Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Stadion GBK Ponorogo Dikaji Jadi Lokasi Konser, Pemkab Cari Jalan Tengah antara Ekonomi dan Kualitas Rumput

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 203
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab kaji GBK Ponorogo jadi lokasi konser musik. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Stadion Gelora Batoro Katong (GBK) Ponorogo kembali menjadi sorotan. Pemerintah Kabupaten Ponorogo tengah mengkaji kemungkinan penggunaan stadion sebagai lokasi konser musik berskala besar. Di satu sisi, konser dinilai mampu menggerakkan perekonomian daerah. Namun di sisi lain, pemerintah juga harus menjaga kualitas rumput stadion yang baru direvitalisasi dengan standar lapangan sepak bola yang lebih baik.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah permohonan dari event organizer (EO) untuk menggelar konser di Stadion Gelora Batoro Katong. Salah satu agenda yang diajukan rencananya akan digelar pada akhir Agustus 2026.

Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan final. Pemerintah masih melakukan kajian terhadap berbagai risiko, terutama terkait perlindungan aset stadion.

“Secara prosedur, event organizer mengajukan permohonan untuk melakukan event di stadion. Karena kita ini belum mempunyai fasilitas yang memadai untuk konser. Sudah lama Ponorogo tidak ada konser,” ujar Judha, Rabu (15/7/2026).

Menurut Judha, penyelenggaraan konser tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Berbagai kegiatan berskala besar dinilai dapat meningkatkan perputaran uang di daerah dan menggerakkan sektor usaha masyarakat.

“Dengan adanya event-event itu mampu mengungkit perekonomian dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Ini tentunya juga harus kita pikirkan bersama,” katanya.

Ia menjelaskan, penggunaan Alun-Alun Ponorogo sebagai lokasi konser dinilai kurang efektif karena membutuhkan biaya tambahan yang besar, terutama untuk pemasangan pagar pembatas dan pemenuhan persyaratan teknis. Kondisi tersebut membuat banyak penyelenggara lebih memilih stadion sebagai lokasi acara.

“Prinsipnya kita memfasilitasi. Ini demi masyarakat dan demi perekonomian supaya tetap berputar. Ketika Ponorogo tidak ada event, daerah ini terasa sepi,” ungkapnya.

Meski membuka peluang penggunaan stadion, Disbudparpora menegaskan tidak akan memberikan izin tanpa kajian yang matang. Saat ini pemerintah sedang menyusun skema agar konser dapat berlangsung tanpa merusak fasilitas olahraga yang baru dibenahi.

“Kita tidak serta-merta memberikan izin. Tentunya perlu kajian, termasuk soal tanggung jawab apabila terjadi kerusakan. Kami juga sedang studi ke Madiun dan beberapa daerah lain yang sudah pernah menggelar konser di stadion,” jelas Judha.

Selain perlindungan aset, pemerintah juga mempertimbangkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selama beberapa tahun terakhir, pengelolaan Stadion Gelora Batoro Katong disebut belum memberikan pemasukan yang signifikan.

“Banyak event organizer yang menginginkan stadion. Di sisi lain stadion juga memiliki target pendapatan. Selama beberapa tahun ini pendapatannya masih nol, sehingga kami berharap ada kontribusi untuk PAD,” tegasnya.

Di balik peluang tersebut, kondisi rumput stadion tetap menjadi perhatian utama. Rumput Stadion Gelora Batoro Katong baru saja direvitalisasi dan dipersiapkan untuk mendukung aktivitas olahraga. Pemerintah tidak ingin kualitas lapangan menurun akibat penyelenggaraan konser.

“Yang kita khawatirkan memang kondisi rumput. Kemarin baru direvitalisasi. Harapannya olahraga tetap berjalan, jogging track juga kita benahi, tetapi kegiatan event juga bisa difasilitasi,” katanya.

Judha berharap nantinya dapat ditemukan solusi yang mengakomodasi kepentingan olahraga sekaligus kebutuhan ekonomi daerah.

