Berita Terkini
Trending Tags

Gemarikan Digencarkan di Madiun, 300 Paket Ikan Disalurkan untuk Cegah Stunting

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 377
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua Tim Penggerak PKK Kab Madiun memberikan bantuan paket ikan segar dan olahan ikan dalam rangka Gemarikan di Kecamatan Kebonsari. Foto : Tova-Sinergia 

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus mengintensifkan upaya pencegahan stunting melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kali ini, sebanyak 150 paket ikan dan produk olahan berbahan dasar ikan dibagikan kepada ibu hamil dan keluarga yang memiliki balita di Balai Pertemuan Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kamis (25/6/2026).

Program yang digelar Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun tersebut menjadi bagian dari strategi peningkatan konsumsi protein hewani masyarakat sekaligus intervensi percepatan penurunan angka stunting.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun Erni Hari Wuryanto serta Ketua Bidang Pembinaan Keluarga PKK Kabupaten Madiun Fitria Purnomo Hadi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Soedjiono, mengatakan Gemarikan merupakan program nasional yang bertujuan membudayakan konsumsi ikan di tengah masyarakat.

“Gemarikan atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan ini kami dorong untuk membantu pemenuhan gizi masyarakat. Paket yang diberikan berisi ikan nila segar serta aneka produk olahan ikan yang kaya protein,” ujar Soedjiono.

Menurutnya, bantuan tersebut menyasar kelompok rentan, terutama ibu hamil dan balita, karena asupan protein yang cukup menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah stunting sejak dini.

Di Kecamatan Kebonsari, kata Soedjiono, angka stunting saat ini telah turun menjadi sekitar 2,95 persen. Namun demikian, pemerintah tetap melakukan intervensi terhadap anak-anak yang masih mengalami stunting.

“Di Desa Balerejo masih terdapat tujuh anak yang mengalami stunting. Karena itu kami lakukan intervensi melalui program Gemarikan agar kebutuhan protein anak dapat terpenuhi,” katanya.

Selain di Kecamatan Kebonsari, program serupa juga akan dilaksanakan di Kecamatan Dolopo. Masing-masing wilayah mendapatkan alokasi 150 paket bantuan.

Soedjiono mengungkapkan tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Madiun masih berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Timur. Saat ini konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Madiun tercatat sebesar 14,71 kilogram per kapita per tahun, sementara rata-rata konsumsi ikan di tingkat provinsi telah mencapai 22 kilogram per kapita per tahun.

Untuk meningkatkan angka tersebut, pemerintah daerah tidak hanya mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya konsumsi ikan, tetapi juga memperkuat sektor budidaya perikanan air tawar.

“Kabupaten Madiun tidak memiliki wilayah laut, sehingga kami mendorong pengembangan budidaya ikan air tawar. Harapannya, hasil budidaya dapat meningkatkan kesejahteraan petani ikan sekaligus memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat,” tutur Soedjiono.

Melalui Gemarikan, Pemkab Madiun berharap budaya makan ikan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Selain mendukung pemenuhan gizi keluarga, langkah tersebut juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan generasi yang lebih sehat dan bebas stunting. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjual Sapi Keluhkan Harga Anjlok Dampak PMK

    Penjual Sapi Keluhkan Harga Anjlok Dampak PMK

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 160
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN –  Wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merebak di wilayah Kabupaten Madiun, berdampak pada harga jual sapi di wilayah setempat turun drastis. Pantauan di pasar hewan Desa Muneng kecamatan Pilangkenceng pada Kamis (02/01/2025) aktifitas jual tampak sepi.  Salah seorang pedagang sapi Hari Purwatno (43) dari Desa Pulerejo mengatakan, sepinya aktivitas penjualan sapi […]

    Bagikan
  • Volume Sampah di Kota Madiun Meningkat 10 Persen Selama Libur Lebaran 2025

    Volume Sampah di Kota Madiun Meningkat 10 Persen Selama Libur Lebaran 2025

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Volume sampah di Kota Madiun mengalami peningkatan signifikan selama momentum libur Hari Raya Idulfitri 2025. Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun, jumlah sampah harian meningkat sekitar 10 persen dibandingkan hari biasa. Jika pada hari biasa volume sampah berkisar antara 118 hingga 121 ton per hari, selama libur […]

    Bagikan
  • Polisi Dalami Dugaan Pupuk Bersubsidi Dijual di Atas HET di Magetan, Perhitungan Selisih Capai Rp. 24,8 Miliar

    Polisi Dalami Dugaan Pupuk Bersubsidi Dijual di Atas HET di Magetan, Perhitungan Selisih Capai Rp. 24,8 Miliar

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan mulai mendalami laporan dugaan penjualan pupuk bersubsidi di atas harga eceran tertinggi (HET) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Penyidik Unit Idik II Satreskrim Polres Magetan memeriksa petani sekaligus pelapor, Dimyati Dahlan, selama sekitar lima jam, Kamis (10/9/2026). Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan laporan dugaan penjualan pupuk bersubsidi melebihi HET di […]

    Bagikan
  • Jalur Madiun–Ponorogo Via Kandangan Kerap Terjadi Longsor, Warga Kare Dihimbau Waspada

    Jalur Madiun–Ponorogo Via Kandangan Kerap Terjadi Longsor, Warga Kare Dihimbau Waspada

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, selama sepekan terakhir memicu terjadinya sejumlah titik longsor di kawasan Dusun Kandangan, Desa Kare. Sedikitnya tujuh lokasi di sepanjang jalan alternatif Madiun–Ponorogo terdampak longsoran tanah dengan intensitas berbeda. Sebagian material longsor telah dibersihkan warga melalui kerja bakti, namun satu titik longsor […]

    Bagikan
  • Eks-Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo Dituntut 14,5 Tahun Penjara, Didakwa Rugikan Negara Rp. 25,8 Miliar dari Dana BOS

    Eks-Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo Dituntut 14,5 Tahun Penjara, Didakwa Rugikan Negara Rp. 25,8 Miliar dari Dana BOS

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Mantan Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Syamhudi Arifin, dituntut hukuman 14 tahun 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ponorogo. Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang perkara tindak pidana korupsi penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun anggaran 2019–2024, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa […]

    Bagikan
  • Motor Tanpa Pengendara Ditemukan Ringsek di Jalur Tembus Sarangan, Warga Sempat Panik

    Motor Tanpa Pengendara Ditemukan Ringsek di Jalur Tembus Sarangan, Warga Sempat Panik

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah sepeda motor Honda bernopol AD 6778 SD ditemukan dalam kondisi ringsek di tepi Jalan Tembus Sarangan, kawasan turunan tajam Lawu Green Forest (LGF), Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu (4/1/2025). Motor tersebut berada di lokasi tanpa pengendara, sehingga sempat memicu kepanikan warga dan para pengguna jalan yang melintas. Penampakan […]

    Bagikan
expand_less