Berita Terkini
Trending Tags

Belanja Pegawai Tembus 37 Persen APBD, Pemkab Magetan Hanya Usulkan 11 Formasi CASN 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 160
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan usulkan 11 formasi CASN tahun 2026. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengusulkan hanya 11 formasi dalam rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026. Jumlah itu merosot tajam dibandingkan rekrutmen sebelumnya yang membuka sekitar 1.250 formasi, terdiri atas 1.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 250 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Kebijakan tersebut diambil bukan karena kebutuhan aparatur telah terpenuhi, melainkan sebagai konsekuensi dari menurunnya kemampuan fiskal daerah. Berkurangnya dana Transfer ke Daerah (TKD), efisiensi anggaran, serta persiapan penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD) membuat Pemkab Magetan harus lebih selektif dalam mengusulkan formasi baru.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Magetan, Masruri, mengatakan seluruh formasi yang diusulkan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan yang dinilai paling mendesak.

“Dari usulan yang kami sampaikan, semuanya untuk bidang kesehatan. Terdiri atas tujuh formasi dokter spesialis, dua dokter umum, dan dua dokter gigi,” ujar Masruri.

Ia menjelaskan, usulan tersebut masih menunggu persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Karena itu, jumlah formasi yang nantinya dibuka masih berpeluang berubah sesuai keputusan pemerintah pusat.

Masruri menuturkan, penentuan formasi dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Berdasarkan data dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), belanja pegawai Kabupaten Magetan saat ini telah mencapai sekitar 37 persen dari total APBD. Angka tersebut melampaui batas maksimal 30 persen yang diwajibkan dalam implementasi penuh UU HKPD mulai tahun 2027.

“Informasi dari BPKPD, belanja pegawai kita sudah lebih dari 30 persen, tepatnya sekitar 37 persen dari total APBD. Kondisi itu ditambah adanya efisiensi anggaran berupa pemotongan dana transfer ke daerah serta persiapan pelaksanaan UU HKPD pada 2027. Karena itu kami mengusulkan formasi yang benar-benar menjadi prioritas, yakni tenaga kesehatan,” jelasnya.

Terbatasnya usulan CASN juga menjadi gambaran besarnya tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan pelayanan publik dan kemampuan anggaran. Di satu sisi, sejumlah organisasi perangkat daerah masih mengalami kekurangan aparatur, namun di sisi lain ruang fiskal untuk merekrut pegawai baru semakin sempit.

Salah satu sektor yang masih mengalami kekurangan ASN adalah pendidikan dasar. Meski demikian, kebutuhan guru belum diusulkan dalam formasi CASN 2026 karena Pemkab Magetan masih menunggu arah kebijakan penataan atau regrouping sekolah dasar yang sedang dikaji.

“Memang masih ada kekurangan di SD. Namun, kami masih melihat perkembangan rencana regrouping sekolah. Nanti kebutuhan itu akan kami tinjau kembali setelah ada kebijakan yang lebih jelas,” pungkas Masruri.

Dengan kondisi tersebut, rekrutmen CASN 2026 di Kabupaten Magetan diproyeksikan menjadi salah satu yang paling sedikit dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah daerah pun memilih memprioritaskan pemenuhan tenaga kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, sembari menyesuaikan kebijakan pengelolaan keuangan daerah yang semakin ketat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • HPN 2025, Kapolres Madiun Kota : Peranan Pers Dalam Edukasi Informasi Sangat Penting

    HPN 2025, Kapolres Madiun Kota : Peranan Pers Dalam Edukasi Informasi Sangat Penting

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergi | Kota Madiun – Hari Pers Nasional jatuh tanggal 9 Februari, menjadi momentum refleksi insan pers di Indonesia. Pers menjadi bagian dari pilar demokrasi bangsa yang tidak bisa dikesampingkan. Apalagi, di era digitalisasi serta media sosial yang makin marak, pers memiliki tugas yang tak gampang. Dalam kesempatan ini, Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Dwi […]

    Bagikan
  • Seniman Reog Mbah Bikan Gondo Wiyono, Tutup Usia di Usia 80 Tahun

    Seniman Reog Mbah Bikan Gondo Wiyono, Tutup Usia di Usia 80 Tahun

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kabar duka menyelimuti dunia kesenian Ponorogo. Bikan Gondo wiyono, seniman kawakan asal Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, meninggal dunia pada Kamis malam (29/05/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. Mbah Bikan, demikian ia akrab disapa, wafat di usia 80 tahun karena sakit. Kepergian mbah Bikan meninggalkan duka mendalam bagi para pelaku seni, […]

    Bagikan
  • Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Magetan dalam tiga pekan terakhir membuat sentra pertanian sayur di Kecamatan Poncol mengalami kerusakan parah. Desa Genilangit menjadi salah satu titik terdampak paling berat. Lahan-lahan yang biasanya subur kini berubah menjadi area tergenang dan tidak produktif. Sejumlah petani terlihat membongkar tanaman cabai mereka yang […]

    Bagikan
  • DPC PDI Perjuangan Magetan Tegas Menolak Wacana Pilkada Melalui DPRD

    DPC PDI Perjuangan Magetan Tegas Menolak Wacana Pilkada Melalui DPRD

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menegaskan penolakannya terhadap wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD. Sikap ini disampaikan oleh Wakil Ketua Pemenangan DPC PDI Perjuangan Magetan, Joko Suyono, dalam keterangan resmi di Kantor DPC pada Sabtu (10/1/2026). Joko menekankan bahwa pilkada merupakan pilar utama demokrasi yang harus tetap berada di tangan […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Bakal Tertibkan Kios Kontainer di Trotoar

    Wali Kota Madiun Bakal Tertibkan Kios Kontainer di Trotoar

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam menata keindahan dan keteraturan kota. Pada kegiatan bersih-bersih massal yang digelar Jumat (01/08/2025), ia secara tegas menegur pedagang yang menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan, terutama di sepanjang Jalan Pahlawan. Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota tampak geram saat melihat kondisi trotoar yang dipenuhi kontainer […]

    Bagikan
  • Diduga Korban Perdagangan Manusia di Afrika, 7 PMI Madiun dan Magetan Dipulangkan

    Diduga Korban Perdagangan Manusia di Afrika, 7 PMI Madiun dan Magetan Dipulangkan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak tujuh Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Madiun dan Magetan diduga menjadi korban perdagangan manusia (human trafficking) di Guinea Ekuatorial, Afrika. Mereka tiba kembali di Indonesia pada Rabu (03/09/2025) dan diterima Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mejayan. Salah satu korban asal Desa Sugihwaras, […]

    Bagikan
expand_less