Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Wagub Jatim: Ekonomi Kreatif Bisa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Pawitandirogo

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • visibility 177
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pawitandirogo perkuat sinergi ekonomi kreatif. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong penguatan ekonomi kreatif di kawasan Pawitandirogo yang meliputi Pacitan, Ngawi, Magetan, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Ponorogo.

Menurut Emil, sektor ekonomi kreatif memiliki posisi strategis untuk mengembangkan potensi ekonomi kawasan Pawitandirogo. Karakter geografis yang didominasi pegunungan membuat tidak semua wilayah dapat dikembangkan untuk industri berat, perkebunan skala besar, maupun persawahan.

Hal itu disampaikan Emil saat menghadiri Sarasehan Kemerdekaan Paguyuban Pawitandirogo bertema “Pengembangan Kawasan dan Pemberdayaan Ekonomi” di Hotel Mercure Kota Madiun, Jumat (21/8/2026).

“Bahwasanya Pawitandirogo ini di antaranya ada masuk kawasan Selingkar Wilis, tapi juga ada yang di lereng Gunung Lawu seperti Magetan. Banyak dari wilayahnya itu justru tidak cocok dikembangkan untuk perkebunan skala besar, industri-industri berat, atau bahkan untuk sawah sekalipun, karena konturnya pegunungan. Maka pariwisata, kemudian agroforestri, dan ekonomi kreatif adalah tulang punggung yang penting untuk bisa mengungkit potensi ekonomi di wilayah ini,” kata Emil.

Emil menilai Pawitandirogo memiliki modal besar untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Enam daerah yang tergabung dalam kawasan tersebut memiliki populasi lebih dari empat juta hingga mendekati lima juta jiwa.

Besarnya populasi tersebut dinilai dapat menjadi pasar sekaligus sumber talenta bagi pengembangan ekonomi kreatif. Apalagi jika pemerintah daerah mampu membangun sinergi dalam mengembangkan pelaku kreatif.

“Ini kalau misalnya tersinergi dengan baik akan menjadi kawasan yang talentanya punya ruang untuk tampil, untuk tumbuh. Untuk tampil, untuk tumbuh, dan untuk sejalan dengan kebijakan-kebijakan yang tadi sudah masuk dalam rencana induk yang diterbitkan Presiden,” ujarnya.

Emil mengingatkan agar kawasan Pawitandirogo tidak kehilangan momentum ketika ekonomi kreatif mulai ditempatkan sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi baru. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan di Pawitandirogo adalah ekonomi kreatif berbasis desa. Emil menilai desa-desa di kawasan tersebut memiliki modal sosial dan kreativitas yang kuat.

“Desa itu punya ruang inovasi yang luar biasa. Keguyuban warganya, semangat generasi mudanya luar biasa. Jangan kemudian kita tidak punya wadah yang tepat untuk mereka. Dengan adanya program Desa Kreatif ini, nanti tinggal bagaimana penjabarannya menjadi langkah-langkah konkret,” katanya.

Menurut Emil, program tersebut tidak harus selalu diterjemahkan dalam bentuk penambahan anggaran. Yang lebih penting adalah membangun ekosistem yang membuat pelaku kreatif mudah berkembang. Pemerintah, lanjut Emil, dapat berperan sebagai penghubung agar produk dan talenta kreatif di desa memiliki akses lebih luas terhadap pasar, legalitas, pembiayaan, dan peluang kolaborasi.

Image Not Found
Emil Dardak dorong ekonomi kreatif Pawitandirogo. Foto : Kris-Sinergia

“Yang penting adalah bagaimana mereka punya satu wadah atau platform untuk bisa lebih dikenal di khalayak luas. Untuk bisa terbantu dalam hal legalitas misalnya, pembiayaan dari sisi akses kepada pembiayaan-pembiayaan, peluang kolaborasi, ini yang menjadi ungkitan-ungkitan yang dibutuhkan dari program Desa Kreatif,” jelas Emil.

Emil menilai pengembangan ekonomi kreatif Pawitandirogo tidak cukup hanya berhenti pada aktivitas komunitas. Produk dan talenta lokal perlu diarahkan agar memiliki nilai ekonomi dan mampu menembus pasar yang lebih luas. Menurutnya, sinergi enam daerah dapat menjadi kekuatan untuk memperkenalkan produk-produk kreatif Pawitandirogo, baik di tingkat Jawa Timur maupun nasional.

“Dengan adanya Pawitandirogo, ini kan kita bicara kawasan dengan penduduk di atas empat sampai mendekati lima juta. Kalau misalnya tersinergi dengan baik, ini akan menjadi kawasan yang talentanya punya ruang untuk tampil, untuk tumbuh,” imbuh Emil.

