Berita Terkini
Trending Tags

Wagub Jatim: Ekonomi Kreatif Bisa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Pawitandirogo

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 46
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pawitandirogo perkuat sinergi ekonomi kreatif. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong penguatan ekonomi kreatif di kawasan Pawitandirogo yang meliputi Pacitan, Ngawi, Magetan, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Ponorogo.

Menurut Emil, sektor ekonomi kreatif memiliki posisi strategis untuk mengembangkan potensi ekonomi kawasan Pawitandirogo. Karakter geografis yang didominasi pegunungan membuat tidak semua wilayah dapat dikembangkan untuk industri berat, perkebunan skala besar, maupun persawahan.

Hal itu disampaikan Emil saat menghadiri Sarasehan Kemerdekaan Paguyuban Pawitandirogo bertema “Pengembangan Kawasan dan Pemberdayaan Ekonomi” di Hotel Mercure Kota Madiun, Jumat (21/8/2026).

“Bahwasanya Pawitandirogo ini di antaranya ada masuk kawasan Selingkar Wilis, tapi juga ada yang di lereng Gunung Lawu seperti Magetan. Banyak dari wilayahnya itu justru tidak cocok dikembangkan untuk perkebunan skala besar, industri-industri berat, atau bahkan untuk sawah sekalipun, karena konturnya pegunungan. Maka pariwisata, kemudian agroforestri, dan ekonomi kreatif adalah tulang punggung yang penting untuk bisa mengungkit potensi ekonomi di wilayah ini,” kata Emil.

Emil menilai Pawitandirogo memiliki modal besar untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Enam daerah yang tergabung dalam kawasan tersebut memiliki populasi lebih dari empat juta hingga mendekati lima juta jiwa.

Besarnya populasi tersebut dinilai dapat menjadi pasar sekaligus sumber talenta bagi pengembangan ekonomi kreatif. Apalagi jika pemerintah daerah mampu membangun sinergi dalam mengembangkan pelaku kreatif.

“Ini kalau misalnya tersinergi dengan baik akan menjadi kawasan yang talentanya punya ruang untuk tampil, untuk tumbuh. Untuk tampil, untuk tumbuh, dan untuk sejalan dengan kebijakan-kebijakan yang tadi sudah masuk dalam rencana induk yang diterbitkan Presiden,” ujarnya.

Emil mengingatkan agar kawasan Pawitandirogo tidak kehilangan momentum ketika ekonomi kreatif mulai ditempatkan sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi baru. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan di Pawitandirogo adalah ekonomi kreatif berbasis desa. Emil menilai desa-desa di kawasan tersebut memiliki modal sosial dan kreativitas yang kuat.

“Desa itu punya ruang inovasi yang luar biasa. Keguyuban warganya, semangat generasi mudanya luar biasa. Jangan kemudian kita tidak punya wadah yang tepat untuk mereka. Dengan adanya program Desa Kreatif ini, nanti tinggal bagaimana penjabarannya menjadi langkah-langkah konkret,” katanya.

Menurut Emil, program tersebut tidak harus selalu diterjemahkan dalam bentuk penambahan anggaran. Yang lebih penting adalah membangun ekosistem yang membuat pelaku kreatif mudah berkembang. Pemerintah, lanjut Emil, dapat berperan sebagai penghubung agar produk dan talenta kreatif di desa memiliki akses lebih luas terhadap pasar, legalitas, pembiayaan, dan peluang kolaborasi.

Image Not Found
Emil Dardak dorong ekonomi kreatif Pawitandirogo. Foto : Kris-Sinergia

“Yang penting adalah bagaimana mereka punya satu wadah atau platform untuk bisa lebih dikenal di khalayak luas. Untuk bisa terbantu dalam hal legalitas misalnya, pembiayaan dari sisi akses kepada pembiayaan-pembiayaan, peluang kolaborasi, ini yang menjadi ungkitan-ungkitan yang dibutuhkan dari program Desa Kreatif,” jelas Emil.

Emil menilai pengembangan ekonomi kreatif Pawitandirogo tidak cukup hanya berhenti pada aktivitas komunitas. Produk dan talenta lokal perlu diarahkan agar memiliki nilai ekonomi dan mampu menembus pasar yang lebih luas. Menurutnya, sinergi enam daerah dapat menjadi kekuatan untuk memperkenalkan produk-produk kreatif Pawitandirogo, baik di tingkat Jawa Timur maupun nasional.

“Dengan adanya Pawitandirogo, ini kan kita bicara kawasan dengan penduduk di atas empat sampai mendekati lima juta. Kalau misalnya tersinergi dengan baik, ini akan menjadi kawasan yang talentanya punya ruang untuk tampil, untuk tumbuh,” imbuh Emil.

