Berita Terkini
Trending Tags

Permintaan Pisang Raja Meningkat Jelang Maulid, Harga di Pasar Magetan Ikut Terdongkrak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pisang raja banyak dicari warga menjelang Maulid. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Tradisi masyarakat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW turut membawa dampak terhadap aktivitas perdagangan pisang di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Memasuki bulan Maulid, permintaan pisang, khususnya pisang raja, meningkat karena banyak digunakan untuk keperluan genduren, selamatan, hingga berbagai acara adat masyarakat.

Meningkatnya permintaan tersebut ikut mendorong harga pisang raja di tingkat pedagang. Besaran harga bervariasi, bergantung pada ukuran dan kualitas pisang yang dijual.

Salah satu pedagang pisang di Pasar Sayur Magetan, Karmi, mengatakan pisang raja menjadi jenis yang paling banyak dicari masyarakat ketika memasuki bulan Maulid. Menurutnya, pisang raja lazim digunakan sebagai salah satu pelengkap dalam berbagai kegiatan selamatan dan tradisi masyarakat.

Di lapaknya, pisang raja ukuran kecil dijual sekitar Rp25.000 hingga Rp30.000 per sisir. Untuk ukuran sedang, harganya berkisar Rp70.000 hingga Rp80.000 per sisir. Sementara pisang raja berukuran besar dapat mencapai Rp125.000 per sisir dalam kondisi harga normal.

“Kalau bulan Maulid itu yang paling dicari itu pisang raja. Yang besar biasanya saya jual Rp125.000, tapi biasanya naik jadi Rp150.000 per sisir. Kalau yang kecil menyesuaikan ukuran saja harganya,” ujar Karmi.

Menurut Karmi, kenaikan harga tidak semata-mata dipengaruhi tingginya permintaan konsumen. Ketersediaan pasokan dari petani juga menjadi faktor penting. Ketika permintaan meningkat sementara pasokan terbatas, harga pisang di tingkat pedagang cenderung ikut terkerek.

Selain pisang raja, sejumlah jenis pisang lainnya juga tersedia di pasar. Pisang susu dijual sekitar Rp15.000 hingga Rp20.000 per sisir. Pisang kepok berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp25.000 per sisir, sedangkan pisang masam sekitar Rp20.000 hingga Rp25.000 per sisir.

Image Not Found
Harga pisang raja naik seiring permintaan meningkat. Foto : Kus-Sinergia

Karmi menyebut peningkatan permintaan pisang sebenarnya tidak hanya terjadi saat Maulid Nabi. Momentum keagamaan dan tradisi tertentu, seperti Muharam atau Suro serta Ramadan, juga kerap membuat kebutuhan pisang meningkat.

Pada periode tertentu, harga pisang raja bahkan pernah menembus Rp300.000 per sisir. Kondisi tersebut terjadi ketika harga pisang di tingkat petani mengalami kenaikan akibat terbatasnya pasokan.

“Ya sempat sampai Rp300.000 per sisir, harga dari petaninya naik soalnya,” katanya.

Pedagang lainnya, Nyamiati, membenarkan adanya peningkatan permintaan pisang raja pada bulan-bulan tertentu. Menurutnya, pisang raja tidak hanya dibutuhkan untuk tradisi keagamaan dan selamatan, tetapi juga banyak dicari masyarakat untuk acara pernikahan maupun kegiatan adat.

Ia mengatakan pedagang harus mengikuti perkembangan harga dari petani karena pasokan menjadi salah satu penentu harga jual di pasar. Menjelang Maulid, menurutnya, memperoleh pisang raja dalam jumlah banyak juga menjadi tantangan ketika permintaan meningkat.

“Ya jualan pisang masam, Ambon, sama pisang raja. Harganya macam-macam. Kalau Maulid begini yang naik itu pisang raja, dari petaninya sulit,” kata Nyamiati.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa tradisi masyarakat tidak hanya berdampak pada aktivitas sosial dan keagamaan, tetapi juga turut menggerakkan perdagangan komoditas tertentu di pasar tradisional. Pisang raja menjadi salah satu komoditas yang permintaannya mengikuti momentum kegiatan masyarakat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Magetan dan Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan yang Libatkan Cantika Davinca

    Kapolres Magetan dan Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan yang Libatkan Cantika Davinca

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa bersama Kepala Cabang Jasa Raharja Madiun Raya menyerahkan santunan terhadap keluarga korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Selasa (07/10/2025). Kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Jumat malam (03/10/2025) lalu tersebut melibatkan sepeda motor dan mobil Toyota Innova […]

    Bagikan
  • Tragis ! Balita di Magetan Tewas Usai Jatuh ke Sumur Lama Depan Rumah

    Tragis ! Balita di Magetan Tewas Usai Jatuh ke Sumur Lama Depan Rumah

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa tragis menimpa keluarga di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Kamis (16/10/2025) pagi. Seorang balita perempuan yang masih berusia 1,5 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur lama yang berada di depan rumahnya. Korban merupakan anak dari pasangan Abu Khoir (44) dan Nuvita Ika Rahmawati (38), warga setempat. […]

    Bagikan
  • Sumringah, 304 ASN Ponorogo Formasi CPNS 2024 Terima SK Pengangkatan

    Sumringah, 304 ASN Ponorogo Formasi CPNS 2024 Terima SK Pengangkatan

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebanyak 304 Aparatur Sipil Negera (ASN) formasi CPNS tahun 2024 di Kabupaten Ponorogo resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan, Senin (26/05/2025). Prosesi penyerahan SK berlangsung di Gedung Sasana Praja, kompleks Pemkab Ponorogo, dan dipimpin langsung oleh Bupati Sugiri Sancoko didampingi Wakil Bupati Lisdyarita Wajah-wajah sumringah mewarnai suasana prosesi pengangkatan. Bupati […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Siap Fasilitasi Cabor Kembangkan Potensi Atlit

    Pemkot Madiun Siap Fasilitasi Cabor Kembangkan Potensi Atlit

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah berupaya meningkatkan potensi para atlit dari berbagai cabang olahraga (Cabor) di Kota Madiun. Berkaca pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 lalu, Kota Madiun menempati peringkat 24 dari 38 kota/kabupaten di Jawa Timur. Perolehan medali tercatat 9 emas, 18 perak dan 30 perunggu. Kedepan, potensi-potensi […]

    Bagikan
  • Tersangka Korupsi BPR Kota Madiun Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp. 8,7 Miliar

    Tersangka Korupsi BPR Kota Madiun Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp. 8,7 Miliar

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi di Perumda BPR Kota Madiun memasuki babak baru. Pada Jumat (14/11/2025), satu tersangka resmi diserahkan penyidik Polres Madiun Kota kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun. Tersangka Candra Wiyono (35), warga Jalan Gajah Mada, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo Kota Madiun menjabat sebagai Account Officer (AO) […]

    Bagikan
  • Keseruan BA Aisyiyah Mangkujayan Ikuti Edukasi Kebencanaan di BPBD Ponorogo

    Keseruan BA Aisyiyah Mangkujayan Ikuti Edukasi Kebencanaan di BPBD Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) BA Aisyiyah Mangkujayan, Ponorogo, melakukan kunjungan edukatif ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini bertujuan mengenalkan sejak dini pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Dalam kunjungan tersebut, anak-anak mendapatkan materi edukasi kebencanaan langsung dari petugas BPBD. Mereka dikenalkan berbagai peralatan penanggulangan bencana, […]

    Bagikan
expand_less