Berita Terkini
Trending Tags

38 SDN di Madiun Bakal Diregrouping Pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Dindikbud Tunggu Terbitnya SK

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 47
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun bakal meregrouping sebanyak 38 SDN menjadi 19 SDN salah satunya SDN 1 wayut. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akan melakukan regrouping atau penggabungan 38 Sekolah Dasar (SD) negeri menjadi 19 lembaga pendidikan mulai tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan tersebut diambil karena sejumlah sekolah berada dalam lokasi yang berdekatan dan memiliki jumlah peserta didik yang tidak seimbang.

Salah satu sekolah yang terdampak adalah SDN 1 Wayut, Kecamatan Jiwan, yang akan digabung dengan SDN 3 Wayut. Jarak kedua sekolah tersebut hanya sekitar 500 meter.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Madiun, Suparnoto, mengatakan keputusan regrouping dilakukan setelah evaluasi terhadap kondisi sekolah-sekolah yang memiliki lokasi berdekatan, bahkan ada yang berada dalam satu kompleks.

“Evaluasi kita karena 38 sekolah itu berdekatan, bahkan ada yang satu halaman. Dan salah satunya memiliki peserta didik yang jumlahnya sangat kecil, makanya kami memutuskan untuk regrouping,” kata Suparnoto, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, penggabungan sekolah juga menjadi solusi untuk mengatasi kekurangan guru di sejumlah SD. Nantinya, tenaga pendidik dari sekolah yang digabung akan didistribusikan ke sekolah lain yang masih membutuhkan.

“Kalau satu guru hanya mengajar 10 atau kurang dari 10 siswa tentu kurang efektif. Dengan regrouping ini kebutuhan guru bisa lebih merata,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Wayut, Sri Hartatik, mengatakan aktivitas belajar mengajar di sekolahnya masih berjalan normal karena Surat Keputusan (SK) regrouping belum diterbitkan. Pihak sekolah juga tetap membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran mendatang.

“Sampai sekarang ini kami berjalan seperti biasa karena SK belum kami terima. Jadi kami juga masih membuka penerimaan siswa baru,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh siswa SDN 1 Wayut nantinya akan dipindahkan ke SDN 3 Wayut setelah SK resmi diterbitkan. Begitu pula tenaga kependidikan yang akan mengikuti sekolah induk.

“Untuk guru kelas, Insya Allah di wilayah Kecamatan Jiwan masih banyak sekolah yang belum lengkap gurunya. Jadi tidak ada masalah,” katanya.

Terkait aset sekolah yang terdampak regrouping, Suparnoto menyebut sarana dan prasarana pembelajaran akan menjadi milik sekolah induk. Sedangkan aset berupa bangunan gedung akan diserahkan kembali kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Kalau nanti aset gedung itu dibutuhkan masyarakat, misalnya untuk TK atau PAUD, maka bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebijakan regrouping telah mendapat persetujuan Bupati Madiun dan ditargetkan mulai diterapkan pada tahun ajaran baru 2026/2027. Saat ini Dindikbud masih menuntaskan proses administrasi sebelum penerbitan SK.

“Sementara ini kami masih menyiapkan SK regrouping dan masih dalam tahap koreksi di bagian hukum,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digali Terlalu Dalam? Tanah Longsor di Magetan Tewaskan Pekerja Galian

    Digali Terlalu Dalam? Tanah Longsor di Magetan Tewaskan Pekerja Galian

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Seorang pekerja tambang galian tanah di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, meninggal dunia setelah tertimbun material longsor, Minggu (25/1/2026) pagi. Korban bernama Suyono (40), warga setempat, tewas dalam perjalanan menuju RSUD dr. Sayidiman Magetan setelah sempat ditemukan hidup oleh rekan-rekannya. Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat enam pekerja memulai […]

    Bagikan
  • Penumpukan Gula di Gudang PG Jadi Sorotan, APTRI Ingatkan Pemerintah Hati-Hati Kelola BUMN Pangan

    Penumpukan Gula di Gudang PG Jadi Sorotan, APTRI Ingatkan Pemerintah Hati-Hati Kelola BUMN Pangan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Isu penumpukan gula di gudang pabrik gula kembali mencuat. Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Jawa Timur VIII, Guntur Sasono, menegaskan persoalan tersebut merugikan masyarakat karena berdampak pada harga konsumsi di pasaran. Hal itu ia sampaikan usai menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Desa […]

    Bagikan
  • Banyak Kendaraan Tak Kuat di Tanjakan Sarangan, Tim Drogba Polres Magetan Sigap Lakukan Penyelamatan

    Banyak Kendaraan Tak Kuat di Tanjakan Sarangan, Tim Drogba Polres Magetan Sigap Lakukan Penyelamatan

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Arus wisatawan yang memadati kawasan Telaga Sarangan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 membuat jalur menanjak kembali menjadi titik rawan. Tidak sedikit kendaraan pribadi, roda empat maupun dua, yang tiba-tiba kehilangan tenaga di tengah tanjakan dan memicu kepanikan pengemudi dan penumpang. Di momen-momen genting itulah, personel Tim Drogba (Dorong […]

    Bagikan
  • Puluhan Kayu Jati Diduga Ilegal Disita di Madiun, Tiga Orang Diamankan

    Puluhan Kayu Jati Diduga Ilegal Disita di Madiun, Tiga Orang Diamankan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Petugas gabungan Polisi Hutan Mobile Perum Perhutani KPH Madiun bersama Satreskrim Polres Madiun menyita 43 batang kayu jati ilegal di Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Selasa (18/11/2025) lalu. Sejumlah kayu berbentuk persegi dan gelondongan itu diangkut menggunakan satu unit truk dengan nomor polisi AD 8373 MA. Tiga orang yang berada […]

    Bagikan
  • Empat Mesin Incinerator Siap Dipasang, Madiun Menuju Kota Bebas Sampah

    Empat Mesin Incinerator Siap Dipasang, Madiun Menuju Kota Bebas Sampah

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penanganan sampah di Kota Madiun memasuki babak baru. Tim dari Motah Incinerator melakukan peninjauan lokasi pada Rabu (23/07/2025) sebagai bagian dari persiapan pemasangan mesin pembakar sampah modern di wilayah tersebut. Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, menekankan pentingnya survei lokasi ini guna memastikan kesiapan struktur lahan yang akan menampung mesin […]

    Bagikan
  • Waduh ! Pengunjung Festival Duren di Magetan Kecopetan

    Waduh ! Pengunjung Festival Duren di Magetan Kecopetan

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Festival 3th Duren Nak’nan yang berlangsung di Lapangan Panekan, Kabupaten Magetan, Sabtu (22/2/2025) malah menjadi sasaran pelaku kejahatan. Bagaimana tidak, alih alih bawa pulang durian, sejumlah pengunjung acara malah jadi korban pencopetan. Kapolsek Panekan, AKP Iin Pelangi, dikonfirmasi pada Minggu (23/2/2025), membenarkan jika pihaknya menerima banyak laporan kehilangan, setelah acara […]

    Bagikan
expand_less