Berita Terkini
Trending Tags

Bulog Intensifkan Penyaluran MinyaKita di Magetan, Pastikan Dijual Sesuai HET

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 158
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
penyaluran MinyaKita di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Magetan.

Sinergia | Magetan – Libur sekolah yang biasanya menjadi momentum peningkatan kunjungan wisata belum sepenuhnya mampu mendongkrak jumlah wisatawan di kawasan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Hingga pertengahan masa liburan, jumlah pengunjung tercatat masih berada di bawah capaian periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Telaga Sarangan sejak awal libur sekolah hingga saat ini mencapai sekitar 56.600 orang. Angka tersebut masih berpotensi bertambah karena masa libur sekolah masih berlangsung sekitar delapan hari lagi.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Magetan, Didik Kurniyawan, mengatakan lonjakan kunjungan sejauh ini masih didominasi pada akhir pekan. Sementara itu, jumlah wisatawan pada hari kerja relatif lebih rendah.

“Sejak awal libur sekolah hingga sekarang jumlah pengunjung sudah mencapai sekitar 56.600 orang. Untuk hari Senin sampai Jumat rata-rata 2.000 hingga 4.000 orang per hari, sedangkan Sabtu dan Minggu meningkat menjadi sekitar 5.000 sampai 11.000 pengunjung,” ujarnya.

Menurut Didik, pola tersebut menunjukkan sebagian besar masyarakat masih memilih menghabiskan waktu berlibur pada akhir pekan. Namun, secara keseluruhan jumlah kunjungan belum mampu menyamai capaian libur sekolah tahun sebelumnya.

Meski demikian, Disbudpar Magetan tetap optimistis target 100 ribu wisatawan selama masa libur sekolah dapat tercapai. Sejumlah strategi promosi terus digencarkan untuk menarik minat wisatawan, di antaranya melalui kampanye di media sosial serta pemberian potongan harga tiket masuk bagi pelajar yang menunjukkan kartu pelajar atau identitas diri.

“Kami berharap promosi melalui media sosial dan pemberian diskon bagi anak sekolah yang menunjukkan kartu pelajar atau identitas diri dapat menarik lebih banyak wisatawan. Mudah-mudahan target 100 ribu pengunjung bisa tercapai hingga masa libur berakhir,” kata Didik.

Image Not Found
penyaluran MinyaKita di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Magetan.

Ia menjelaskan, terdapat dua faktor utama yang memengaruhi penurunan jumlah kunjungan wisata tahun ini. Faktor pertama adalah adanya longsoran di kawasan Telaga Sarangan yang menyebabkan wisatawan belum dapat menikmati jalur mengelilingi telaga secara utuh. Kondisi tersebut dinilai mengurangi kenyamanan dan pengalaman berwisata.

Selain itu, melemahnya daya beli masyarakat akibat kondisi ekonomi juga menjadi salah satu penyebab menurunnya minat masyarakat untuk berwisata.

“Kalau dibandingkan tahun lalu memang mengalami penurunan. Salah satu penyebabnya karena adanya longsoran di kawasan Telaga Sarangan sehingga wisatawan tidak bisa mengelilingi telaga. Selain itu kondisi perekonomian saat ini juga memengaruhi daya beli masyarakat. Kami melihat tren penurunan ini juga terjadi di sejumlah daerah wisata lain,” tuturnya.

Disbudpar Magetan berharap sisa masa libur sekolah dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Selain mengejar target 100 ribu pengunjung, peningkatan kunjungan juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha pariwisata, pedagang, serta penyedia jasa wisata di kawasan Telaga Sarangan.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kian Terkeruk, Pemkab Magetan Ancam Pidanakan Penambang Ilegal

    Kian Terkeruk, Pemkab Magetan Ancam Pidanakan Penambang Ilegal

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Alam indah Magetan kian tergerus. Tebing tinggi rawan longsor, jalanan desa hancur, dan pengusaha tambang terus menggali tanpa peduli. Pemerintah Kabupaten Magetan akhirnya bersuara lantang dengan ancaman pidana siap menjerat penambang ilegal yang merusak lingkungan dan melecehkan hukum. Ancaman ini disampaikan langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Magetan, Nizamul, usai melakukan inspeksi […]

    Bagikan
  • Ini Respon Pertamina Soal Kecelakaan Truk Tangki BBM Tabrak Motor di Simpang 4 Rejoagung

    Ini Respon Pertamina Soal Kecelakaan Truk Tangki BBM Tabrak Motor di Simpang 4 Rejoagung

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tangki BBM Pertamina dengan sepeda motor di simpang 4 rejoagung Kota Madiun mendapatkan respon dari PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus. Dari kejadian itu telah berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan kecelakaan tersebut. Ahad Rahedi, Area Manager Comm, Rel. & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menerangkan […]

    Bagikan
  • Penganiayaan Anak Dibawah Umur, Pemilik Bengkel di Magetan Ditangkap Polisi

    Penganiayaan Anak Dibawah Umur, Pemilik Bengkel di Magetan Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan menetapkan Bambang Suprianto (46), pemilik bengkel truk di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, sebagai tersangka kasus penganiayaan berat terhadap anak di bawah umur. Itu setelah video memperlihatkan pelaku memukul seorang bocah dengan besi dan selang dalam kondisi tangan serta kaki terikat tersebar luas di media sosial. Penangkapan dilakukan setelah […]

    Bagikan
  • Motor Curian Dikembalikan dengan Surat Minta Maaf, Polisi Tetap Buru Pelaku

    Motor Curian Dikembalikan dengan Surat Minta Maaf, Polisi Tetap Buru Pelaku

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus pencurian sepeda motor di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berakhir tak biasa. Dua hari setelah membawa kabur motor milik warga, pelaku justru mengembalikan kendaraan tersebut di kawasan Pasar Sumoroto dengan meninggalkan sepucuk surat berisi permintaan maaf. Peristiwa pencurian terjadi pada Kamis (16/7/2026) saat putra Sutris, warga Desa Bandaralim, Kecamatan Badegan, memarkir […]

    Bagikan
  • SPPG 2 Polres Magetan Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar di Poncol

    SPPG 2 Polres Magetan Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar di Poncol

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana ceria tampak menyelimuti halaman sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Rabu (12/11/2025). Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan tampak antusias menyambut kedatangan tim SPPG 2 Polres Magetan yang menyalurkan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) perdana. Penyaluran ini menandai beroperasinya dapur SPPG 2 Polres Magetan yang berlokasi di Desa Janggan. […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Sita 233 Botol Miras Ilegal dalam 10 Hari, Waspadai Dampak Sosial

    Polres Magetan Sita 233 Botol Miras Ilegal dalam 10 Hari, Waspadai Dampak Sosial

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dalam kurun waktu 10 hari terakhir, Satresnarkoba Polres Magetan berhasil menindak 3 perkara penjualan minuman beralkohol tanpa izin, dengan menyita 233 botol minuman keras berbagai merek, baik berlabel maupun tanpa label. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menegaskan bahwa seluruh kasus miras tersebut telah diproses melalui penyidikan cepat dan […]

    Bagikan
expand_less