Berita Terkini
Trending Tags

SDN 1 Setono Ditutup, DPRD Ponorogo Dorong Penataan Guru dan Kaji Regrouping

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 176
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Ponorogo dorong penataan guru pascapenutupan. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Penutupan SDN 1 Setono, Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, mendapat perhatian DPRD Kabupaten Ponorogo. Sekolah yang selama beberapa tahun mengalami kekurangan siswa tersebut akhirnya ditutup setelah tidak mendapatkan murid baru dan adanya keinginan wali murid agar anak-anak mereka bersekolah di tempat lain.

Anggota DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto, mengatakan keputusan penutupan SDN 1 Setono dilakukan karena sekolah tersebut tidak mendapatkan murid. Selain itu, wali murid juga menghendaki agar sekolah ditutup.

“Karena Setono 1 tidak dapat murid dan wali murid menghendaki penutupan, maka DPRD menyetujui supaya guru pendidik bisa digeser penempatannya,” ujar Ribut.

Menurut Ribut, penataan tenaga pendidik menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan setelah sekolah ditutup. Guru dan tenaga pendidik diharapkan dapat ditempatkan kembali sesuai kebutuhan sekolah lain.

Sementara itu, terkait rencana regrouping sekolah, DPRD Ponorogo bersama Dinas Pendidikan terus melakukan kajian. Ribut mengatakan proses tersebut masih dibahas untuk menentukan langkah terbaik terhadap penataan sekolah yang mengalami kekurangan siswa.

“Untuk regrouping kami bersama dinas terus mengkaji,” katanya.

Sebelumnya, SDN 1 Setono hanya memiliki enam siswa sebelum akhirnya ditutup pada Juli 2026. Keenam siswa tersebut terdiri atas masing-masing dua siswa kelas IV, V, dan VI. Sedangkan kelas I hingga III praktis tidak memiliki siswa.

Sekretaris Kelurahan Setono, Handry Reza Pratama, mengatakan minimnya jumlah siswa terjadi karena jumlah pendaftar baru terus menyusut. Bahkan, ketika hanya terdapat satu atau dua calon siswa, orang tua biasanya diarahkan untuk memilih sekolah lain yang memiliki jumlah siswa lebih banyak.

Pihak kelurahan mengaku menyayangkan penutupan tersebut. Terlebih, SDN 1 Setono merupakan satu-satunya sekolah dasar negeri di wilayah Kelurahan Setono.

Selain jumlah pendaftar yang minim, lokasi sekolah yang berada di tepi jalan raya juga disebut menjadi salah satu pertimbangan sebagian orang tua. Padatnya lalu lintas membuat wali murid khawatir terhadap keselamatan anak saat beraktivitas di sekitar sekolah.

Setelah sekolah ditutup, para siswa yang tersisa dipindahkan ke sekolah lain. Salah satunya Dafa Putra Pratama, siswa kelas V yang kini melanjutkan pendidikan di SDN 1 Jenangan.

Dafa mengaku senang setelah pindah sekolah karena memiliki lebih banyak teman.

“Senang. Karena temannya banyak,” kata Dafa.

Kini, bangunan SDN 1 Setono masih berdiri, namun tidak lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Penutupan sekolah tersebut menjadi bagian dari persoalan penataan pendidikan di tengah semakin menurunnya jumlah peserta didik di sejumlah sekolah dasar negeri. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngebel Dikepung Tambang, DPRD Jatim Bongkar Fakta Mengejutkan: Hanya 1 yang Kantongi Izin

    Ngebel Dikepung Tambang, DPRD Jatim Bongkar Fakta Mengejutkan: Hanya 1 yang Kantongi Izin

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aktivitas pertambangan galian C di kawasan wisata Telaga Ngebel kembali menjadi sorotan. Komisi D DPRD Jawa Timur menemukan fakta bahwa dari sejumlah tambang yang beroperasi di Kecamatan Ngebel, Ponorogo, Jawa Timur  hanya satu yang mengantongi izin resmi. Temuan tersebut mengemuka dalam pembahasan yang melibatkan sejumlah pihak terkait. Di tengah status Ngebel […]

    Bagikan
  • Teror Ulat Bulu, Siswa SD Terserang Gatal-Gatal

    Teror Ulat Bulu, Siswa SD Terserang Gatal-Gatal

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 272
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Sekolah Dasar Negeri SDN Mruwak 03 di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun diteror ribuan ulat bulu. Sejumlah siswa yang baru masuk sekolah, mengeluh gatal-gatal dibeberapa bagian tubuhnya. Bahkan ada beberapa siswa yang harus pulang lebih awal karena gatal-gatal di sekujur tubuh. Kepala SDN Mruwak 03, Ana Lisdyowati mengungkapkan siswa dan guru di lingkungan […]

    Bagikan
  • Musim Entong Tiba! Warga Banyubiru Berburu ‘Lauk Gurih’, Laris Dijual Rp20 Ribu Segelas

    Musim Entong Tiba! Warga Banyubiru Berburu ‘Lauk Gurih’, Laris Dijual Rp20 Ribu Segelas

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Datangnya musim hujan membawa aktivitas khas bagi warga di sekitar kawasan hutan jati Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Tumpukan daun jati kering yang berserakan di lantai hutan berubah menjadi habitat entong—kepompong ulat jati berwarna cokelat. Tidak hanya sebagai sumber pangan sekaligus rezeki musiman bagi warga. Sejak pagi, para ibu rumah […]

    Bagikan
  • Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satreskrim Polres Madiun Kota menindaklanjuti kasus penipuan dengan modus order fiktif yang dilakukan oleh Natilda Alira warga Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Dalam konferensi pers pada Jumat (16/05/2025), Kasat Reskrim AKP Agus Setiawan didampingi Kasi Humas Polres Madiun Kota, mengungkapkan perempuan 21 tahun tersebut telah ditetapkan sebagai […]

    Bagikan
  • Logistik PSU untuk 4 TPS di Magetan Siap Didistribusikan 

    Logistik PSU untuk 4 TPS di Magetan Siap Didistribusikan 

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur memastikan bahwa empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Magetan siap untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Sabtu (22/3/2025). Keempat TPS yang telah ditinjau pada Jumat (21/3/2025) pukul 16.00 WIB meliputi TPS 001 dan TPS 004 di Desa Kinandang, Kecamatan Bendo, TPS 001 […]

    Bagikan
  • Kekeringan Meluas, BPBD Ponorogo Distribusikan 31 Ribu Liter Air Bersih

    Kekeringan Meluas, BPBD Ponorogo Distribusikan 31 Ribu Liter Air Bersih

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo terus melakukan penanganan terhadap dampak kekeringan yang mulai terjadi di sejumlah wilayah. Hingga 31 Agustus 2026, BPBD mencatat telah mendistribusikan sebanyak 31.000 liter air bersih kepada warga terdampak di dua wilayah. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan laporan mengenai kekeringan telah diterima dari […]

    Bagikan
expand_less