“Mudah-mudahan event-event seperti ini mampu mengungkit perekonomian Ponorogo. Dampaknya kesejahteraan masyarakat meningkat, olahraga hidup, kebudayaan hidup, pariwisata hidup, dan pendapatan daerah juga bertambah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, rumput Stadion Gelora Batoro Katong menggunakan jenis Zoysia japonica yang didatangkan dari Jepang dengan nilai sekitar Rp678 juta. Rumput tersebut ditanam pada Agustus 2024 sebagai bagian dari revitalisasi stadion. Saat itu, penggunaan stadion untuk konser sempat dilarang demi menjaga kualitas lapangan. Kini, kebijakan tersebut kembali dikaji seiring meningkatnya kebutuhan menghadirkan konser musik berskala besar di Ponorogo. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Larang Penggunaan Sound Horeg Selama Ramadan

    Polres Madiun Larang Penggunaan Sound Horeg Selama Ramadan

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Polres Madiun mengeluarkan larangan penggunaan sound horeg secara berlebihan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan. Langkah ini diambil karena suara bising yang ditimbulkan dinilai mengganggu ibadah, waktu istirahat warga, serta berpotensi menimbulkan konflik sosial. Kapolres Madiun, AKBP Moh Zainur Rofik, menegaskan bahwa segala bentuk aktivitas sound […]

    Bagikan
  • Sukar Dinyatakan Alami Skizofrenia Paranoida, Penyidikan Dihentikan

    Sukar Dinyatakan Alami Skizofrenia Paranoida, Penyidikan Dihentikan

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polisi memastikan terduga pelaku pembunuhan pasangan suami istri di Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, mengalami gangguan jiwa berat. Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, usai menerima hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit jiwa. Menurut Imam Mujali, hasil pemeriksaan kejiwaan menyimpulkan bahwa pelaku, Sukar (35), mengalami skizofrenia paranoida, yang […]

    Bagikan
  • Waduh ! Petugas Damkar Ngawi Bantu Kakek Lepas Pipa Paralon dari Alat Kelamin

    Waduh ! Petugas Damkar Ngawi Bantu Kakek Lepas Pipa Paralon dari Alat Kelamin

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ngawi melalui Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menerima laporan tidak biasa pada Selasa (13/05/2025). Seorang pria lanjut usia asal Kecamatan Jogorogo datang ke Pos Induk Pemadam Kebakaran Ngawi untuk meminta bantuan melepaskan pipa paralon yang terjebak di alat kelaminnya. Petugas penyelamatan segera melakukan evakuasi […]

    Bagikan
  • Saluran Sungai Penuh Sedimen, Plt Walikota Madiun Siapkan Anggaran Awal Tahun 2027

    Saluran Sungai Penuh Sedimen, Plt Walikota Madiun Siapkan Anggaran Awal Tahun 2027

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjawab keluhan masyarakat terkait banjir lokal saat hujan deras, Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun kembali turun langsung ke sejumlah lokasi, Rabu (07/10/2026) dengan bersepeda.  Salah satu titik yang disasar dalam giat Walikota Bersama Rakyat (WBR) adalah saluran air yang cukup lebar di gang punthuk sekitar kawasan sebelah barat Pasar […]

    Bagikan
  • Ribuan ASN Pemkab Madiun Serbu Pasar Murah dan Buka Puasa Bersama

    Ribuan ASN Pemkab Madiun Serbu Pasar Murah dan Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Jelang Hari Raya keagamaan Idul Fitri 1447 Hijriyah Pemerintah  Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menggelar kegiatan pasar murah di halaman Pendopo Ronggo Djumeno. Pasar murah ini dikhususkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)  di lingkungan Pemkab Madiun.  Sejak lapak pasar murah dibuka, ribuan ASN langsung menyerbu berbagai macam lapak yang menyediakan berbagai macam […]

    Bagikan
  • Menikmati Sajian Nasi Goreng Kambing Dipadu Teh Telur Panas di Ponorogo

    Menikmati Sajian Nasi Goreng Kambing Dipadu Teh Telur Panas di Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Jika Anda mulai bosan dengan olahan kambing yang itu-itu saja seperti gulai atau sate, mungkin sudah saatnya mencoba sesuatu yang berbeda. Salah satunya adalah nasi goreng kambing khas Fans Café, yang berlokasi di Jalan Sekar Harum, Kelurahan Tonatan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Tak seperti nasi goreng pada umumnya yang menggunakan […]

    Bagikan
expand_less