Berita Terkini
Trending Tags

Sidang Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi, Eks-Kepala Disbudparpora Ungkap Permintaan Proyek PL Bawa Nama Maidi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • visibility 151
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sidang korupsi Maidi hadirkan eks Kepala Disbudparpora. Foto : Istimewa

Sinergia | Surabaya – Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dan pemerasan dengan terdakwa Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, bersama Thariq Megah dan Rochim Ruhdiyanto, kembali digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (16/7/2026). Dalam persidangan, jaksa menghadirkan sejumlah saksi dari lingkungan Pemerintah Kota Madiun, salah satunya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kota Madiun, Agus Purwowidagdo.

Saat memberikan kesaksian, Agus mengungkapkan bahwa ketika masih menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora), dirinya menerima laporan dari staf mengenai kedatangan terdakwa Rochim Ruhdiyanto yang meminta pekerjaan proyek penunjukan langsung (PL) dengan membawa nama Maidi.

“Pak Rochim datang ke staf saya. Setelah itu staf melapor, lalu saya melapor kepada Pak Maidi terkait Pak Rochim yang akan mengerjakan proyek Disbudparpora,” ujar Agus di hadapan majelis hakim.

Menurut Agus, setelah menerima laporan tersebut, Maidi memerintahkan agar permintaan pekerjaan itu diproses. Proyek PL yang kemudian dikerjakan Rochim meliputi pembangunan fisik di Lapangan Winongo dan Tourist Information Center.

Namun demikian, Agus menegaskan penunjukan CV milik Rochim tidak semata-mata didasarkan pada arahan Maidi. Ia menyebut pihaknya tetap melakukan evaluasi teknis terhadap calon penyedia, termasuk menilai kelengkapan administrasi, ketersediaan peralatan, serta rekam jejak perusahaan.

“Setelah evaluasi, yang paling memungkinkan adalah CV milik Pak Rochim, baik secara administrasi maupun peralatannya. Pada saat itu juga penawarannya paling murah,” jelas Agus.

Majelis hakim juga menanyakan dugaan adanya komitmen fee dari proyek tersebut. Menanggapi pertanyaan itu, Agus mengaku tidak mengetahui adanya praktik pemberian komitmen fee dalam pelaksanaan proyek PL tersebut.

Selain proyek di Disbudparpora, Agus turut dimintai keterangan mengenai pembangunan Gallery 6 Negara di kawasan Sumber Wangi. Ia mengaku tidak mengetahui pihak yang membangun maupun mengelola fasilitas tersebut karena tidak berada di bawah kewenangan Disbudparpora.

“Pembangunan Gallery 6 Negara saya tidak tahu yang membangun siapa. Pengelolaannya juga tidak melalui saya karena gallery tersebut tidak masuk Disbudparpora,” tegasnya.

Sementara itu, menanggapi kesaksian Agus, terdakwa Maidi membantah telah mengarahkan pemenang proyek penunjukan langsung kepada Rochim. Menurutnya, siapa pun dapat mengerjakan proyek tersebut selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

“Pemenang pekerjaan saudara Rochim itu tidak ada yang mengarahkan. Saya hanya mempersilakan, yang penting memenuhi syarat,” kata Maidi di hadapan majelis hakim.

Sidang akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi lainnya untuk mendalami dugaan korupsi dan pemerasan yang menjerat ketiga terdakwa. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skandal Pokir Rp335 Miliar DPRD Magetan Memanas! Dewan Syuro PKB Soroti Transparansi & Potensi Tersangka Baru

    Skandal Pokir Rp335 Miliar DPRD Magetan Memanas! Dewan Syuro PKB Soroti Transparansi & Potensi Tersangka Baru

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkembangan kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan mendapat perhatian dari berbagai elemen, termasuk tokoh agama dan politik lokal. Dewan Syuro DPC PKB Magetan, Kiyai Mansur Abdullah, mengajak masyarakat untuk ikut mengawal proses hukum agar berjalan transparan dan tuntas. Menurut Mansur, langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan dalam […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Segera Panggil Pelapor dan Terlapor Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua PCNU Magetan

    Polres Madiun Segera Panggil Pelapor dan Terlapor Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua PCNU Magetan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Kabupaten Magetan, KH Susanto. Laporan tersebut masuk pada Minggu (07/12/2025) melalui perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PCNU Magetan. Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi, mengatakan laporan itu mencantumkan AS yang disebut menjabat sebagai kepala desa di Kabupaten Madiun sebagai terlapor. […]

    Bagikan
  • Ribuan Ikan Mati di Telaga Ngebel Diduga Akibat Gas Belerang

    Ribuan Ikan Mati di Telaga Ngebel Diduga Akibat Gas Belerang

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan ikan nila di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, mendadak mati. Diduga, kematian ikan ini disebabkan oleh fenomena alam berupa munculnya gas belerang dari dasar telaga. Kejadian ini membuat para petani keramba mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Menurut keterangan para pembudidaya ikan nila, kematian ikan mulai terjadi sejak Jumat pekan […]

    Bagikan
  • Ratusan Peternak di Magetan Bagikan 3 Ton Telur Gratis, Protes Harga Anjlok di Bawah HPP

    Ratusan Peternak di Magetan Bagikan 3 Ton Telur Gratis, Protes Harga Anjlok di Bawah HPP

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, membagikan telur secara gratis kepada pengguna jalan Rabu (6/5/2026). Hal itu sebagai bentuk protes atas anjloknya harga telur yang dinilai berada di bawah harga acuan pemerintah (HAP). Aksi tersebut dilakukan di kawasan simpang empat Monumen Raden Tumenggung Soerjo, tepatnya di utara Masjid […]

    Bagikan
  • Peminat KA BIAS dari Stasiun Caruban Tunjukkan Tren Positif, Jadi Pilihan Warga Madiun

    Peminat KA BIAS dari Stasiun Caruban Tunjukkan Tren Positif, Jadi Pilihan Warga Madiun

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Layanan kereta api (KA) lokal BIAS dari Stasiun Caruban menunjukkan tren positif sejak pertama kali beroperasi pada 17 Agustus 2025. Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat, okupansi penumpang cukup tinggi selama sebulan pertama. “Dalam periode 17 Agustus hingga 16 September 2025, jumlah okupansi keberangkatan dan kedatangan […]

    Bagikan
  • Viral Nota Mahal di Telaga Sarangan, Wisatawan Keluhkan Harga Tak Wajar

    Viral Nota Mahal di Telaga Sarangan, Wisatawan Keluhkan Harga Tak Wajar

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Telaga Sarangan Magetan Jawa Timur kembali menjadi perbincangan publik. Bukan soal keindahan alamnya, namun harga makanan minuman yang dinilai tidak wajar. Hal itu pun viral di media social usai salah satu wisatawan membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang dirasakan saat bertransaksi di salah satu warung sekitar telaga di lereng Gunung Lawu tersebut. […]

    Bagikan
expand_less