Emil juga mengingatkan bahwa kebijakan ekonomi kreatif di Pawitandirogo harus disusun berdasarkan kebutuhan pelaku di lapangan. Ia menilai pekerja ekonomi kreatif memiliki karakter berbeda dengan pekerja formal. Banyak di antaranya bekerja secara freelance atau menjadi gig workers.

Emil mencontohkan program Millennial Job Center yang dikembangkan Pemprov Jawa Timur sebagai salah satu platform untuk membantu pekerja kreatif membangun portofolio dan menghubungkannya dengan calon klien.

“Inilah yang dibantu melalui program Millennial Job Center, memfasilitasi apa yang disebut sebagai gig workers,” pungkasnya.

Dengan kekuatan budaya, kreativitas masyarakat, potensi pariwisata, serta jumlah penduduk yang besar, Pawitandirogo dinilai memiliki peluang untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat. Emil berharap peluang tersebut segera diterjemahkan dalam program konkret. Hal itu agar ekonomi kreatif tidak hanya menjadi sektor pendukung, tetapi mampu menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat di kawasan Pawitandirogo. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

    Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAIM Maarif Magetan dan PMII Magetan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025). Mereka menyoroti kebijakan pengadaan mobil dinas baru di awal pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Magetan. Massa aksi membawa poster bertuliskan “Rakyat Magetan Bersuara” dan melakukan orasi yang menyinggung […]

    Bagikan
  • Uji Kompetensi Eselon II Pemkab Madiun, Seperti Apa Materi Ujian dari Panselda?

    Uji Kompetensi Eselon II Pemkab Madiun, Seperti Apa Materi Ujian dari Panselda?

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar uji kompetensi bagi puluhan pejabat eselon II sebagai bagian dari tahapan rotasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Sebanyak 27 pejabat turut diundang untuk mengikuti seleksi yang dilaksanakan oleh Panitia Seleksi Daerah (Panselda) di salah satu hotel di Kota Madiun, Rabu (30/07/2025). Uji […]

    Bagikan
  • Update Terkini : 4 KA Di Daop 7 Madiun Terlambat Dampak KA Purwojaya Anjlok

    Update Terkini : 4 KA Di Daop 7 Madiun Terlambat Dampak KA Purwojaya Anjlok

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Insiden anjloknya dua gerbong belakang pada KA Purwojaya relasi Gambir–Kroya di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Sabtu (25/10/2025) siang, menyebabkan terganggunya perjalanan sejumlah kereta api di lintas Jawa. Akibat peristiwa tersebut, beberapa perjalanan KA yang melintasi wilayah kerja PT KAI Daop 7 Madiun turut mengalami keterlambatan. Manager Humas KAI Daop […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Gencarkan Sosialisasi Mesin Incinerator untuk Wujudkan Kota Zero Sampah

    Pemkot Madiun Gencarkan Sosialisasi Mesin Incinerator untuk Wujudkan Kota Zero Sampah

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya mewujudkan predikat Kota Zero Sampah terus digenjot Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun. Salah satunya melalui sosialisasi pemanfaatan mesin incinerator atau pembakar sampah kepada masyarakat. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya sebatas menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga bisa memberikan nilai tambah bagi daerah.  “Saya tekuni persoalan sampah […]

    Bagikan
  • Viral! Aksi Perampokan Bersenjata di Maospati, Korban Ungkap Detik-Detik Mencekam di Kamar Tidur

    Viral! Aksi Perampokan Bersenjata di Maospati, Korban Ungkap Detik-Detik Mencekam di Kamar Tidur

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang warga Maospati menjadi korban aksi perampokan bersenjata yang terjadi dini hari, Senin (16/6/2025). Kisah mencekam itu dibagikan langsung oleh korban, Satriya Bima Ariyaa, melalui unggahan media sosial yang kemudian viral di berbagai grup WhatsApp dan Instagram komunitas Magetan. Kapolsek Maospati, Kompol Haris Prabowo, membenarkan adanya laporan tersebut. Hingga Selasa malam […]

    Bagikan
  • Tegas !! Ini Pesan Danrem 081/DSJ kepada Prajurit Yonif 511/DY

    Tegas !! Ini Pesan Danrem 081/DSJ kepada Prajurit Yonif 511/DY

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Jangan cengeng dan jangan pengecut. Itulah pesan tegas Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto dihadapan prajurit Yonif 511/Dibyarta Yodha. Prajurit TNI harus siap menghadapi permasalahan dan menyelesaikannya. “Semua orang punya masalah, tak terkecuali kita (prajurit). Setiap persoalan pasti ada solusinya. Jangan cengeng, jangan mengambil jalan yang tidak benar, kita selesaikan. Kau […]

    Bagikan
expand_less