Berita Terkini
Trending Tags

Hutan Gunung Bancak Terbakar, Warga Khawatir Api Merembet ke Permukiman

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 20 jam yang lalu
  • visibility 99
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga dan petugas berjibaku memadamkan api di kawasan hutan Gunung Bancak di Desa Giripurno, Kawedanan, Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda kawasan hutan Gunung Bancak di Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (19/8/2026). Api sempat bergerak dari kawasan atas menuju bagian bawah hingga mendekati permukiman dan sejumlah jaringan utilitas warga.

Titik api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 13.30 WIB. Melihat kobaran yang berpotensi meluas, sekitar pukul 16.00 WIB warga bersama personel TNI, Polri, BPBD, dan perangkat kewilayahan segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Upaya penanganan berlangsung hingga malam dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia. Api akhirnya berhasil dipadamkan seluruhnya sekitar pukul 21.00 WIB.

Warga Desa Giripurno, Iswahyudi, mengatakan kebakaran bermula dari bagian atas kawasan Gunung Bancak. Kobaran kemudian terlihat bergerak ke arah bawah sehingga warga berupaya melakukan pemadaman secara bergotong royong.

“Warga mengantisipasi dan memadamkan api dengan alat seadanya. Kami dibantu Babinsa, Kapolsek, dan seluruh warga sekitar,” ujar Iswahyudi.

Ia mengaku belum mengetahui penyebab munculnya api. Warga juga belum dapat memastikan apakah kebakaran tersebut terjadi akibat kelalaian maupun faktor lainnya.

“Belum tahu penyebabnya. Tiba-tiba sudah terbakar. Apakah disengaja atau tidak, kami tidak tahu,” katanya.

Kondisi tersebut sempat membuat warga cemas karena lokasi kebakaran berada di sekitar kawasan yang berbatasan dengan permukiman. Api juga berpotensi menjangkau jaringan listrik, WiFi, hingga lampu penerangan jalan.

“Yang dikhawatirkan kalau merembet ke rumah-rumah warga. Di sini juga ada jaringan listrik, WiFi, lampu jalan dan lainnya,” tutur Iswahyudi.

Kapolsek Kawedanan AKP Joko Yuhono mengatakan laporan kebakaran diterima setelah warga menemukan titik api di bagian atas Gunung Bancak. Dalam perkembangannya, kobaran meluas dan bergerak mendekati permukiman serta akses jalan.

Mendapat laporan tersebut, petugas bersama masyarakat langsung melakukan penanganan. Kecepatan warga dalam memberikan informasi dan ikut turun ke lokasi dinilai membantu menghambat pergerakan api.

“Dari masyarakat ada gerak cepat melaporkan kepada kami dan Koramil. Kami bersama masyarakat terus melakukan upaya pemadaman,” jelas Joko.

Menurutnya, sebagian besar kobaran berhasil dikendalikan. Namun, petugas sempat kesulitan menjangkau satu titik yang berada di area rumpun bambu karena kondisi medan.

“Sebagian besar sudah dapat kita jinakkan. Masih ada satu titik di tumbuhan bambu yang sulit dijangkau. Namun kami pastikan titik tersebut tidak akan meluas karena di kanan-kirinya terdapat sungai dan area lainnya sudah terbakar,” katanya.

Joko menyebut luasan hutan yang terdampak belum dapat dihitung secara pasti. Medan Gunung Bancak yang memiliki kemiringan cukup terjal menjadi kendala dalam melakukan pengukuran, terlebih penanganan berlangsung hingga malam hari. Namun data sementara di lapangan menunjukan luasan hutan yang terdampak kurang lebih sekitar 5 hektar.

Di sisi lain, Joko menyampaikan bahwa sosialisasi mengenai potensi kebakaran telah dilakukan sebelumnya. Petugas telah mengingatkan warga, khususnya pemilik lahan kebun di sekitar kawasan hutan, untuk meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kering.

“Kami sudah jauh-jauh hari melakukan imbauan, khususnya kepada warga Giripurno yang memiliki area lahan kebun. Imbauan dilakukan melalui kantor desa maupun secara langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia mengapresiasi keterlibatan warga yang segera bergerak ketika mengetahui adanya kebakaran. Kolaborasi antara masyarakat dan petugas menjadi penting mengingat karakteristik medan yang menyulitkan proses pemadaman.

