas Honor Terbatas, Kisah Intan Relawan Guru SDN di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di sebuah ruang kelas sederhana di Salah satu SDN di Kabupaten Madiun, suara anak-anak membaca dan bertanya menjadi penguat langkah Intan Nopita Sari (26). Di tengah keterbatasan status dan honor, Intan tetap memilih bertahan sebagai guru relawan—profesi yang telah ia impikan sejak kecil. Intan saat ini berstatus sebagai relawan mengajar, bukan […]

    Bagikan
expand_less