Berita Terkini
Trending Tags

Jukir Keberatan Target Setoran Naik, Pemkab Ponorogo Cari Jalan Tengah

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 116
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wahyudi, Kepala Dinas Perhubungan Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Ratusan juru parkir (jukir) di Kabupaten Ponorogo yang tergabung dalam paguyuban berencana menggelar aksi unjuk rasa. Mereka mempersoalkan kenaikan target setoran pendapatan parkir tahun 2026 yang dinilai terlalu memberatkan.

Target pendapatan parkir yang dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo tahun ini mencapai sekitar Rp3,7 miliar. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan target sebelumnya yang berada di kisaran Rp2,25 miliar.

Para jukir menilai kenaikan target tersebut tidak sebanding dengan kondisi di lapangan. Sebab, tidak semua titik parkir memiliki tingkat keramaian dan potensi pendapatan yang sama.

Jukir mengaku hanya sanggup menerima kenaikan setoran sekitar 10 persen. Mereka menilai sejumlah lokasi parkir masih sepi sehingga target setoran yang terlalu tinggi dikhawatirkan semakin membebani petugas.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo, Wahyudi, mengatakan persoalan tersebut telah dimediasi dalam pertemuan antara perwakilan jukir dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Kamis (6/8/2026) Kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan jukir diterima Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo ,Lisdyarita. Pertemuan membahas keberatan jukir terhadap target pendapatan parkir yang telah ditetapkan dalam APBD 2026.

“Teman-teman petugas parkir keberatan. Kemarin sudah ada mediasi, diterima oleh Bu Plt Bupati dan Pak Sekda,” kata Wahyudi.

Menurut dia, target pendapatan parkir merupakan keputusan yang telah ditetapkan melalui APBD sehingga perubahan target harus dibahas dan diputuskan bersama DPRD Ponorogo.

Meski demikian, Wahyudi memastikan pemerintah daerah akan berupaya menurunkan target tersebut. Besaran penurunan masih akan dibahas lebih lanjut dengan mempertimbangkan kondisi dan kemampuan jukir di lapangan.

“Ini keputusan APBD, maka harus diputuskan bersama-sama dengan DPRD. Bu Plt Bupati dan Pak Sekda selaku Ketua Tim Anggaran berupaya untuk menurunkan target. Sudah dipastikan menurun, tetapi realisasinya berapa akan kita lihat lebih lanjut,” jelasnya.

Wahyudi menyebut para jukir dalam pertemuan tersebut masih mengusulkan kenaikan setoran sekitar 10 persen. Namun, berdasarkan kajian internal Dishub, angka yang dinilai masih realistis berada di kisaran 20 persen.

“Teman-teman parkir tetap minta 10 persen, sementara kami hitung berdasarkan analisa dan kertas kerja di angka 20 persen. Insyaallah jukir sepakat dan Bu Plt Bupati nanti akan berjuang,” ujarnya.

Dia menjelaskan, usulan kenaikan tersebut merupakan angka rata-rata. Sebab, kondisi setiap titik parkir berbeda. Sejumlah ruas jalan seperti Jalan Gajah Mada, Jalan Sultan Agung, dan Jalan HOS Cokroaminoto mengalami peningkatan aktivitas dan potensi pendapatan parkir.

Namun, di sisi lain, terdapat sejumlah titik yang relatif sepi sehingga kemampuan jukir dalam memenuhi target juga terbatas.

“Kisaran rata-rata 20 persen. Ada yang 10 persen kalau dinilai di lapangan memberatkan. Kalau seperti di Jalan Gajah Mada, Sultan Agung, HOS Cokro ada peningkatan. Tetapi rata-rata dari angka Rp2,1 miliar kemarin, kita ada kenaikan sekitar 20 persen,” terang Wahyudi.

Dalam pertemuan tersebut, terdapat lima perwakilan jukir yang hadir. Mereka mewakili jukir dari berbagai titik parkir di wilayah Kabupaten Ponorogo.

