Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

PSCP Pusat Magetan Tegaskan Legalitas Hak Merek dan Hak Cipta pada Peringatan Harlah Ke-52

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • visibility 337
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harlah ke-52 PSCP usung semangat lestarikan budaya. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Pusat Magetan (PSCP) memanfaatkan momentum Hari Lahir (Harlah) ke-52 untuk menegaskan legalitas hak merek dan hak cipta yang dimiliki perguruan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat identitas organisasi sekaligus menjaga kelestarian budaya pencak silat sebagai warisan bangsa.

Mengusung tema “Lestarikan Budaya, Wujudkan Generasi Berprestasi”, PSCP menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur perguruan.

Penegasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Padepokan Wiro Yudo Wicaksono, Magetan, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan itu dihadiri jajaran Pengurus Pusat, perwakilan pengurus daerah dan cabang.

Dalam kesempatan tersebut, Pengurus Pusat mengumumkan bahwa hak merek dan hak cipta milik Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Pusat Magetan telah memperoleh pengakuan hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Dengan demikian, seluruh identitas resmi perguruan memiliki kekuatan hukum dan penggunaannya harus sesuai ketentuan yang berlaku.

Adapun hak merek yang telah terdaftar meliputi logo resmi perguruan serta simbol sakral tiga dimensi. Sementara hak cipta mencakup Seragam Sakral Siswa dan Madya, Mars PSCP, foto Eyang Wagiman, jurus-jurus perguruan, hingga semboyan “Wiro Yudo Wicaksono”.

Ketua Umum PSCP Pusat Magetan, Joko Suryono, mengatakan pengakuan hukum terhadap hak merek dan hak cipta merupakan tonggak penting bagi perjalanan organisasi. Selain memberikan kepastian hukum, legalitas tersebut juga menjadi bentuk perlindungan terhadap identitas dan nilai-nilai yang telah dibangun perguruan selama lebih dari lima dekade.

“Dengan telah diakuinya hak merek dan hak cipta PSCP secara resmi, kami ingin memastikan seluruh warga perguruan menggunakan identitas yang benar dan sesuai ketentuan. Ini juga menjadi bentuk perlindungan terhadap warisan budaya sekaligus memperkuat persatuan dan rasa memiliki seluruh anggota,” ujar Joko Suryono.

Menurutnya, setiap atribut, simbol, hingga karya intelektual yang dimiliki PSCP merupakan bagian dari sejarah dan jati diri perguruan yang harus dijaga bersama. Karena itu, seluruh anggota diharapkan memahami pentingnya menggunakan identitas resmi sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Image Not Found
PSCP ajak warga jaga identitas dan soliditas perguruan. Foto : Kus-Sinergia

“Hak merek dan hak cipta ini bukan sekadar persoalan administrasi hukum. Di dalamnya ada sejarah perjuangan para pendiri, nilai-nilai luhur, dan identitas perguruan yang wajib kita hormati serta kita lestarikan bersama,” katanya.

Pengurus Pusat juga menginstruksikan seluruh pengurus daerah dan pengurus cabang di berbagai wilayah agar segera menyosialisasikan penggunaan identitas resmi tersebut kepada seluruh anggota, pelatih, maupun masyarakat melalui berbagai media informasi, baik media cetak, elektronik, maupun media sosial.

Langkah itu diharapkan mampu mencegah penggunaan atribut yang tidak sesuai dengan ketentuan resmi sekaligus menciptakan keseragaman identitas di seluruh jajaran PSCP. Pengurus daerah dan cabang juga diminta menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada warga perguruan mengenai penggunaan hak merek dan hak cipta secara benar.

Joko menambahkan, tema Harlah ke-52 tidak hanya menjadi slogan seremonial, melainkan komitmen untuk terus melestarikan budaya pencak silat sekaligus membentuk generasi muda yang berprestasi dan berakhlak mulia.

