Berita Terkini
Trending Tags

Resep Turun Temurun, Ayam Panggang Kayu Bakar 30 Tahun di Ponorogo Jadi Buruan Pelanggan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • visibility 285
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kuliner tradisional Ayam Panggang Bu Kawir yang berada di Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo.

Sinergia | Ponorogo – Kuliner tradisional masih menjadi primadona di tengah menjamurnya makanan modern. Salah satunya adalah Ayam Panggang Bu Kawir yang berada di Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Berbekal resep turun temurun dan proses memasak menggunakan kayu bakar, warung ini tetap ramai didatangi pelanggan meski telah berdiri hampir 30 tahun.

Di dapur sederhana bernuansa pedesaan, ayam kampung segar diolah menggunakan aneka rempah pilihan. Setelah dimasak hingga bumbu meresap sempurna, ayam kemudian dipanggang diatas bara kayu bakar sehingga menghasilkan warna kecoklatan dengan aroma asap yang khas.

Proses memasak tradisional inilah yang menjadi pembeda dibandingkan ayam panggang pada umumnya. Selain menghasilkan tekstur daging yang empuk, aroma asap alami dari kayu bakar memberikan cita rasa yang sulit ditemukan pada olahan modern.

Tak heran jika warung ini selalu dipadati pelanggan, bahkan banyak di antaranya datang dari luar kota. Salah satunya Sayekti Milan, pengunjung asal Surabaya. Ia mengaku menyukai cita rasa ayam panggang yang memiliki aroma asap khas sehingga mengingatkannya pada masakan kampung.

Image Not Found
Tidak hanya warga lokal, Kuliner Tradisional ayam Panggang Bu Kawir juga diburu pecinta kuliner luarkota.

“Rasanya enak, ada aroma asap dari kayu bakarnya. Jadi kangen masakan kampung,” ujarnya.

Pengunjung lainnya, Ilham Nadhir, mengaku sudah beberapa kali menikmati ayam panggang di tempat tersebut. Menurutnya, perpaduan ayam panggang dengan sambal petai menjadi daya tarik tersendiri.

“Rasanya enak. Saya sudah sering ke sini. Sambal petainya juga enak dan cocok dengan ayam panggangnya,” katanya.

Pemilik usaha, Winarti atau yang akrab disapa Bu Kawir, mengatakan resep ayam panggang yang digunakan merupakan warisan dari sang nenek. Selama hampir tiga dekade, ia tetap mempertahankan cara memasak menggunakan kayu bakar agar cita rasa khasnya tidak berubah.

“Resep ini dari nenek. Usaha ini sudah hampir 30 tahun, dan sampai sekarang kami tetap mempertahankan cara memasak tradisional dengan kayu bakar agar rasa dan aromanya tetap sama,” jelas Winarti.

Dengan harga mulai Rp 80 ribu hingga Rp 90 ribu untuk satu ekor ayam panggang utuh, Ayam Panggang Bu Kawir menjadi salah satu destinasi kuliner yang layak dikunjungi saat berada di Ponorogo, terutama bagi pecinta masakan kampung bercita rasa tradisional.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Krs/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Warga Sayutan Geruduk DPRD Magetan, Tuntut Tambang Galian C Ditutup

    Ratusan Warga Sayutan Geruduk DPRD Magetan, Tuntut Tambang Galian C Ditutup

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan menggeruduk kantor DPRD Magetan pada Rabu (3/6/2026). Mereka menyampaikan penolakan terhadap aktivitas tambang galian C yang beroperasi di wilayah Sayutan. Massa yang berasal dari Dukuh Jejeruk, Dukuh Geluk, dan Dukuh Meluk itu menilai keberadaan tambang telah menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan dan […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hebat di Karangjati Ngawi, Rumah Lansia Ludes Dilahap Si Jago Merah

    Kebakaran Hebat di Karangjati Ngawi, Rumah Lansia Ludes Dilahap Si Jago Merah

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah rumah milik warga Dusun Karang Poh, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, dilalap api hingga nyaris rata dengan tanah pada Rabu (17/12/2025). Kebakaran tersebut terjadi saat pemilik rumah, Waji Istanto (66), tengah memasak di dapur menggunakan kayu bakar. Peristiwa ini membuat warga sekitar panik dan berusaha membantu memadamkan api sambil […]

    Bagikan
  • Retakan Tanah Sepanjang 500 Meter Ditemukan di Desa Mendak, Dagangan, Madiun

    Retakan Tanah Sepanjang 500 Meter Ditemukan di Desa Mendak, Dagangan, Madiun

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Retakan tanah sepanjang 500 meter ditemukan di Dusun Mendak, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Retakan yang terbentuk akibat hujan tersebut juga menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Pubis, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • Wali Kota Kediri Tinjau TPA Winongo, Ingin Terapkan Inovasi Pengelolaan Sampah di Daerahnya

    Wali Kota Kediri Tinjau TPA Winongo, Ingin Terapkan Inovasi Pengelolaan Sampah di Daerahnya

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo, Kota Madiun kembali menjadi rujukan bagi daerah lain dalam hal pengelolaan sampah. Kali ini, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati bersama rombongan Dinas Lingkungan Hidup melakukan kunjungan studi pada Kamis (02/10/2025). Menurut Vinanda, TPA Winongo layak dijadikan contoh karena berhasil menghadirkan berbagai inovasi dan metode baru […]

    Bagikan
  • Pertamina dan Pemkot Madiun Cek Kualitas BBM di SPBU Yos Sudarso

    Pertamina dan Pemkot Madiun Cek Kualitas BBM di SPBU Yos Sudarso

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Akhir-akhir ini jagad media sosial, khususnya di Jawa Timur digegerkan dengan kasus kerusakan sepeda motor usai pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Keluhan terjadi di beberapa daerah seperti Bojonegoro, Tuban, Sidoarjo hingga Lamongan. Warga mengeluh motornya brebet, tarikan berat hingga harus ganti onderdil. Mengantisipasi hal itu, Pemerintah Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Intensitas Hujan Tinggi, Empat Desa di Madiun Terdampak Luapan Sungai

    Intensitas Hujan Tinggi, Empat Desa di Madiun Terdampak Luapan Sungai

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun pada Minggu (22/2/2026) malam memicu luapan air sungai di sejumlah titik. Sedikitnya empat desa di Kecamatan Balerejo terdampak genangan, meski air dilaporkan belum sampai masuk ke rumah warga. Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Fajar Lumaksono, […]

    Bagikan
expand_less