10 Pelamar Lolos Seleksi JPTP Pemkot Madiun, Formasi Kepala DPUPR Diperpanjang
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 53
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun — Persaingan untuk duduk di kursi empat jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Madiun mulai terang benderang. Dari 32 dokumen lamaran yang masuk dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) 2026, hanya 10 pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Satu formasi bahkan harus diperpanjang yakni jabatan kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun karena hanya satu kandidat yang memenuhi persyaratan administrasi.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) JPTP Pemkot Madiun Soeko Dwi Handiarto mengatakan, tiga pelamar lolos administrasi untuk masing-masing formasi kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), serta Dinas Perhubungan (Dishub). Sementara untuk formasi kepala DPUPR, hanya satu pelamar yang lolos.
“Dinas LH yang lulus tiga, Dishub tiga, Disperkim tiga, dan DPUPR satu. Sehingga seleksi JPTP DPUPR nanti diperpanjang. Insyaallah minggu depan sudah ada pengumumannya,” ujar Soeko.
Menurut dia, minimnya kandidat kepala DPUPR terjadi setelah sejumlah pelamar tidak lolos verifikasi administrasi. Padahal, sebelumnya terdapat beberapa peminat yang mendaftar untuk formasi tersebut. Penyebabnya beragam, mulai dari ketidaksesuaian foto hingga dokumen persyaratan yang tidak lengkap.
“Macam-macam. Administrasinya ada yang salah. Ada yang fotonya tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan, ada lampirannya yang tidak lengkap,” jelas Sekda Kota Madiun tersebut.
Perpanjangan pendaftaran seleksi kepala DPUPR dilakukan setelah pansel mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Langkah tersebut ditempuh karena jumlah kandidat yang lolos administrasi belum memenuhi batas minimal sesuai ketentuan.
Sementara itu, sembilan kandidat dari tiga formasi lainnya mulai menjalani uji kompetensi dengan metode assessment center di The Sunan Hotel Solo, Jumat-Sabtu (21-22/8/2026). Psikotes dan asesmen tersebut melibatkan Universitas Sebelas Maret (UNS).
Untuk formasi kepala DLH, tiga kandidat yang lolos adalah Sekretaris Bapperida Kota Madiun Budi Agung Wicaksono, Sekretaris DLH Feti Indriani Ariyanti, dan Camat Manguharjo Lita Febriana Hapsari.
Formasi kepala Disperkim diisi Budi Agung Wicaksono, Hendro Pradono Kabid Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Disperkim, serta Suyanto Kabid Penagihan, Pemeriksaan dan Pembukuan Bapenda.
Sedangkan tiga kandidat kepala Dishub terdiri dari Kalaksa BPBD Deddy Purnomo Santoso, Sekretaris Dishub Eko Setijawan, dan Camat Taman Muhammad Yusuf Asmadi.
Soeko menjelaskan, pelamar diperbolehkan mendaftar lebih dari satu formasi. Salah satunya Budi Agung Wicaksono yang lolos seleksi administrasi untuk dua jabatan sekaligus, yakni kepala DLH dan kepala Disperkim.
“Tidak apa-apa. Ada beberapa yang ikut dua. Nanti kami lihat nilainya yang terbaik yang mana,” terangnya.
Setelah mengikuti assessment center, para kandidat masih harus menjalani tahapan wawancara. Pansel selanjutnya akan menentukan tiga besar untuk masing-masing formasi. Tiga kandidat terbaik dari setiap formasi kemudian diserahkan kepada Plt Wali Kota Madiun selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) untuk proses selanjutnya.
“Di tingkat pansel kami ambil tiga besar. Selanjutnya diserahkan kepada Pak Plt Wali Kota selaku pembina kepegawaian untuk pertimbangan berikutnya,” pungkas Soeko. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez



