Berita Terkini
Trending Tags

Madiun Batik Heritage Festival 2026 Jadi Ruang Belajar dan Pelestarian Batik, Libatkan 33 Perajin serta Generasi Muda

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 165
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perajin batik kenalkan motif khas Madiun. (16/7/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Ada suasana berbeda di halaman tengah Balai Kota Madiun, Kamis (16/7/2026). Sayup alunan gamelan menyambut setiap pengunjung yang melangkah masuk. Tiang-tiang dan sudut balai kota dihiasi lembaran kain batik hasil karya para perajin serta pelajar Kota Madiun, menghadirkan nuansa budaya yang kental sejak pandangan pertama.

Pemandangan itu menjadi bagian dari Madiun Batik Heritage Festival 2026, kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora). Festival ini tak sekadar menjadi ajang pamer karya, tetapi juga ruang belajar bagi masyarakat untuk mengenal proses membatik secara langsung, mulai dari mencanting hingga batik cap.

Tak hanya batik, sejumlah pelaku seni ukir kayu dan perajin wayang turut meramaikan festival sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat.

Salah satu perajin batik dari Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Manguharjo, Sutama, menyambut positif penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi kesempatan memperkenalkan batik Kota Madiun kepada masyarakat yang lebih luas.

“Alhamdulillah, kegiatan seperti ini bisa mengangkat warisan budaya kita, terutama batik, supaya lebih dikenal bahkan mendunia. Harapannya ke depan bisa terus diadakan,” ujarnya.

Dalam festival itu, seluruh perajin batik dari berbagai wilayah di Kota Madiun membawa karya terbaik mereka untuk dipamerkan. Sutama sendiri menampilkan motif andalan Melati Pangongangan, motif yang terinspirasi dari sejarah lokal.

Ia bercerita, motif tersebut lahir dari kisah Nyai Ronje, tokoh yang dipercaya pernah merangkai bunga melati di lingkungan Kadipaten Madiun untuk menyambut tamu kehormatan. Sejak itu, bunga melati menjadi identitas yang melekat pada wilayah Pangongangan dan kemudian diangkat menjadi motif batik khas.

“Batik itu bukan hanya soal menggambar di atas kain, tetapi juga membawa cerita dan budaya yang sudah ada sejak dulu,” katanya.

Perempuan 61 tahun ini mulai membatik sejak mengikuti pelatihan dari pemerintah pada 2014 lalu. Awalnya Ia tidak memiliki dasar membatik sama sekali. Namun setelah mencoba, ia justru menemukan ketertarikan baru.

Menurutnya, membatik bukan hanya menghasilkan karya, tetapi juga melatih kesabaran dan kreativitas.

Image Not Found
Pengunjung bisa ikut belajar membatik di festival budaya Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

“Dari mencanting sampai memberi warna itu ada kepuasan tersendiri. Kita bisa menuangkan ide menjadi sebuah motif yang akhirnya menjadi karya,” ungkapnya.

Ia berharap semakin banyak generasi muda tertarik menekuni batik, mengingat sebagian besar pembatik saat ini sudah berusia senior.

Harapan serupa disampaikan Agus Wijanarko, perajin batik sekaligus wayang dari Sanggar Kayon Krido Kenongo. Baginya, festival ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah terhadap kerja keras para perajin sekaligus media edukasi bagi masyarakat.

Di lokasi festival, pengunjung dapat mencoba mencanting langsung bersama para pembatik hingga melihat proses pembuatan batik cap. Selain itu, tersedia pula bisa melihat langsung proses kerajinan ukir kayu dan wayang yang memperkenalkan seni tradisi kepada generasi muda.

“Kalau bukan kita yang melestarikan batik dan wayang, siapa lagi. Keduanya sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya, sehingga harus terus kita jaga,” ujarnya.

Agus sendiri mulai mendalami dunia batik saat pandemi COVID-19. Berawal dari mengikuti pelatihan di tingkat kelurahan, ia kini mengembangkan batik dengan ciri khas motif wayang melalui Sanggar Kayon Krido Kenongo.

Menurutnya, semakin banyak pengrajin muda akan semakin besar peluang batik dan wayang tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Kami berharap pemerintah tidak berhenti pada satu festival saja, melainkan menghadirkan lebih banyak kegiatan. Utamanya pada peringatan Hari Batik Nasional pada Oktober mendatang. Tentu itu menjadi momen yang bagus untuk terus menjaga dan melestarikan batik maupun seni budaya lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Disbudparpora Kota Madiun Yoga Pratomo mengatakan Madiun Batik Heritage Festival ini melibatkan sekitar 33 perajin dari seluruh Kota Madiun, mulai dari pembatik, pengrajin wayang, hingga pengukir kayu. Selain itu, siswa SD dan SMP yang mengikuti ekstrakurikuler membatik juga dilibatkan sebagai bentuk regenerasi.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya melestarikan batik, tetapi juga menumbuhkan minat dan bakat generasi penerus agar budaya ini terus hidup,” katanya.

