Berita Terkini
Trending Tags

Ruwatan Massal di RRI Madiun, Puluhan Peserta Ikuti Tradisi Memohon Keselamatan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
  • visibility 201
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan peserta ikuti ruwatan massal di RRI Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Puluhan warga dari berbagai daerah mengikuti ruwatan massal yang digelar Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Madiun dalam rangkaian Gelar Budaya, Minggu (28/6/2026). Tradisi yang masih mendapat tempat di hati masyarakat ini menjadi sarana untuk memohon keselamatan sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa.

Sebanyak 42 peserta atau sukerta mengikuti prosesi ruwatan. Mereka tidak hanya berasal dari Madiun, tetapi juga datang dari sejumlah daerah di Jawa Timur hingga Bandung.

Sebelum prosesi dimulai, panitia menyiapkan sedikitnya 57 jenis sesaji yang terdiri atas hasil bumi, perlengkapan dapur, air dari tujuh sumber, serta berbagai perlengkapan adat lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan kirab sukerta, dilanjutkan sungkeman kepada orang tua masing-masing peserta. Prosesi kemudian diteruskan dengan pager-pager, pementasan wayang kulit berlakon *Murwakala*, tigas rikma oleh dalang Ki Subandi Marsudi Carito, siraman menggunakan air dari tujuh sumber yang dipimpin Kepala RRI Madiun, hingga murak sesaji dan kupat luwar.

Kepala RRI Madiun, Kukuh Setyo Budi Akhrianto, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi alasan pihaknya kembali menggelar ruwatan massal. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pelayanan kepada masyarakat yang ingin melaksanakan ruwatan dengan biaya yang lebih terjangkau.

“Ruwatan ini masih mendapat perhatian masyarakat dan memang masih dibutuhkan. Karena jika menggelar ruwatan sendiri biayanya cukup besar, kami memfasilitasi melalui ruwatan massal. Harapannya, peserta dapat menjalani kehidupan ke depan dengan semangat dan energi yang lebih positif,” ujarnya.

Sementara itu, dalang ruwatan Ki Subandi Marsudi Carito menilai tradisi ruwatan perlu terus dilestarikan sebagai bagian dari upaya nguri-uri budaya Jawa. Menurutnya, ruwatan bukan sekadar ritual adat, tetapi juga mengandung pesan moral dan spiritual.

Image Not Found
Dalang ruwatan Ki Subandi Marsudi Carito. Foto : Kris-Sinergia

“Makna ruwatan adalah membersihkan hal-hal yang dianggap kurang baik yang melekat pada diri sukerta. Harapannya, setelah itu perjalanan hidup menjadi lebih baik dan lebih terang,” katanya.

Ki Subandi juga mengajak seluruh peserta untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai keyakinan masing-masing. Ia berharap setiap peserta terus memanjatkan doa agar memperoleh keselamatan, ketenteraman, serta kebahagiaan lahir dan batin. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evakuasi Dramatis di Rusunawa Madiun! Penyelamatan Korban dari Gedung Tinggi

    Evakuasi Dramatis di Rusunawa Madiun! Penyelamatan Korban dari Gedung Tinggi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana mendadak menegangkan di area Rusunawa Hayam Wuruk, Kelurahan Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (28/4/2026). Petugas Damkar Kota Madiun bergerak cepat melakukan pemadaman kobaran api dari gedung 4 lantai tersebut. Seseorang terlihat berada di ketinggian gedung, sementara petugas bersiaga dengan tali dan perlengkapan khusus. Dalam hitungan menit, proses evakuasi berlangsung cepat, […]

    Bagikan
  • Parluh 2026 PSHT Pusat Madiun, Teguhkan Jati Diri SH Terate dan Perkuat Jiwa Nasionalisme photo_camera 4

    Parluh 2026 PSHT Pusat Madiun, Teguhkan Jati Diri SH Terate dan Perkuat Jiwa Nasionalisme

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 839
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun resmi membuka Parapatan Luhur (Parluh) Tahun 2026 yang digelar di Graha Krida Budaya, Jalan Merak Nomor 10, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Sabtu (07/2/2026). Dalam pembukaan Parluh 2026 ini dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Stafsus Menko PMK RI, jajaran Dewan Pusat […]

    Bagikan
  • Pro Kontra Program MBG Hingga Muncul Keracunan Massal di Madiun Raya

    Pro Kontra Program MBG Hingga Muncul Keracunan Massal di Madiun Raya

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Program Makanan Bergizi Gratis ( MBG) belakangan menuai pro dan kontra publik baik di Kab Magetan, Kab Ngawi dan Kab Madiun. Pemicunya sama yaitu peristiwa keracunan massal yang menimpa pelajar. Tercatat keracunan MBG di Madiun Raya pertama kali muncul di Kec Sine Kab Ngawi. Tak berapa lama, sejumlah pelajar di Kec […]

    Bagikan
  • PWI Pusat Minta Hotman Paris Minta Maaf kepada Wartawan atas Pernyataan di Kejagung

    PWI Pusat Minta Hotman Paris Minta Maaf kepada Wartawan atas Pernyataan di Kejagung

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat meminta advokat Hotman Paris Hutapea menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers atas pernyataannya kepada wartawan di lingkungan Kejaksaan Agung yang dinilai merendahkan profesi jurnalistik. Organisasi wartawan tersebut menegaskan bahwa wartawan menjalankan tugas yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers sehingga martabat profesi harus dihormati. […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bakal Jadikan PSC Kawasan Bebas Asap Rokok

    Pemkot Madiun Bakal Jadikan PSC Kawasan Bebas Asap Rokok

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun berencana menjadikan Pahlawan Street Center (PSC) sebagai kawasan tanpa asap rokok pada 2026 mendatang. Kebijakan ini digagas untuk menjaga kebersihan, kesehatan, sekaligus kenyamanan pengunjung di pusat wisata kota tersebut. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa kebebasan merokok tetap dihormati, namun harus dilakukan di lokasi khusus. “Silakan merokok, […]

    Bagikan
  • Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL di Atas Trotoar

    Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL di Atas Trotoar

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sejumlah bangunan semi permanen milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas trotoar dan bahu jalan di kawasan pusat kota Ponorogo dibongkar paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Selasa (15/4/2025). Penertiban dilakukan sejak pagi hari oleh puluhan petugas. Selain bangunan liar, gerobak dagangan yang ditinggalkan oleh pemiliknya juga […]

    Bagikan
expand_less