Perempuan Asal Pangkur Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun, Polisi Dalami Dugaan Bunuh Diri
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 55
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia setelah diduga menceburkan diri ke Sungai Bengawan Madiun di wilayah Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Rabu (15/7/2026) sore. Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga karena aksi korban sebelum terjun ke sungai terekam dalam video yang beredar di masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung sekitar pukul 15.15 WIB. Dalam rekaman video warga, perempuan yang mengenakan jaket berwarna ungu terlihat berjalan mondar-mandir di tepi sungai. Sejumlah warga sempat berteriak dan berusaha memperingatkan korban agar menjauh dari bibir sungai. Namun, korban tidak menghiraukan peringatan tersebut dan akhirnya menceburkan diri ke aliran Sungai Bengawan Madiun.
Derasnya arus sungai membuat tubuh korban dengan cepat hanyut. Warga yang menyaksikan kejadian tidak berani melakukan pertolongan karena kondisi arus yang cukup kuat dan membahayakan keselamatan.
Tidak lama berselang, petugas bersama warga melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai wilayah Desa Beran, Kecamatan Ngawi, sekitar 100 meter dari lokasi awal korban diduga melompat ke sungai.
Jenazah kemudian dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke Instalasi Forensik RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Salah seorang warga, Selvi, mengatakan banyak warga menyaksikan langsung kejadian tersebut. Menurutnya, gerak-gerik korban sebelum menceburkan diri menunjukkan adanya dugaan tindakan yang dilakukan secara sengaja.
“Kelihatannya memang sengaja. Banyak warga yang melihat dan sempat merekam. Perempuan itu mengenakan jaket warna ungu,” ujar Selvi.
Kapolsek Ngawi AKP Jais Bintoro membenarkan adanya laporan penemuan jenazah perempuan yang mengambang di Sungai Bengawan Madiun. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, termasuk mendalami dugaan bunuh diri.
“Benar, kami menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan jenazah seorang perempuan yang mengambang di sungai. Saat ini kasusnya masih kami dalami, termasuk dugaan bunuh diri,” kata AKP Jais Bintoro.
Hasil identifikasi selanjutnya mengungkap identitas korban bernama Sri Wulan (32), warga Desa Paras, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Hingga kini, kasus tersebut masih ditangani Polsek Ngawi sembari mengumpulkan keterangan saksi dan melengkapi proses penyelidikan. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez




