Berita Terkini
Trending Tags

38 Pelajar SD-SMP Ikuti Lomba Craft Painting di Balai Kota Madiun, Asah Kreativitas Lewat Ikon Kota

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 159
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peserta melukis ikon Kota Madiun di media anyaman unik. (17/7/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Halaman Balai Kota Madiun dipenuhi semangat kreativitas pada Jumat (17/7/2026). Sebanyak 38 pelajar tingkat SD hingga SMP sederajat mengikuti lomba Craft Painting dengan media lukis berbahan anyaman. Mengusung tema identitas Kota Madiun, para peserta tampak serius menggoreskan kuas demi menghadirkan karya terbaik.

Berbeda dari melukis di atas kertas atau kanvas, permukaan anyaman yang tidak rata menjadi tantangan tersendiri. Namun, hal itu justru memacu para peserta untuk lebih teliti dalam menuangkan ide dan imajinasi mereka.

Salah satu peserta, Shally Secundina Vallance Azzara, memilih mengangkat tema Pendekar Pecel , perpaduan antara ikon pendekar dan kuliner khas Kota Madiun.

“Pendekar Pecel karena itu ikon Madiun. Ada pendekarnya dan pecel sebagai makanan khas Madiun,” ujarnya.

Shally mengaku melukis di atas media anyaman memberikan pengalaman berbeda dibandingkan menggunakan kertas. “Kesulitannya karena anyamannya tidak rata. Kalau di kertas kan lebih rata, jadi lebih enak. Itu yang menjadi tantangannya,” katanya.

Meski mengaku belum sepenuhnya puas dengan hasil karyanya, siswi yang telah beberapa kali mengikuti lomba seni tersebut tetap antusias jika kembali mendapat kesempatan mengikuti kompetisi serupa.

“Tentu saja mau ikut lagi,” ucapnya penuh semangat.

Kecintaan Shally terhadap dunia seni rupanya sudah tumbuh sejak kecil. Ia mengaku gemar menggambar hingga akhirnya didukung sang ibu untuk mengembangkan bakat tersebut. Selain melukis, ia juga aktif mengikuti berbagai lomba seni, termasuk kaligrafi, di sejumlah daerah seperti Surabaya, Gresik, hingga Ponorogo.

“Pernah beberapa kali dapat juara. Tentunya ini juga menjadi pengalaman menarik mengikuti lomba Craft Painting ini,” jelasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, turut meninjau langsung jalannya lomba. Ia berkeliling mengamati satu per satu karya para pelajar sekaligus memberikan semangat kepada peserta yang tengah menyelesaikan lukisannya. Bagus menilai karya para peserta sudah mampu menggambarkan identitas Kota Madiun.

“Kalau saya lihat secara dasar, dengan tema Kota Madiun, identitas Kota Madiun itu sudah terlihat. Tinggal menunggu hasil akhirnya. Beberapa karya juga sudah kelihatan bagus,” ujarnya.

Menurut Bagus, lomba ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, tidak hanya melalui pendidikan akademik tetapi juga kreativitas. Craft Painting ini merupakan bagian dari Madiun Batik Heritage Festival dalam rangkaian Hari Jadi Kota Madiun ke-108.

“Kami benar-benar ingin menggarap SDM mulai tingkat SD agar mereka bisa menunjukkan kreativitas. Selain aktivitas akademis, aktivitas kreativitas juga harus mendapat ruang,” katanya.

Pemerintah Kota Madiun pun berencana memperbanyak kegiatan serupa sebagai wadah bagi para pelajar untuk terus mengembangkan bakat seni. Bahkan, pada Agustus mendatang akan digelar kegiatan melukis di atas kertas dan kanvas yang diperkirakan melibatkan sekitar 300 pelukis cilik di kawasan Pahlawan Street Center (PSC).

“Diperbanyak lagi. Nanti juga Agustus ada lukis langsung di kertas dan kanvas begitu. Kurang lebih ada 300 pelukis kecil, itu besok akan show di Pahlawan Street Center,” pungkas Bagus.