“Kami berharap momentum Harlah ke-52 ini semakin memperkuat soliditas seluruh keluarga besar PSCP. Dengan persatuan yang kuat dan penghormatan terhadap identitas perguruan, kami optimistis PSCP akan terus berkembang, menjaga budaya bangsa, serta melahirkan atlet dan generasi penerus yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Melalui peringatan Harlah ke-52, PSCP mengajak seluruh warga perguruan untuk terus menjaga persatuan, memperkuat soliditas organisasi, serta mengamalkan nilai-nilai luhur pencak silat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat “Lestarikan Budaya, Wujudkan Generasi Berprestasi”, PSCP optimistis dapat terus berkontribusi dalam pelestarian budaya Indonesia sekaligus memperkuat eksistensinya sebagai salah satu perguruan pencak silat yang berakar kuat di Kabupaten Magetan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 18,6 Juta Mata Bibit Tebu Bersertifikat Disalurkan ke Madiun, Jadi Modal Tingkatkan Produksi Gula Nasional

    18,6 Juta Mata Bibit Tebu Bersertifikat Disalurkan ke Madiun, Jadi Modal Tingkatkan Produksi Gula Nasional

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan 18,6 juta mata bibit tebu bersertifikat kepada petani di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pengembangan tanaman tebu di lahan seluas 310 hektare sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat target swasembada gula nasional. Bibit yang disalurkan merupakan bibit unggul yang telah mengantongi sertifikasi, […]

    Bagikan
  • Hujan Deras Guyur Magetan, Lima Desa dan Lahan Persawahan Tergenang Banjir

    Hujan Deras Guyur Magetan, Lima Desa dan Lahan Persawahan Tergenang Banjir

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan pada Jumat (18/04/2025) menyebabkan sejumlah ruas jalan utama terendam banjir. Seperti yang terpantau di Jalan penghubung Ngariboyo – Parang dan Ngariboyo – Plaosan, terutama di kawasan Kecamatan Ngariboyo. Genangan air tidak hanya menutupi jalan, tapi juga meluap hingga masuk ke rumah warga. Sejumlah pengguna […]

    Bagikan
  • Resep Turun Temurun, Ayam Panggang Kayu Bakar 30 Tahun di Ponorogo Jadi Buruan Pelanggan

    Resep Turun Temurun, Ayam Panggang Kayu Bakar 30 Tahun di Ponorogo Jadi Buruan Pelanggan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kuliner tradisional masih menjadi primadona di tengah menjamurnya makanan modern. Salah satunya adalah Ayam Panggang Bu Kawir yang berada di Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Berbekal resep turun temurun dan proses memasak menggunakan kayu bakar, warung ini tetap ramai didatangi pelanggan meski telah berdiri hampir 30 tahun. Di […]

    Bagikan
  • Mujadidi Faizha Adhim, Remaja Ngawi Juara Pencak Silat Dunia

    Mujadidi Faizha Adhim, Remaja Ngawi Juara Pencak Silat Dunia

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Kab. Ngawi – Prestasi membanggakan datang dari salah satu pesilat muda asal Kabupaten Ngawi. Adalah Mujadidi Faizha Adhim yang berhasil meraih medali emas dalam ajang World Pencak Silat Championship ke-20 yang diselenggarakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Faizha yang merupakan pelajar berusia 16 tahun dari SMA Negeri 2 Ngawi membawa Indonesia menjadi juara umum […]

    Bagikan
  • Hindari Pejalan Kaki, Truk Masuk Parit di Sukorejo Ponorogo

    Hindari Pejalan Kaki, Truk Masuk Parit di Sukorejo Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Ponorogo–Solo, tepatnya di barat Jembatan Sekayu, Desa Karanglo Lor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Truk bernomor polisi H 1636 MM yang dikemudikan Yahya (22) bersama pemilik truk, Dwi Purwantio (42), warga Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, terperosok ke dalam parit […]

    Bagikan
  • Khofifah Tunjuk Bagus Panuntun Sebagai Plt Wali Kota Madiun

    Khofifah Tunjuk Bagus Panuntun Sebagai Plt Wali Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menunjuk F. Bagus Panuntun sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun. Langkah itu usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Madiun, Maidi sebagai tersangka dugaan korupsi beserta 2 tersangka lainnya. Penunjukan Plt Wali Kota Madiun tersebut tertuang dalam Surat Perintah Gubernur Jawa Timur Nomor 100.1.4.2/2312/011.2/2026, […]

    Bagikan
expand_less