Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Sekolah Rakyat Madiun Kekurangan Siswa, Kuota SD Baru Terisi 32 dari 90 Siswa

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 296
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemeriksaan kesehatan calon siswa Sekolah Rakyat Madiun. (13/7/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Dinas Sosial Kabupaten Madiun kini tengah berpacu dengan waktu menjelang operasional penuh Sekolah Rakyat besutan Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Di tengah persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan pada akhir bulan ini, pemenuhan kuota bagi calon siswa rupanya masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas.

Untuk memastikan kesiapan fisik anak-anak didik, sebanyak 200 calon siswa mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di Gedung Serbaguna Sekolah Rakyat Madiun, Senin (13/7/2026). Langkah preventif ini mencakup skrining kesehatan umum, pemeriksaan mata, pemeriksaan gigi dan mulut, hingga pengukuran tinggi serta berat badan.

Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kemensos RI, Rachmat Koesnadi, menegaskan bahwa pemeriksaan medis ini sangat krusial. Hal ini mengingat para siswa nantinya bakal dihadapkan pada rentetan aktivitas pendidikan reguler yang cukup padat.

“Kita perlu tahu kondisi kesehatan mereka sejak awal. Jika dalam pemeriksaan ditemukan anak yang membutuhkan perawatan intensif, mereka akan dirujuk ke rumah sakit terlebih dahulu agar saat MPLS dan pendidikan reguler dimulai, fisik mereka sudah benar-benar siap,” ujar Rachmat saat ditemui di lokasi, Senin (13/7/2026).

Image Not Found
Kuota SD Sekolah Rakyat baru terisi 32 dari 90 siswa. Foto : Tova-Sinergia

Kemensos sengaja memberikan jeda waktu sekitar dua minggu, terhitung dari tanggal 14 hingga 31 Juli, sebagai masa perawatan khusus bagi calon siswa yang terdeteksi memiliki riwayat penyakit berisiko tinggi. Selama masa pemulihan, penanganan medis akan dialihkan ke Puskesmas setempat atau RSUD Kabupaten Madiun.

Terkait fasilitas penunjang di area sekolah, Rachmat memastikan ruang klinik dan ketersediaan obat-obatan sudah siap. Untuk tahap awal operasional, tenaga medis akan mengandalkan kerja sama dengan Puskesmas terdekat sebelum nantinya menempatkan dokter dan perawat tetap.

“Selain kepala sekolah dan guru formal, para siswa juga akan didampingi oleh wali asuh serta wali asrama yang jumlahnya disesuaikan dengan rasio siswa,” tambahnya.

Di balik matangnya persiapan medis, potret penyerapan calon siswa justru memperlihatkan kondisi yang belum optimal. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, mengungkapkan bahwa dari total target 270 kursi yang dialokasikan Kemensos (masing-masing 90 kursi untuk jenjang SD, SMP, dan SMA), jumlah pendaftar lokal baru menyentuh angka kisaran 190 anak.

Berdasarkan data Dinsos, keterisian bangku sekolah masih timpang di beberapa jenjang. Calon siswa SD baru tercatat 32 anak dari target 90, sementara jenjang SMA terisi 85 dari target 90 anak. Praktis, hanya jenjang SMP yang berhasil memenuhi target penuh dengan 90 siswa.

“Saat ini proses pemenuhan masih terus berjalan. Prinsipnya, kuota yang disediakan Kemensos ini harus kita manfaatkan seoptimal mungkin karena ini merupakan hak bagi masyarakat yang tidak mampu,” kata Supriyadi.

Guna mengisi ruang operasional tahun pertama, Sekolah Rakyat Madiun juga akan menampung sementara 90 siswa titipan dari Kabupaten Ponorogo yang terbagi rata 30 anak di tiap jenjang. Langkah integrasi ini diambil lantaran gedung Sekolah Rakyat di wilayah Ponorogo masih dalam proses pembangunan. Jika proyek tersebut rampung, puluhan siswa tersebut segera dikembalikan ke daerah asal.