Hingga api dinyatakan padam, penyebab kebakaran masih dalam penelusuran. Petugas belum dapat memastikan sumber awal kobaran karena titik api pertama kali terlihat di bagian atas kawasan Gunung Bancak.

Pasca-pemadaman, pemantauan tetap diperlukan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara atau titik api baru. Terlebih, kawasan hutan yang dipenuhi vegetasi kering masih memiliki potensi terbakar apabila terdapat bara yang belum sepenuhnya mati atau kembali tersulut oleh kondisi cuaca. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senyum Sumringah Petani Ngluyu-Lengkong Nganjuk, 5 Sumur Bor Aliri Lahan Persawahan

    Senyum Sumringah Petani Ngluyu-Lengkong Nganjuk, 5 Sumur Bor Aliri Lahan Persawahan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Petani di Kecamatan Ngluyu dan Lengkong Kabupaten Nganjuk bias tersenyum sumringah. Lahan persawahan yang biasanya kesulitan air di musim kemarau, kini bias teratasi. Tak tanggung-tanggung, untuk membantu kesulitan para petani dan meningkatkan kesejahteraannya, sebanyak 5 unit sumur bor dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 0810/Nganjuk. “Air di […]

    Bagikan
  • Belanja Pegawai Tembus 37 Persen APBD, Pemkab Magetan Hanya Usulkan 11 Formasi CASN 2026

    Belanja Pegawai Tembus 37 Persen APBD, Pemkab Magetan Hanya Usulkan 11 Formasi CASN 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengusulkan hanya 11 formasi dalam rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026. Jumlah itu merosot tajam dibandingkan rekrutmen sebelumnya yang membuka sekitar 1.250 formasi, terdiri atas 1.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 250 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kebijakan tersebut diambil bukan karena kebutuhan […]

    Bagikan
  • Ini Arahan Kepala BKN terkait Peran Strategis ASN di Lingkup Pemkot Madiun

    Ini Arahan Kepala BKN terkait Peran Strategis ASN di Lingkup Pemkot Madiun

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar kegiatan sosialisasi manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlangsung di Ballroom Sun Hotel, Rabu (14/05/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, yang juga bertindak sebagai narasumber utama. Wali Kota Madiun dan Wakil WaliKota Madiun turut hadir dalam […]

    Bagikan
  • Korban Pembunuhan Dimakamkan Satu Liang Lahat, Polisi Dalami Kejiwaan Anak Pelaku

    Korban Pembunuhan Dimakamkan Satu Liang Lahat, Polisi Dalami Kejiwaan Anak Pelaku

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana duka menyelimuti pemakaman pasangan suami istri, Kaseno (65) dan Sarilah (60), korban pembunuhan oleh anak kandungnya sendiri di Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Keduanya dimakamkan dalam satu liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Seledok pada Selasa (23/09/2025) pagi, sekitar pukul 08.30 WIB. Sebelumnya, jenazah kedua korban sempat menjalani proses […]

    Bagikan
  • Pos 2 Damkar Madiun Perlu Pindah ke Lokasi Lebih Strategis

    Pos 2 Damkar Madiun Perlu Pindah ke Lokasi Lebih Strategis

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Madiun mewacanakan pemindahan Pos 2 Damkar yang selama ini berada di lingkungan Pendopo Muda Graha. Lokasi baru yang dipertimbangkan berada di wilayah Desa Tiron atau Desa Nglames, Kecamatan Madiun. Namun demikian, rencana tersebut masih berada pada tahap awal dan belum menjadi kebijakan resmi pemerintah […]

    Bagikan
  • Viral! Rekaman CCTV aksi Pencurian Kabel di Sawah, Polisi Pastikan Bukan di Kartoharjo Magetan

    Viral! Rekaman CCTV aksi Pencurian Kabel di Sawah, Polisi Pastikan Bukan di Kartoharjo Magetan

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Beredarnya sebuah video rekaman CCTV aksi pencurian kabel listrik di area persawahan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam video dengan durasi singkat itu, memperlihatkan seorang pria dengan santai memotong kabel di dekat sumur pompa air (Sibel) pada siang bolong. Dalam unggahannya, pemilik akun menuding lokasi kejadian berada di wilayah Desa […]

    Bagikan
expand_less