Berita Terkini
Trending Tags

Tari Keling, warisan budaya unik yang hanya bertahan di Dusun Mojo Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 38
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tari Keling, warisan budaya khas Dusun Mojo Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Di balik popularitas Reog Ponorogo, terdapat satu kesenian tradisi yang hingga kini masih bertahan dan hanya dapat ditemui di Dusun Mojo, Desa Singgahan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Kesenian tersebut adalah Tari Keling, sebuah pertunjukan rakyat yang memadukan unsur ritual, sejarah, dan filosofi yang diwariskan secara turun-temurun.

Sebelum pertunjukan dimulai, seorang tokoh desa terlebih dahulu menyalakan dupa sebagai bagian dari prosesi pembuka. Setelah itu, warga mulai berkumpul di lokasi pementasan, sementara para pemain mempersiapkan kostum dan perlengkapan tari.

Keunikan Tari Keling sudah terlihat sejak awal pertunjukan. Berbeda dengan Reog Ponorogo yang identik dengan suara slompret, Tari Keling hanya diiringi tabuhan dua kentongan, kendang, dan bedug kecil yang menghasilkan irama sederhana namun khas.

Di sisi lain, para penari laki-laki mengoleskan campuran bubuk arang dan minyak kelapa ke seluruh tubuh hingga berubah menjadi hitam legam. Mereka kemudian mengenakan topeng serta membawa senjata tradisional seperti tombak, pedang, panah, dan gada yang menggambarkan sosok prajurit pada masa kerajaan.

Sesepuh Dusun Mojo, Wiyoto, menjelaskan Tari Keling telah diwariskan sejak nenek moyang dan hanya dimainkan oleh masyarakat Dusun Mojo.

“Tarian ini sudah ada sejak nenek moyang kami. Bahkan kalau di dusun ini sudah ada sebelum Reog. Tapi asal-usul pastinya memang belum diketahui,” ujarnya.

Sebanyak 22 penari menghidupkan kisah Raja Bagaspati dari Kerajaan Tambas Keling yang jatuh hati kepada putri kembar Kerajaan Ngerum, Sekar Arum dan Sekar Sari. Namun karena lamarannya ditolak, Bagaspati menculik kedua putri tersebut hingga akhirnya berhasil diselamatkan oleh Joko Tawang setelah melalui pertarungan panjang.

Selain mengisahkan legenda kerajaan, Tari Keling juga diyakini memiliki hubungan dengan sejarah masyarakat Dusun Mojo. Menurut cerita yang diwariskan secara turun-temurun, kesenian ini mulai berkembang ketika dusun mengalami masa paceklik akibat kemarau panjang. Kala itu, para sesepuh menggelar pertunjukan sebagai sarana menghibur warga sekaligus doa agar kehidupan kembali membaik.

Tradisi tersebut masih dipertahankan hingga sekarang. Tari Keling dipentaskan pada momen-momen tertentu seperti bulan Suro, Hari Raya Idulfitri, dan agenda adat lainnya. Sebelum pertunjukan utama dimulai, rombongan penari juga melakukan prosesi menuju sumber mata air yang dikenal sebagai Kucur untuk melaksanakan tari Iker sebelum berkeliling dusun.

Keunikan lainnya, seluruh pemain Tari Keling merupakan warga asli Dusun Mojo. Regenerasi dilakukan secara turun-temurun sehingga bentuk asli kesenian ini tetap terjaga dan tidak banyak mengalami perubahan.

Pemerhati budaya dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Setyo Yanuarti, menilai Tari Keling memiliki nilai sejarah yang tinggi. Berdasarkan kajian awal, kesenian ini diperkirakan muncul pada masa peralihan Mataram Hindu menuju Mataram Islam, meski temuan tersebut masih memerlukan penelitian lebih mendalam.

Menurutnya, apabila terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai seni pertunjukan, Tari Keling berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya baru yang melengkapi kekayaan kesenian Kabupaten Ponorogo di samping Reog yang telah lebih dulu dikenal luas. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengendara Motor Tewas Usai Terlibat Tabrakan Beruntun di Magetan

    Pengendara Motor Tewas Usai Terlibat Tabrakan Beruntun di Magetan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Magetan–Kawedanan, tepatnya di barat gereja Dusun Dupak, Desa Ngadirejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden yang melibatkan truk box, mobil Daihatsu Ayla, dan sepeda motor Yamaha Vixion itu menyebabkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka. […]

    Bagikan
  • Dampak Efisiensi, 6 Mobil KPU Ponorogo Ditarik

    Dampak Efisiensi, 6 Mobil KPU Ponorogo Ditarik

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Enam mobil operasional yang biasa digunakan oleh komisioner dan sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo ditarik oleh KPU Provinsi Jawa Timur. Langkah ini merupakan bagian dari efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat. “Enam mobil untuk ketua, anggota, dan sekretaris semua ditarik untuk ditiadakan,” ungkap Ketua KPU Ponorogo, R. Gaguk […]

    Bagikan
  • Petakan Titik Kerawanan Suroan 2026 di Madiun, Anarkisme Ditindak Tegas 

    Petakan Titik Kerawanan Suroan 2026 di Madiun, Anarkisme Ditindak Tegas 

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aparat keamanan menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk tindakan anarkis maupun penyebaran ketakutan di tengah masyarakat selama peringatan Bulan Muharram atau Suro 2026. Titik-titik kerawanan telah dipetakan dan ratusan personel gabungan disiagakan untuk memastikan situasi di Madiun Raya tetap aman dan kondusif. Penegasan tersebut disampaikan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi […]

    Bagikan
  • Serunya Surfing di Pantai Pancer Door, Ombak Stabil Cocok untuk Pemula

    Serunya Surfing di Pantai Pancer Door, Ombak Stabil Cocok untuk Pemula

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Suasana seru terlihat di Pantai Pancer Door, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Pantai yang terkenal dengan ombaknya yang stabil ini menjadi magnet bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, untuk menikmati sensasi surfing di selatan Jawa. Sejak pagi, deru ombak besar yang menggulung menjadi pemandangan khas pantai ini. Para peselancar tampak sibuk menantang […]

    Bagikan
  • Gerak Cepat! Dua Kasus Curanmor di Ngawi Terungkap Kurang dari 24 Jam

    Gerak Cepat! Dua Kasus Curanmor di Ngawi Terungkap Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi menunjukkan respon cepat dalam penanganan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukumnya. Dua kasus berbeda yang terjadi di Kecamatan Ngawi dan Kecamatan Widodaren berhasil diungkap dalam kurun kurang dari 24 jam. Pengungkapan tersebut dipaparkan Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso dalam konferensi pers di depan Media Center Polres […]

    Bagikan
  • Manajer Sparta Pena Lega, Bank Jatim Keok !

    Manajer Sparta Pena Lega, Bank Jatim Keok !

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sparta Pena FC memastikan diri lolos ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer U-40 Piala Kapolres Madiun Cup 2026. Tiket fase gugur diraih setelah tim yang diperkuat para jurnalis tersebut menundukkan Bank Jatim dengan skor tipis 3-2 di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Sabtu (06/06/2026). Kemenangan ini menjadi yang kedua […]

    Bagikan
expand_less