Berita Terkini
Trending Tags

Stadion GBK Ponorogo Dikaji Jadi Lokasi Konser, Pemkab Cari Jalan Tengah antara Ekonomi dan Kualitas Rumput

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab kaji GBK Ponorogo jadi lokasi konser musik. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Stadion Gelora Batoro Katong (GBK) Ponorogo kembali menjadi sorotan. Pemerintah Kabupaten Ponorogo tengah mengkaji kemungkinan penggunaan stadion sebagai lokasi konser musik berskala besar. Di satu sisi, konser dinilai mampu menggerakkan perekonomian daerah. Namun di sisi lain, pemerintah juga harus menjaga kualitas rumput stadion yang baru direvitalisasi dengan standar lapangan sepak bola yang lebih baik.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah permohonan dari event organizer (EO) untuk menggelar konser di Stadion Gelora Batoro Katong. Salah satu agenda yang diajukan rencananya akan digelar pada akhir Agustus 2026.

Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan final. Pemerintah masih melakukan kajian terhadap berbagai risiko, terutama terkait perlindungan aset stadion.

“Secara prosedur, event organizer mengajukan permohonan untuk melakukan event di stadion. Karena kita ini belum mempunyai fasilitas yang memadai untuk konser. Sudah lama Ponorogo tidak ada konser,” ujar Judha, Rabu (15/7/2026).

Menurut Judha, penyelenggaraan konser tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Berbagai kegiatan berskala besar dinilai dapat meningkatkan perputaran uang di daerah dan menggerakkan sektor usaha masyarakat.

“Dengan adanya event-event itu mampu mengungkit perekonomian dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Ini tentunya juga harus kita pikirkan bersama,” katanya.

Ia menjelaskan, penggunaan Alun-Alun Ponorogo sebagai lokasi konser dinilai kurang efektif karena membutuhkan biaya tambahan yang besar, terutama untuk pemasangan pagar pembatas dan pemenuhan persyaratan teknis. Kondisi tersebut membuat banyak penyelenggara lebih memilih stadion sebagai lokasi acara.

“Prinsipnya kita memfasilitasi. Ini demi masyarakat dan demi perekonomian supaya tetap berputar. Ketika Ponorogo tidak ada event, daerah ini terasa sepi,” ungkapnya.

Meski membuka peluang penggunaan stadion, Disbudparpora menegaskan tidak akan memberikan izin tanpa kajian yang matang. Saat ini pemerintah sedang menyusun skema agar konser dapat berlangsung tanpa merusak fasilitas olahraga yang baru dibenahi.

“Kita tidak serta-merta memberikan izin. Tentunya perlu kajian, termasuk soal tanggung jawab apabila terjadi kerusakan. Kami juga sedang studi ke Madiun dan beberapa daerah lain yang sudah pernah menggelar konser di stadion,” jelas Judha.

Selain perlindungan aset, pemerintah juga mempertimbangkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selama beberapa tahun terakhir, pengelolaan Stadion Gelora Batoro Katong disebut belum memberikan pemasukan yang signifikan.

“Banyak event organizer yang menginginkan stadion. Di sisi lain stadion juga memiliki target pendapatan. Selama beberapa tahun ini pendapatannya masih nol, sehingga kami berharap ada kontribusi untuk PAD,” tegasnya.

Di balik peluang tersebut, kondisi rumput stadion tetap menjadi perhatian utama. Rumput Stadion Gelora Batoro Katong baru saja direvitalisasi dan dipersiapkan untuk mendukung aktivitas olahraga. Pemerintah tidak ingin kualitas lapangan menurun akibat penyelenggaraan konser.

“Yang kita khawatirkan memang kondisi rumput. Kemarin baru direvitalisasi. Harapannya olahraga tetap berjalan, jogging track juga kita benahi, tetapi kegiatan event juga bisa difasilitasi,” katanya.

Judha berharap nantinya dapat ditemukan solusi yang mengakomodasi kepentingan olahraga sekaligus kebutuhan ekonomi daerah.

