Berita Terkini
Trending Tags

Permintaan Pisang Raja Meningkat Jelang Maulid, Harga di Pasar Magetan Ikut Terdongkrak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • visibility 167
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pisang raja banyak dicari warga menjelang Maulid. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Tradisi masyarakat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW turut membawa dampak terhadap aktivitas perdagangan pisang di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Memasuki bulan Maulid, permintaan pisang, khususnya pisang raja, meningkat karena banyak digunakan untuk keperluan genduren, selamatan, hingga berbagai acara adat masyarakat.

Meningkatnya permintaan tersebut ikut mendorong harga pisang raja di tingkat pedagang. Besaran harga bervariasi, bergantung pada ukuran dan kualitas pisang yang dijual.

Salah satu pedagang pisang di Pasar Sayur Magetan, Karmi, mengatakan pisang raja menjadi jenis yang paling banyak dicari masyarakat ketika memasuki bulan Maulid. Menurutnya, pisang raja lazim digunakan sebagai salah satu pelengkap dalam berbagai kegiatan selamatan dan tradisi masyarakat.

Di lapaknya, pisang raja ukuran kecil dijual sekitar Rp25.000 hingga Rp30.000 per sisir. Untuk ukuran sedang, harganya berkisar Rp70.000 hingga Rp80.000 per sisir. Sementara pisang raja berukuran besar dapat mencapai Rp125.000 per sisir dalam kondisi harga normal.

“Kalau bulan Maulid itu yang paling dicari itu pisang raja. Yang besar biasanya saya jual Rp125.000, tapi biasanya naik jadi Rp150.000 per sisir. Kalau yang kecil menyesuaikan ukuran saja harganya,” ujar Karmi.

Menurut Karmi, kenaikan harga tidak semata-mata dipengaruhi tingginya permintaan konsumen. Ketersediaan pasokan dari petani juga menjadi faktor penting. Ketika permintaan meningkat sementara pasokan terbatas, harga pisang di tingkat pedagang cenderung ikut terkerek.

Selain pisang raja, sejumlah jenis pisang lainnya juga tersedia di pasar. Pisang susu dijual sekitar Rp15.000 hingga Rp20.000 per sisir. Pisang kepok berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp25.000 per sisir, sedangkan pisang masam sekitar Rp20.000 hingga Rp25.000 per sisir.

Image Not Found
Harga pisang raja naik seiring permintaan meningkat. Foto : Kus-Sinergia

Karmi menyebut peningkatan permintaan pisang sebenarnya tidak hanya terjadi saat Maulid Nabi. Momentum keagamaan dan tradisi tertentu, seperti Muharam atau Suro serta Ramadan, juga kerap membuat kebutuhan pisang meningkat.

Pada periode tertentu, harga pisang raja bahkan pernah menembus Rp300.000 per sisir. Kondisi tersebut terjadi ketika harga pisang di tingkat petani mengalami kenaikan akibat terbatasnya pasokan.

“Ya sempat sampai Rp300.000 per sisir, harga dari petaninya naik soalnya,” katanya.

Pedagang lainnya, Nyamiati, membenarkan adanya peningkatan permintaan pisang raja pada bulan-bulan tertentu. Menurutnya, pisang raja tidak hanya dibutuhkan untuk tradisi keagamaan dan selamatan, tetapi juga banyak dicari masyarakat untuk acara pernikahan maupun kegiatan adat.

Ia mengatakan pedagang harus mengikuti perkembangan harga dari petani karena pasokan menjadi salah satu penentu harga jual di pasar. Menjelang Maulid, menurutnya, memperoleh pisang raja dalam jumlah banyak juga menjadi tantangan ketika permintaan meningkat.

“Ya jualan pisang masam, Ambon, sama pisang raja. Harganya macam-macam. Kalau Maulid begini yang naik itu pisang raja, dari petaninya sulit,” kata Nyamiati.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa tradisi masyarakat tidak hanya berdampak pada aktivitas sosial dan keagamaan, tetapi juga turut menggerakkan perdagangan komoditas tertentu di pasar tradisional. Pisang raja menjadi salah satu komoditas yang permintaannya mengikuti momentum kegiatan masyarakat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyambut Idul Fitri 2025, Wali Kota Madiun Tegaskan Kesiapan Pelayanan Maksimal 

    Menyambut Idul Fitri 2025, Wali Kota Madiun Tegaskan Kesiapan Pelayanan Maksimal 

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hari Raya Idul Fitri 2025 semakin dekat. Pemerintah Kota Madiun terus mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut perayaan tersebut. Persiapan mencakup aspek keamanan, kenyamanan, dan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi dalam rapat  koordinasi bersama Forkopimda Kota Madiun pada Senin (24/03/2025) di GCIO. “Rapat ini digelar untuk […]

    Bagikan
  • RSUD Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Zona Integritas di Setiap Unit Kerja

    RSUD Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Zona Integritas di Setiap Unit Kerja

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun merupakan rumah sakit kelas C milik Pemerintah Kota Madiun yang telah Terakreditasi Paripurna. Inovasi terus pelayanan publik terus dikembangkan RSUD Kota Madiun sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat. Hal itu sebagai target visi RSUD Kota Madiun, terwujudnya RSUD Kota Madiun yang berkualitas dan […]

    Bagikan
  • Disnakan Magetan Bagikan 300 Paket Gizi hingga Kenalkan Teknologi Embrio Transfer

    Disnakan Magetan Bagikan 300 Paket Gizi hingga Kenalkan Teknologi Embrio Transfer

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan 2025 di Kabupaten Magetan berlangsung semarak. Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Magetan menggelar acara di Aula Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo, Selasa (23/09/2025), dengan agenda pembagian 300 paket gizi bagi anak-anak PAUD, TK, dan SD. Acara ini dihadiri Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, serta jajaran […]

    Bagikan
  • Tradisi Lebaran yang Bikin Kangen! Dari Sungkeman Haru hingga Anak-anak Berburu “Rezeki Dadakan”

    Tradisi Lebaran yang Bikin Kangen! Dari Sungkeman Haru hingga Anak-anak Berburu “Rezeki Dadakan”

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Suasana hangat dan penuh haru mewarnai perayaan Hari Raya Idul Fitri di berbagai daerah, termasuk di Desa Gontor, Kecamatan Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Tradisi mudik atau “mulih disik” kembali menjadi momen yang paling dinanti, ketika para perantau pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga. Usai melaksanakan salat Idul Fitri, […]

    Bagikan
  • Loket Pendaftaran RSUD Caruban Madiun Terbakar, Ini Penyebabnya

    Loket Pendaftaran RSUD Caruban Madiun Terbakar, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kebakaran terjadi di ruang loket pendaftaran poli rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Kabupaten Madiun, Sabtu (7/3/2026) pagi. Api diketahui muncul dari area meja komputer di ruang pelayanan tersebut. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan RSUD Caruban, Mariyanto, yang saat itu sedang membersihkan rumput di sekitar […]

    Bagikan
  • WTP ke-12 Berturut-turut, BPK Tetap Temukan 10 Catatan Pengelolaan Keuangan Pemkab Magetan

    WTP ke-12 Berturut-turut, BPK Tetap Temukan 10 Catatan Pengelolaan Keuangan Pemkab Magetan

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Prestasi ini menjadi raihan WTP ke-12 secara berturut-turut sejak tahun 2014. Meski kembali memperoleh opini tertinggi dalam audit pengelolaan keuangan daerah, BPK masih menemukan sejumlah catatan yang […]

    Bagikan
expand_less