Menanggapi kepastian tanggal MPLS yang ditetapkan pada 31 Juli 2026berbeda dengan beberapa wilayah lain yang sudah memulai per 14 Juli Supriyadi menepis anggapan adanya penundaan sepihak. Menurutnya, keputusan ini murni merupakan hasil koordinasi taktis dengan Kemensos demi menyesuaikan progres pembangunan fisik sekolah.

“Bukan mundur, melainkan kami memilih opsi alternatif terbaik. Mengingat fasilitas di Sekolah Rakyat Madiun belum sepenuhnya sempurna, hasil diskusi menyepakati tanggal 31 Juli sebagai waktu yang paling ideal untuk memulai MPLS,” pungkas Supriyadi. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati dan Wakil Bupati Magetan 2025–2030 Resmi Dilantik, Ini Pesan Gubernur Jatim

    Bupati dan Wakil Bupati Magetan 2025–2030 Resmi Dilantik, Ini Pesan Gubernur Jatim

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Bupati dan Wakil Bupati Magetan periode 2025–2030 resmi dilantik Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat pada Jumat (23/05/2025) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Usai prosespanjang Pilkada 2024, Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro kini menduduki kursi Pimpinan di Pemerintah Kabupaten Magetan. Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur […]

    Bagikan
  • Mengenal Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Nahkoda Baru Korem 081/DSJ

    Mengenal Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Nahkoda Baru Korem 081/DSJ

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 878
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Komandan Korem 081 Dhirot Saha Jaya akhirnya terjawab. Kolonel Arm Untoro Hariyanto resmi menjabat sebagai Danrem 081/DSJ. Prosesi penyerahan jabatan dipimpin oleh Pangdam V/ Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin di Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/2/2025). Mayjen TNI Rudy Saladin menilai Kolonel Arm Untoro akan dapat menindaklanjuti apa yang […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Wanti-Wanti Calon Direktur RSUD dr.Harjono

    DPRD Ponorogo Wanti-Wanti Calon Direktur RSUD dr.Harjono

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo menilai RSUD dr. Harjono harus segera berbenah. Legislatif menegaskan bahwa rumah sakit daerah terbesar di kabupaten ini membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki rekam jejak profesional dan kemampuan manajerial yang kuat. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto, menanggapi kekosongan posisi Direktur Utama RSUD dr. Harjono setelah […]

    Bagikan
  • DKPP Kota Madiun Salurkan Bantuan 78,8 Ton Pupuk Kepada 34 Poktan

    DKPP Kota Madiun Salurkan Bantuan 78,8 Ton Pupuk Kepada 34 Poktan

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun mulai menyalurkan bantuan sebanyak 78.815 kilogram pupuk kepada 34 kelompok tani (poktan). Bantuan senilai Rp1,1 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tersebut ditujukan untuk mendukung produktivitas pertanian sekaligus menjaga kualitas lahan. Ketua Tim Prasarana dan Sarana Pertanian […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Kepadatan di Libur Nataru

    Polres Magetan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Kepadatan di Libur Nataru

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polres Magetan mematangkan langkah pengamanan, termasuk penerapan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah jalur rawan kemacetan. Pengamanan ini menjadi bagian dari Operasi Lilin Semeru 2025, untuk menjaga keamanan dan kelancaran pergerakan masyarakat selama libur panjang Nataru. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun […]

    Bagikan
  • Tak Perlu Antri, RSUD Dolopo Siap Antar Obat Pasien Rawat Jalan

    Tak Perlu Antri, RSUD Dolopo Siap Antar Obat Pasien Rawat Jalan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pasien rawat jalan kini tak perlu lama lagi menunggu obat di RSUD Dolopo milik Pemerintah Kabupaten Madiun. Cukup ke loket pedaftaran layanan Sahabat Antar Obat (SOBAT) di Gedung Farmasi, petugas akan mengirimkan obat yang diresepkan dokter langsung ke rumah pasien rawat jalan. Direktur RSUD Dolopo, drg. Mulyadi, M.Kes menyatakan program […]

    Bagikan
expand_less