Emil juga mengingatkan bahwa kebijakan ekonomi kreatif di Pawitandirogo harus disusun berdasarkan kebutuhan pelaku di lapangan. Ia menilai pekerja ekonomi kreatif memiliki karakter berbeda dengan pekerja formal. Banyak di antaranya bekerja secara freelance atau menjadi gig workers.

Emil mencontohkan program Millennial Job Center yang dikembangkan Pemprov Jawa Timur sebagai salah satu platform untuk membantu pekerja kreatif membangun portofolio dan menghubungkannya dengan calon klien.

“Inilah yang dibantu melalui program Millennial Job Center, memfasilitasi apa yang disebut sebagai gig workers,” pungkasnya.

Dengan kekuatan budaya, kreativitas masyarakat, potensi pariwisata, serta jumlah penduduk yang besar, Pawitandirogo dinilai memiliki peluang untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat. Emil berharap peluang tersebut segera diterjemahkan dalam program konkret. Hal itu agar ekonomi kreatif tidak hanya menjadi sektor pendukung, tetapi mampu menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat di kawasan Pawitandirogo. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konvoi Puluhan Motor Rusak Rumah Warga di Kota Madiun, Polisi Bekuk 9 Terduga Pelaku

    Konvoi Puluhan Motor Rusak Rumah Warga di Kota Madiun, Polisi Bekuk 9 Terduga Pelaku

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi brutal sekelompok pemuda yang melakukan konvoi dan pengerusakan di Jalan Dadali, Kelurahan Nambangan Kidul, Manguharjo, Kota Madiun pada Rabu (6/5/2026) lalu berakhir di tangan polisi. Satreskrim Polres Madiun Kota berhasil mengamankan sembilan terduga pelaku usai aksi pelemparan yang merusak rumah warga dan fasilitas umum. Kasus tersebut diungkap dalam konferensi […]

    Bagikan
  • Krupuk Upil Goreng Pasir, Efisien di Tengah Kenaikan Harga Minyak Goreng

    Krupuk Upil Goreng Pasir, Efisien di Tengah Kenaikan Harga Minyak Goreng

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaku usaha krupuk upil di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, terus berinovasi untuk menjaga keberlangsungan produksi di tengah kenaikan harga minyak goreng. Sejak dirintis pada 2022, usaha rumahan ini memilih metode penggorengan menggunakan pasir sebagai alternatif yang dinilai lebih efisien. Pemilik usaha, Rohman, mengungkapkan bahwa ide tersebut berangkat dari keterbatasan […]

    Bagikan
  • Polsek Kartoharjo Terima 5 Unit CCTV Dari Kepala Desa, Sinergi Pemerintah Desa dan Kepolisian

    Polsek Kartoharjo Terima 5 Unit CCTV Dari Kepala Desa, Sinergi Pemerintah Desa dan Kepolisian

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Kartoharjo terus diperkuat. Para kepala desa se-Kecamatan Kartoharjo menyerahkan bantuan berupa lima unit kamera pengawas (CCTV) kepada Polsek Kartoharjo. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kapolsek Kartoharjo, AKP Eko Supriyanto, di Mapolsek setempat, Rabu (29/10/2025). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Desa Karangmojo, Noor […]

    Bagikan
  • Harga Telur Lesu, Peternak Ayam Petelur di Magetan Terpaksa Gadai Sertifikat hingga Jual Sapi demi Bertahan

    Harga Telur Lesu, Peternak Ayam Petelur di Magetan Terpaksa Gadai Sertifikat hingga Jual Sapi demi Bertahan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi tekanan ekonomi setelah penjualan telur mengalami perlambatan dalam beberapa pekan terakhir. Meski harga telur sempat membaik, kondisi tersebut belum mampu menutup kerugian yang telah mereka alami selama berbulan-bulan akibat tingginya biaya produksi dan rendahnya harga jual. Di Kelurahan Alas Tuwo, […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah Ramadan, Harga Sembako Turun Hingga Rp10 Ribu

    Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah Ramadan, Harga Sembako Turun Hingga Rp10 Ribu

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Magetan kembali menggelar pasar murah guna meringankan beban kebutuhan masyarakat. Kegiatan yang digelar untuk kedua kalinya selama Ramadan ini berlangsung di Lapangan Desa Karangrejo, Kecamatan Kawedanan, pada Rabu (11/4/2026). Antusiasme warga terlihat tinggi, ditandai dengan antrean panjang di setiap stan penyedia bahan pokok […]

    Bagikan
  • Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan Kota Madiun serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan SDN 02 Madiun Lor pada Kamis (05/06/2025) sebagai langkah antisipasi perkembangbiakan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Kepala SDN 02 Madiun Lor, Yuli Sugianingsih, menjelaskan bahwa fogging dilakukan setelah ditemukannya kasus DBD di […]

    Bagikan
expand_less