Image Not Found
Madiun Batik Heritage Festival 2026 resmi digelar di Balai Kota. Foto : Kris-Sinergia

Sebagai rangkaian festival, pemerintah juga menggelar lomba desain batik, baik secara manual maupun digital. Karya terbaik nantinya direncanakan menjadi motif batik khas Kota Madiun yang akan digunakan oleh aparatur sipil negara (ASN).

Menurut Yoga, langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah karena membuka peluang bagi para perajin untuk terus berkarya dan memproduksi batik khas Kota Madiun.

“Arahan Pak PLT Wali Kota, setelah ini hasil lomba desain batik itu akan dijadikan batik khas Madiun dan digunakan oleh ASN Kota Madiun. Sehingga perputaran uang, perputaran ekonomi itu akan jalan dari dunia ekraf ini,” pungkasnya.

Di tengah irama gamelan yang mengalun pelan dan deretan kain batik yang menghiasi Balai Kota, festival ini menjadi pengingat bahwa warisan budaya tidak hanya disimpan sebagai peninggalan masa lalu. Ia hidup melalui tangan-tangan para perajin, dipelajari oleh anak-anak, dan dijaga bersama agar tetap menjadi identitas Kota Madiun di masa depan. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komitmen KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan KA Sebidang

    Komitmen KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan KA Sebidang

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Keselamatan berlalu lintas merupakan hal utama. Termasuk saat melintas di perlintasan kereta api (KA) sebidang, baik yang terjaga maupun tidak terjaga. Meski begitu, tersiar kabar burung jika bakal ada pengurangan personil untuk yang berjaga di perlintasan KA sebidang. Menyikapi hal itu, PT KAI Daop 7 Madiun memastikan seluruh pintu perlintasan […]

    Bagikan
  • Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

    Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Harga telur ayam ras di tingkat peternak di Kabupaten Madiun mengalami penurunan tajam dalam dua pekan terakhir. Saat ini, harga jual hanya berkisar Rp20.000 per kilogram, jauh di bawah biaya produksi yang diperkirakan mencapai titik impas di kisaran Rp24.000 per kilogram. Kondisi tersebut dikeluhkan para peternak karena dinilai semakin menekan usaha […]

    Bagikan
  • Gowes Pantau Fasum Jelang Idul Fitri 1447 H, Plt Wali Kota Soroti Parkir hingga Lampu Hias Mati

    Gowes Pantau Fasum Jelang Idul Fitri 1447 H, Plt Wali Kota Soroti Parkir hingga Lampu Hias Mati

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak kepolisian melakukan kegiatan gowes untuk memantau sejumlah fasilitas umum (Fasum) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini difokuskan pada titik-titik yang diprediksi menjadi pusat keramaian selama arus mudik […]

    Bagikan
  • Hujan Lebat Picu 10 Titik Longsor di Poncol Magetan, Sejumlah Rumah Rusak

    Hujan Lebat Picu 10 Titik Longsor di Poncol Magetan, Sejumlah Rumah Rusak

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur wilayah Kecamatan Poncol selama lebih dari tiga jam pada Senin (9/3/2026) memicu bencana tanah longsor di sejumlah lokasi. Sedikitnya 10 titik longsor dilaporkan, sembilan di antaranya berada di Desa Plangkrongan, dan satu titik lainnya di Desa Genilangit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian […]

    Bagikan
  • Istri Laporkan Suami ke Polisi, Diduga Selingkuh dengan Ibu Rumah Tangga

    Istri Laporkan Suami ke Polisi, Diduga Selingkuh dengan Ibu Rumah Tangga

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Seorang perempuan berinisial YN, warga Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, resmi melaporkan suaminya ke Polres Madiun atas dugaan tindak pidana perzinahan.  Laporan tersebut diajukan pada Kamis (15/1/2026) setelah upaya penyelesaian secara kekeluargaan dan mediasi berulang kali gagal. Kuasa hukum pelapor, Ratna Indah Pristiwati, mengatakan laporan ditempuh lantaran kliennya sudah berkali-kali memberi kesempatan […]

    Bagikan
  • Warga Lapor Dinsos Pencairan Bansos Diblokir, Diduga Terlibat Judi Online

    Warga Lapor Dinsos Pencairan Bansos Diblokir, Diduga Terlibat Judi Online

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sejumlah warga Kabupaten Ngawi mendadak tidak dapat mencairkan dana bantuan sosial (Bansos) yang rutin mereka terima. Setelah penelusuran oleh Dinas Sosial (Dinsos) setempat, diketahui sebagian dari penerima bantuan terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online. Akibatnya, data mereka secara otomatis diblokir oleh sistem Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Fenomena ini muncul dalam beberapa […]

    Bagikan
expand_less