Kebakaran Hebat Gudang Oli di Ponorogo, Dua Petugas Damkar Jadi Korban
- account_circle Ega Patria
- calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
- visibility 92
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan oli bekas dan ban bekas di Desa Njalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Rabu dini hari. Api yang membesar dengan cepat sempat memicu ledakan berkali-kali hingga membuat warga panik dan menjauh dari lokasi kejadian.
Gudang yang terbakar diketahui merupakan bangunan rumah yang dialihfungsikan sebagai tempat penyimpanan oli bekas, bahan bakar minyak jenis solar, serta tumpukan ban bekas. Banyaknya material mudah terbakar membuat api cepat menjalar dan sulit dikendalikan.
Warga sekitar pertama kali mengetahui kebakaran setelah melihat api muncul dari bagian depan bangunan. Dalam waktu singkat, kobaran api langsung melalap hampir seluruh bagian gudang.
“Awalnya dibangunkan tetangga, terus sumber apinya di depan. Kami langsung berusaha mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam, termasuk sepeda motor. Tapi ada suara ledakan keras beberapa kali seperti bom,” ujar Ririn Setiowati, pemilik rumah.
Besarnya kobaran api membuat warga tidak berani mendekat. Beberapa kali terdengar suara ledakan keras dari dalam bangunan yang diduga berasal dari bahan bakar dan oli yang tersimpan di dalam gudang.
Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi harus berjibaku selama sekitar dua jam untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena banyaknya material yang mudah terbakar di dalam bangunan.
Kapolsek Balong, AKP Triyono, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Menurutnya, ledakan diduga berasal dari minyak maupun oli yang berada di dalam gudang.
“Masih kami dalami dari keterangan para saksi. Memang sempat terjadi beberapa kali ledakan dari dalam bangunan. Kemungkinan karena di dalam terdapat minyak maupun oli,” jelasnya.
Dalam insiden tersebut, dua petugas pemadam kebakaran mengalami kecelakaan saat proses pemadaman. Salah satu petugas bahkan harus menjalani perawatan di RSUD Dr Harjono Ponorogo setelah tersengat aliran listrik akibat menginjak kabel saat bertugas.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun seluruh isi gudang ludes terbakar dan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait sumber api penyebab kebakaran. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