“Mudah-mudahan event-event seperti ini mampu mengungkit perekonomian Ponorogo. Dampaknya kesejahteraan masyarakat meningkat, olahraga hidup, kebudayaan hidup, pariwisata hidup, dan pendapatan daerah juga bertambah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, rumput Stadion Gelora Batoro Katong menggunakan jenis Zoysia japonica yang didatangkan dari Jepang dengan nilai sekitar Rp678 juta. Rumput tersebut ditanam pada Agustus 2024 sebagai bagian dari revitalisasi stadion. Saat itu, penggunaan stadion untuk konser sempat dilarang demi menjaga kualitas lapangan. Kini, kebijakan tersebut kembali dikaji seiring meningkatnya kebutuhan menghadirkan konser musik berskala besar di Ponorogo. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Korsleting Listrik, Bengkel Dua Lantai di Madiun Ludes Terbakar

    Diduga Korsleting Listrik, Bengkel Dua Lantai di Madiun Ludes Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan bengkel dua lantai di RT 02 RW 01, Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (11/7/2026) dini hari. Amukan si jago merah yang diduga dipicu oleh korsleting listrik ini menghanguskan bangunan beserta isinya, termasuk lima unit sepeda motor yang berada di dalam bengkel. Kabid Kesiapsiagaan […]

    Bagikan
  • Sempat Dilaporkan Hilang, Gadis Magetan Muncul dan Beberkan Dugaan Kekerasan Seksual

    Sempat Dilaporkan Hilang, Gadis Magetan Muncul dan Beberkan Dugaan Kekerasan Seksual

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang gadis asal Kabupaten Magetan berinisial L (18) yang sebelumnya dilaporkan hilang pada 20 November 2025, akhirnya muncul dan memberikan klarifikasi melalui video berdurasi 3 menit 58 detik di akun media sosialnya, @leilajenn18.2.0, Rabu (26/11/2025). Dalam video tersebut, L menanggapi laporan orang hilang yang dibuat oleh DN, pria yang pernah tinggal […]

    Bagikan
  • Bulog Intensifkan Penyaluran MinyaKita di Magetan, Pastikan Dijual Sesuai HET

    Bulog Intensifkan Penyaluran MinyaKita di Magetan, Pastikan Dijual Sesuai HET

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Libur sekolah yang biasanya menjadi momentum peningkatan kunjungan wisata belum sepenuhnya mampu mendongkrak jumlah wisatawan di kawasan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Hingga pertengahan masa liburan, jumlah pengunjung tercatat masih berada di bawah capaian periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan, jumlah wisatawan yang berkunjung […]

    Bagikan
  • Viral! 11 Anak SD–SMP di Ponorogo Diam-Diam Racik Petasan dan Balon Udara, Polisi Temukan Mesiu

    Viral! 11 Anak SD–SMP di Ponorogo Diam-Diam Racik Petasan dan Balon Udara, Polisi Temukan Mesiu

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aparat Polsek Sukorejo menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat pembuatan balon udara tanpa awak sekaligus peracikan petasan di Desa Gelanglor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/3/2026). Penggerebekan bermula dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas sejumlah anak yang kerap menerima paket kiriman dengan sistem pembayaran di tempat (COD). Kecurigaan tersebut akhirnya […]

    Bagikan
  • Peringati HUT ke-80 RI, PSHT Pusat Madiun Teguhkan Komitmen Persatuan Bangsa

    Peringati HUT ke-80 RI, PSHT Pusat Madiun Teguhkan Komitmen Persatuan Bangsa

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jalan Merak, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Minggu (17/08/2025). Ketua Dewan Pusat PSHT, Kang Mas Issoebiantoro mengungkapkan peringatan ini menjadi momentum bagi keluarga besar PSHT untuk meneguhkan kembali nilai […]

    Bagikan
  • 5 KA Daop 7 Madiun Terlambat Imbas Kecelakaan di Perlintasan JPL 105 KM 128+630

    5 KA Daop 7 Madiun Terlambat Imbas Kecelakaan di Perlintasan JPL 105 KM 128+630

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Kecelakaan lalu lintas terjadi di perlintasan sebidang JPL 105 KM 128+630, tepatnya di antara Stasiun Saradan dan Stasiun Bogor di Kabupaten Nganjuk pada Rabu (25/2/2026) pukul 03.07 WIB. Insiden tersebut berdampak pada terganggunya sejumlah perjalanan kereta api di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Manager Humas […]

    Bagikan
expand_less