Melalui ajang seperti Craft Painting, kreativitas anak-anak tidak hanya diasah, tetapi juga diarahkan untuk semakin mengenal dan mencintai identitas daerahnya. Karya-karya yang lahir dari tangan para pelajar menjadi bukti bahwa semangat berkesenian dapat tumbuh sejak dini ketika didukung ruang berekspresi yang memadai. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Magetan Bentuk Tim Verifikasi Tambang Galian C di Sayutan, Operasional Diminta Ditunda

    DPRD Magetan Bentuk Tim Verifikasi Tambang Galian C di Sayutan, Operasional Diminta Ditunda

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aspirasi ratusan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, yang menuntut penutupan tambang galian C akhirnya difasilitasi DPRD Magetan melalui forum audiensi yang digelar di ruang Badan Musyawarah (Banmus) Rabu (3/6/2026). Audiensi tersebut mempertemukan perwakilan warga dengan pimpinan DPRD, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta pihak pengelola tambang yang menjadi objek penolakan masyarakat.  […]

    Bagikan
  • Jatera Agro, Wisata Petik Melon Edukatif dari BUMDes Karya Maju Jambangan

    Jatera Agro, Wisata Petik Melon Edukatif dari BUMDes Karya Maju Jambangan

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana sejuk kawasan pedesaan Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, kini punya daya tarik baru. Sebuah greenhouse modern berdiri, menjadi pusat perhatian warga dan wisatawan. Di sinilah BUMDes Karya Maju mengembangkan budidaya melon Sweet Hami dengan sistem hidroponik yang diberi nama Jatera Agro. Sejak dibangun pada akhir 2024, greenhouse ini sudah empat […]

    Bagikan
  • Gudang Sepatu di Ngawi Terbakar, 150 Ribu Pasang Produk Ekspor Ludes

    Gudang Sepatu di Ngawi Terbakar, 150 Ribu Pasang Produk Ekspor Ludes

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran pabrik sepatu PT Dwi Prima Sentosa menyisakan puing-puing bangunan yang hangus. Bangunan gudang penyimpanan produk pabrik pun roboh lantaran panasnya kobaran api pada Minggu (06/07/2025) malam hingga berhasil dipadamkan pada Senin (07/07/2025) dini hari. Gudang penyimpanan produk jadi yang siap ekspor ke Eropa menjadi titik awal kemunculan si jago […]

    Bagikan
  • Telan Korban, Pengawasan Tambang Tradisional di Maospati Diperketat

    Telan Korban, Pengawasan Tambang Tradisional di Maospati Diperketat

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kecamatan Maospati bersama Polsek Maospati memperketat pengawasan terhadap aktivitas galian tanah tradisional. Hal itu setelah temuan sejumlah titik galian dinilai berpotensi memicu bencana longsor. Penguatan koordinasi dilakukan melalui rapat bersama Forkopimcam Maospati. Rakor dipimpin Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih, dan Sekcam Maospati Hadi Wasono Rohmad, serta dihadiri para Kanit […]

    Bagikan
  • Walikota-DPRD Kota Madiun Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2025

    Walikota-DPRD Kota Madiun Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2025

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun menggelar rapat paripurna dalam rangka penandatanganan nota kesepakatan atas perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Madiun Tahun Anggaran 2025, pada Kamis (19/06/2025). Rapat paripurna ini menjadi langkah awal dalam proses perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Rencana Rumah Penerima Bansos di Magetan Dipasangi Stiker 

    Rencana Rumah Penerima Bansos di Magetan Dipasangi Stiker 

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Rencana pemasangan stiker pada rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penyaluran bantuan sosial (bansos) mulai dibahas serius oleh Pemerintah Kabupaten Magetan. Namun, kebijakan tersebut masih melalui pertimbangan matang, terutama terkait dampak psikologis bagi warga penerima. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Magetan, Parminto Budi Utomo, mengatakan bahwa proses koordinasi […]

    Bagikan
expand_less