Semarakkan HUT ke-458 Kabupaten Madiun, PDGI Jatim Gelar Baksos dan Sikat Gigi Massal
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 37
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Jawa Timur menyelenggarakan rangkaian bakti sosial layanan kesehatan gigi dan umum gratis di Kabupaten Madiun. Kegiatan yang telah berlangsung sejak Selasa lalu tersebut mencapai puncaknya pada Minggu ini dengan agenda gerakan sikat gigi bersama 1.000 siswa sekolah dasar di Halaman Pendopo Ronggo Djumeno Minggu (28/6/2026).
Kegiatan ini sekaligus menjadi salah satu rangkaian hari jadi ke 458 Kabupaten Madiun dan merupakan penutup dari rangkaian bakti sosial yang digelar oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Jawa Timur selama lima hari terakhir.
Ketua PDGI Pengwil Jawa Timur, drg. Farid Amirudin, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian profesi dokter gigi terhadap kesehatan masyarakat di Kabupaten Madiun. Tak hanya sekadar sikat gigi bersama, PDGI juga menghadirkan beragam layanan medis spesifik bagi masyarakat.
“Kegiatan ini adalah bentuk partisipasi kami dalam Hari Jadi Kabupaten Madiun. Kami memberikan pelayanan mulai dari penyuluhan kesehatan gigi, pemeriksaan kesehatan anak disabilitas, hingga operasi bibir sumbing di RS Dolopo,” ujar drg. Farid Amirudin.
Selain operasi bibir sumbing, layanan yang diberikan mencakup penanganan gigi impaksi, pembuatan gigi tiruan lepasan, hingga protesa mata palsu. PDGI juga menyasar edukasi kesehatan melalui seminar bagi ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita, yang fokus pada pengolahan makanan sehat serta pemberian makanan tambahan untuk menekan angka stunting.

Apresiasi Pemerintah Kabupaten Madiun
Bupati Hari Wuryanto, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi PDGI Jatim yang dinilai luar biasa. Ia menyebut bakti sosial ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Madiun untuk menciptakan masyarakat yang bersih, sehat, dan sejahtera.
Menurutnya, edukasi sejak dini merupakan kunci penting dalam menjaga kesehatan, khususnya kesehatan gigi dan mulut.
“Ini sesuatu yang luar biasa. Terima kasih kepada PDGI Jatim. Kegiatan ini sangat membantu mengedukasi masyarakat bahwa kesehatan itu sangat penting. Jangan menunggu sakit baru periksa, tetapi kita harus rutin memeriksakan kesehatan meskipun tidak ada keluhan,” tegas Hari Wuryanto.
Sebagai langkah konkret, Bupati Hari mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Madiun untuk membiasakan diri melakukan pemeriksaan rutin ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Setiap enam bulan sekali, silakan periksakan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas terdekat. Kami sudah melengkapi setiap puskesmas dengan layanan kedokteran gigi,” pungkasnya. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez





