Berita Terkini
Trending Tags

Permintaan Pisang Raja Meningkat Jelang Maulid, Harga di Pasar Magetan Ikut Terdongkrak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pisang raja banyak dicari warga menjelang Maulid. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Tradisi masyarakat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW turut membawa dampak terhadap aktivitas perdagangan pisang di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Memasuki bulan Maulid, permintaan pisang, khususnya pisang raja, meningkat karena banyak digunakan untuk keperluan genduren, selamatan, hingga berbagai acara adat masyarakat.

Meningkatnya permintaan tersebut ikut mendorong harga pisang raja di tingkat pedagang. Besaran harga bervariasi, bergantung pada ukuran dan kualitas pisang yang dijual.

Salah satu pedagang pisang di Pasar Sayur Magetan, Karmi, mengatakan pisang raja menjadi jenis yang paling banyak dicari masyarakat ketika memasuki bulan Maulid. Menurutnya, pisang raja lazim digunakan sebagai salah satu pelengkap dalam berbagai kegiatan selamatan dan tradisi masyarakat.

Di lapaknya, pisang raja ukuran kecil dijual sekitar Rp25.000 hingga Rp30.000 per sisir. Untuk ukuran sedang, harganya berkisar Rp70.000 hingga Rp80.000 per sisir. Sementara pisang raja berukuran besar dapat mencapai Rp125.000 per sisir dalam kondisi harga normal.

“Kalau bulan Maulid itu yang paling dicari itu pisang raja. Yang besar biasanya saya jual Rp125.000, tapi biasanya naik jadi Rp150.000 per sisir. Kalau yang kecil menyesuaikan ukuran saja harganya,” ujar Karmi.

Menurut Karmi, kenaikan harga tidak semata-mata dipengaruhi tingginya permintaan konsumen. Ketersediaan pasokan dari petani juga menjadi faktor penting. Ketika permintaan meningkat sementara pasokan terbatas, harga pisang di tingkat pedagang cenderung ikut terkerek.

Selain pisang raja, sejumlah jenis pisang lainnya juga tersedia di pasar. Pisang susu dijual sekitar Rp15.000 hingga Rp20.000 per sisir. Pisang kepok berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp25.000 per sisir, sedangkan pisang masam sekitar Rp20.000 hingga Rp25.000 per sisir.

Image Not Found
Harga pisang raja naik seiring permintaan meningkat. Foto : Kus-Sinergia

Karmi menyebut peningkatan permintaan pisang sebenarnya tidak hanya terjadi saat Maulid Nabi. Momentum keagamaan dan tradisi tertentu, seperti Muharam atau Suro serta Ramadan, juga kerap membuat kebutuhan pisang meningkat.

Pada periode tertentu, harga pisang raja bahkan pernah menembus Rp300.000 per sisir. Kondisi tersebut terjadi ketika harga pisang di tingkat petani mengalami kenaikan akibat terbatasnya pasokan.

“Ya sempat sampai Rp300.000 per sisir, harga dari petaninya naik soalnya,” katanya.

Pedagang lainnya, Nyamiati, membenarkan adanya peningkatan permintaan pisang raja pada bulan-bulan tertentu. Menurutnya, pisang raja tidak hanya dibutuhkan untuk tradisi keagamaan dan selamatan, tetapi juga banyak dicari masyarakat untuk acara pernikahan maupun kegiatan adat.

Ia mengatakan pedagang harus mengikuti perkembangan harga dari petani karena pasokan menjadi salah satu penentu harga jual di pasar. Menjelang Maulid, menurutnya, memperoleh pisang raja dalam jumlah banyak juga menjadi tantangan ketika permintaan meningkat.

“Ya jualan pisang masam, Ambon, sama pisang raja. Harganya macam-macam. Kalau Maulid begini yang naik itu pisang raja, dari petaninya sulit,” kata Nyamiati.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa tradisi masyarakat tidak hanya berdampak pada aktivitas sosial dan keagamaan, tetapi juga turut menggerakkan perdagangan komoditas tertentu di pasar tradisional. Pisang raja menjadi salah satu komoditas yang permintaannya mengikuti momentum kegiatan masyarakat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2.424 Buruh Rokok Terima BLT DBHCHT, Bupati Madiun Ultimatum Larangan Bansos Untuk Judol

    2.424 Buruh Rokok Terima BLT DBHCHT, Bupati Madiun Ultimatum Larangan Bansos Untuk Judol

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025 kepada 2.424 penerima. Bantuan tersebut diberikan kepada dua kategori penerima, yakni 1.895 petani tembakau dan 529 buruh pabrik rokok. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Madiun Hari […]

    Bagikan
  • Truk Tebu Putuskan Kabel Listrik di Tiron, PLN Bantah Korban Tewas Tersengat Listrik

    Truk Tebu Putuskan Kabel Listrik di Tiron, PLN Bantah Korban Tewas Tersengat Listrik

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Madiun Kota memastikan kabel listrik yang putus dan menjuntai di Jalan Nasional Madiun-Surabaya, Desa Tiron, Kecamatan Taman, Kabupaten Madiun, tidak lagi bertegangan saat mengenai pengendara motor yang tewas dalam insiden tersebut. Manajer PLN ULP Madiun Kota, Catur Surya Dharma, mengatakan korban diduga meninggal akibat tersangkut kabel […]

    Bagikan
  • Fery Sudarsono Raup Dukungan 13 PAC, PDIP Madiun Buka Peluang Untuk Kaum Muda dan Gen Z

    Fery Sudarsono Raup Dukungan 13 PAC, PDIP Madiun Buka Peluang Untuk Kaum Muda dan Gen Z

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Perebutan kursi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Madiun periode 2025–2030 mulai mengerucut. Dari hasil penjaringan di 15 Pimpinan Anak Cabang (PAC), nama Fery Sudarsono mengantongi dukungan terbanyak dengan 13 usulan. Di posisi kedua, muncul nama Budi Wahono yang memperoleh dukungan tujuh PAC. Keduanya dikenal […]

    Bagikan
  • Waduk Dawuhan Surut Lebih dari 50 Persen, Ribuan Hektare Sawah di Madiun Terancam Kekurangan Air

    Waduk Dawuhan Surut Lebih dari 50 Persen, Ribuan Hektare Sawah di Madiun Terancam Kekurangan Air

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ancaman kekeringan mulai membayangi ribuan hektare lahan pertanian di Kabupaten Madiun. Musim kemarau yang berkepanjangan membuat volume air Waduk Dawuhan di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, menyusut lebih dari 50 persen. Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu pasokan irigasi bagi sawah di tiga kecamatan, yakni Wonoasri, Madiun, dan Balerejo. Petugas Operasi Waduk Dawuhan, Agung […]

    Bagikan
  • Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Ngawi Kerahkan 460 Personel Amankan Pengesahan Warga Baru IKSPI

    Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Ngawi Kerahkan 460 Personel Amankan Pengesahan Warga Baru IKSPI

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi Polda Jawa Timur menurunkan sebanyak 460 personel untuk mengamankan jalannya kegiatan pengesahan warga baru perguruan silat Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti yang akan melintas menuju Kabupaten Madiun, Kamis (31/07/2025). Langkah pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi […]

    Bagikan
  • Geledah Kantor DPMPTSP Kota Madiun, KPK Sita Dokumen hingga Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

    Geledah Kantor DPMPTSP Kota Madiun, KPK Sita Dokumen hingga Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rangkaian penggeledahan dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan lalu di Kota Madiun. Titik penggeledahan dilakukan di rumah tersangka diantaranya rumah Wali Kota Madiun non aktif, Maidi, rumah Rochim Ruhdiyanto pada Rabu (21/01/2026) serta rumah Thariq Megah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) pada Kamis (22/01/2026). Selain di rumah […]

    Bagikan
expand_less