Dishub berharap persoalan target setoran parkir tersebut dapat diselesaikan melalui pembahasan bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan perwakilan jukir. Dengan demikian, target pendapatan tetap dapat tercapai tanpa membebani petugas parkir secara berlebihan. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Sayutan Bersikukuh Tolak Tambang Galian C, Khawatir Sumber Air hingga Makam Leluhur Terancam

    Warga Sayutan Bersikukuh Tolak Tambang Galian C, Khawatir Sumber Air hingga Makam Leluhur Terancam

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penolakan warga terhadap aktivitas tambang galian C di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, masih terus bergulir. Meski DPRD Magetan telah memfasilitasi rapat dengar pendapat (RDP) antara warga, pemerintah daerah, dan pihak penambang, masyarakat tetap bersikukuh meminta seluruh aktivitas penambangan dihentikan. Bagi warga, persoalan tambang tidak semata menyangkut investasi maupun legalitas […]

    Bagikan
  • Monitoring KKN-PPM UGM di Madiun, Mahasiswa Kenalkan Inovasi IoT hingga Pengembangan Wisata dan UMKM Desa

    Monitoring KKN-PPM UGM di Madiun, Mahasiswa Kenalkan Inovasi IoT hingga Pengembangan Wisata dan UMKM Desa

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Universitas Gadjah Mada (UGM) terus memastikan program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal itu terlihat dalam kegiatan monitoring dan evaluasi KKN-PPM Periode II Tahun 2026 yang digelar di Aula Desa Tulungrejo, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) UGM, […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Siagakan Posko Pengendali Harga Sembako di Pasar Besar Madiun

    Bulog Madiun Siagakan Posko Pengendali Harga Sembako di Pasar Besar Madiun

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemantauan harga bahan kebutuhan pokok di Kota Madiun dilakukan Perum Bulog Kantor Cabang Madiun mendekati momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Seperti dalam pemantauan stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Besar Madiun (PBM) pada Rabu (24/12/2025). Saat ini, permintaan beras SPHP di wilayah Perum […]

    Bagikan
  • Dua Rombongan Jemaah Umrah Sindo Wisata Ulul Azmi Memulai Perjalanan Suci ke Tanah Suci

    Dua Rombongan Jemaah Umrah Sindo Wisata Ulul Azmi Memulai Perjalanan Suci ke Tanah Suci

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Asrama Haji Kota Madiun menjadi titik awal sebelum 2 rombongan bus umrah Sindo Wisata Haji Ulul Azmi berangkat ke Tanah Suci. Minggu, 16 Februari 2025, pukul 1 dini hari, dengan membawa koper bawaan mereka, jemaah umrah Sindo Wisata Madiun ini mulai berdatangan. Satu persatu koper diterima oleh tim Sindo Wisata […]

    Bagikan
  • Pelajar SMK Surakarta Curi Perhatian Lewat Pagelaran Wayang Kulit di Ponorogo

    Pelajar SMK Surakarta Curi Perhatian Lewat Pagelaran Wayang Kulit di Ponorogo

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Kota Surakarta, Jawa Tengah, menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Lapangan Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kegiatan ini digelar sebagai upaya menguri-uri budaya wayang kulit di kalangan generasi muda. Pagelaran tersebut menjadi istimewa karena seluruh pengisi acara merupakan pelajar sekolah […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Baru Serap 47 Persen Target Jagung, Petani Dijanjikan Harga Rp. 5.500/Kg

    Bulog Madiun Baru Serap 47 Persen Target Jagung, Petani Dijanjikan Harga Rp. 5.500/Kg

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perum Bulog Kantor Cabang Madiun baru menyerap 4.756 ton jagung hingga akhir Agustus 2026. Angka tersebut baru mencapai 47,06 persen dari target penyerapan sepanjang tahun yang dipatok sebanyak 10.105 ton. Penyerapan terus digenjot Bulog untuk memastikan hasil panen petani terserap pasar sekaligus menjaga harga jagung agar tidak jatuh di tingkat petani. […]

    Bagikan
expand_less