Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Gemarikan Kota Madiun Sasar 150 Anak dan Ibu Hamil-Menyusui, Pemkot Genjot Penurunan 451 Kasus Stunting

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 248
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anak stunting dan ibu hamil jadi sasaran Gemarikan. (18/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mengintensifkan upaya percepatan penurunan angka stunting melalui Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun pada Kamis (18/6/2026) itu menyasar 150 anak stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun sekaligus memperkuat edukasi pemenuhan gizi keluarga melalui konsumsi ikan. Berdasarkan data Dinkes-PPKB Kota Madiun, prevalensi stunting saat ini mencapai 5,6 persen atau sebanyak 451 anak.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, mengatakan Gemarikan tidak hanya bertujuan meningkatkan konsumsi ikan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya kandungan gizi ikan dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Gerakan makan ikan ini menjadi salah satu kegiatan untuk menyosialisasikan manfaat makan ikan, mulai dari kandungan vitamin, protein hingga omega-3. Harapannya masyarakat, khususnya keluarga dengan anak stunting, mulai mengonsumsi makanan sehat agar pertumbuhan anak menjadi maksimal,” ujarnya.

Selain penyuluhan gizi, peserta juga mendapatkan edukasi praktik mengolah ikan melalui demonstrasi memasak menu sederhana, seperti sup ikan, yang dinilai mudah dibuat dan lebih disukai anak-anak.

Menurut Bagus, edukasi tersebut penting karena masih banyak orang tua yang mengalami kesulitan saat memberikan makanan bergizi kepada anak.

Image Not Found
Pemkot Madiun edukasi gizi lewat gerakan makan ikan. (18/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

“Pola memasaknya dibuat sederhana agar ibu-ibu tidak kesulitan dan anak-anak juga lebih menyukai makan ikan,” katanya.

Bagus menambahkan, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap kasus stunting serta menjalankan berbagai program intervensi, seperti pemberian makanan tambahan bagi anak stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui melalui Dinas Kesehatan.

Terkait pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Bagus menyebut realisasinya baru menjangkau sekitar 15 persen penerima manfaat, khususnya anak stunting.

“Sudah kami laporkan agar alokasi MBG bjsa untuk anak-anak stunting bisa segera dipercepat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kota Madiun, Jemakir, mengatakan kampanye makan ikan merupakan salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung target penurunan stunting sekaligus menyiapkan generasi emas Kota Madiun.

“Ikan memiliki kandungan omega-3 yang sangat baik untuk mendukung kecerdasan anak. Ini merupakan investasi sumber daya manusia sejak dini,” katanya.

Ke depan, DKPP juga menyiapkan program pembagian sayuran dan protein hewani bagi anak stunting. Program tersebut akan dilaksanakan secara kolaboratif bersama Dinas Kesehatan dengan memanfaatkan data stunting yang dimiliki pemerintah.

“Untuk pelaksanaannya akan disesuaikan dengan jadwal pelayanan di posyandu dan puskesmas. Ehingga bantuan pangan bergizi dapat diterima langsung oleh ibu hamil, balita, dan anak stunting yang menjadi sasaran program,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaring Bibit Atlit Lewat Turnamen Southeast Asia Football Talent Indonesia

    Menjaring Bibit Atlit Lewat Turnamen Southeast Asia Football Talent Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, Pemerintah Kota Madiun menggelar turnamen sepak bola bertajuk Southeast Asia Football Talent Indonesia Piala Wali Kota Madiun. Turnamen ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Madiun, Maidi, pada Sabtu (07/06/2025) di Stadion Wilis, Kota Madiun. Wali Kota Maidi menyampaikan bahwa turnamen ini […]

    Bagikan
  • Delapan SDN Tidak Dapat Murid Sama Sekali, Dindik Ponorogo Masih Buka Pendaftaran

    Delapan SDN Tidak Dapat Murid Sama Sekali, Dindik Ponorogo Masih Buka Pendaftaran

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kondisi kosong siswa usai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di Ponorogo tidak hanya dialami SDN Setono, Kecamatan Jenangan saja. Tercatat ada tujuh sekolah dasar negeri lainnya yang mengalami nasib serupa.  Kepala Dindik Ponorogo, Nurhadi Hanuri, menyampaikan bahwa dari total 551 SDN yang ada di Ponorogo, delapan sekolah dinyatakan “zonk” […]

    Bagikan
  • 140 Penerima PKH di Madiun Ditargetkan Keluar dari Bansos, Modal Rp 3 Juta Jadi Ujian

    140 Penerima PKH di Madiun Ditargetkan Keluar dari Bansos, Modal Rp 3 Juta Jadi Ujian

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan ratusan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dapat keluar dari ketergantungan bantuan sosial pada tahun ini. Melalui program PKH Graduasi, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun menyiapkan bantuan modal usaha sebagai langkah mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriadi, mengatakan program tersebut ditujukan bagi […]

    Bagikan
  • Muat 7 Ton Paku, Truk Terguling di Tanjakan Plaosan Diduga Ikuti Petunjuk Google Maps

    Muat 7 Ton Paku, Truk Terguling di Tanjakan Plaosan Diduga Ikuti Petunjuk Google Maps

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk boks bermuatan tujuh ton paku terguling di tanjakan Dusun Ngerong, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (31/10/2025) dini hari. Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi karena sopir salah membaca arah dari aplikasi peta digital. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Peristiwa berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB. […]

    Bagikan
  • APBD Magetan 2025 Surplus, Sisakan SILPA Rp135 Miliar

    APBD Magetan 2025 Surplus, Sisakan SILPA Rp135 Miliar

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menutup tahun anggaran 2025 dengan capaian surplus anggaran dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang cukup besar. Dalam laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyampaikan bahwa realisasi pendapatan daerah mencapai Rp2,07 triliun, sementara realisasi belanja dan transfer tercatat sebesar Rp2,04 triliun. Dari capaian tersebut, […]

    Bagikan
  • Pupuk Subsidi Diduga Dijual di Atas HET, Petani Magetan Tempuh Jalur Hukum

    Pupuk Subsidi Diduga Dijual di Atas HET, Petani Magetan Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Persoalan distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berlanjut ke ranah hukum. Seorang petani asal Desa Banjarpanjang, Kecamatan Ngariboyo, Dimyati Dahlan, melaporkan Kepala Dinas Pertanian Magetan ke Polres Magetan, Sabtu (29/8/2026). Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penjualan pupuk bersubsidi kepada petani dengan harga di atas harga eceran tertinggi (HET). Selain […]

    Bagikan
expand_less