Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Ajukan Perubahan APBD 2026, DPRD Dorong Anggaran Perbaikan Jalan Ditingkatkan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 161
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Madiun bahas Perubahan APBD 2026 bersama Pemkab. (24/8/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar rapat paripurna Senin (24/8/2026). Dalam rapat tersebut Pemkab Madiun mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai pendapatan daerah turun Rp51,83 miliar. Penurunan itu terutama dipicu berkurangnya pendapatan transfer dari pemerintah pusat hingga Rp97,18 miliar.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan, pendapatan daerah dalam Rancangan Perubahan APBD 2026 berubah dari semula Rp1,859 triliun menjadi Rp1,807 triliun.

“Pendapatan daerah pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 mengalami penurunan sebesar Rp 51,831 miliar,” kata Hari saat menyampaikan nota keuangan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun.

Di tengah turunnya pendapatan, total belanja daerah juga mengalami koreksi sebesar Rp8,17 miliar, dari sebelumnya Rp2,022 triliun menjadi Rp2,014 triliun.

Meski demikian, struktur belanja mengalami pergeseran cukup besar. Belanja operasi justru naik Rp73,11 miliar menjadi Rp1,523 triliun. Belanja modal juga bertambah Rp33,48 miliar menjadi Rp222,05 miliar.

Sebaliknya, belanja transfer mengalami pemangkasan paling besar, yakni Rp110,49 miliar. Anggarannya turun dari Rp 372,86 miliar menjadi Rp262,36 miliar.

Belanja tidak terduga (BTT) juga berkurang Rp4,28 miliar, dari Rp10 miliar menjadi Rp5,71 miliar.

Dalam perubahan anggaran tersebut, Pemkab Madiun juga memberi perhatian besar pada pembangunan infrastruktur, khususnya jalan.

“Ini karena yang prioritas sudah, tinggal khususnya infrastruktur ya. Ini yang kita arahkan khususnya untuk di jalan,” ujar Hari.

Penambahan anggaran belanja modal antara lain terjadi pada pembangunan jalan, jaringan, dan irigasi sebesar Rp16,40 miliar menjadi Rp 99,69 miliar.

Belanja modal peralatan dan mesin naik Rp13,90 miliar menjadi Rp67,66 miliar. Sementara belanja modal tanah meningkat Rp5,02 miliar menjadi Rp5,03 miliar.

Anggaran belanja modal gedung dan bangunan juga bertambah Rp2,72 miliar menjadi Rp47,51 miliar.

Menanggapi kenaikan belanja modal, Bupati Madiun menyebut bahwa salah satu penyebab kebutuhan anggaran meningkat adalah harga material pekerjaan jalan.

“Siap. Karena aspal harganya larang (mahal),” ucapnya.

Dengan pendapatan daerah sebesar Rp1,807 triliun dan belanja daerah Rp2,014 triliun, Rancangan Perubahan APBD 2026 mengalami defisit sebesar Rp206,49 miliar.

Defisit tersebut akan ditutup melalui pembiayaan netto dengan nilai yang sama.

Perubahan anggaran dilakukan untuk mengalihkan anggaran yang dinilai masih tersisa ke sektor yang lebih dibutuhkan masyarakat.

“Karena kita ingin memberikan layanan kepada masyarakat yang terbaik, hal-hal yang dibutuhkan masyarakat yang anggarannya kurang kita ubah untuk ditambahi. Kemudian yang anggarannya sisa, ya kita kurangi,” ujarnya kepada awak media.

Penurunan terbesar terjadi pada pendapatan transfer dari pemerintah pusat. Semula, pendapatan transfer dianggarkan Rp1,364 triliun. Dalam rancangan perubahan, nilainya menjadi Rp1,267 triliun atau berkurang Rp97,18 miliar.

Namun, pendapatan transfer antar daerah justru mengalami kenaikan Rp44,22 miliar, dari Rp61,17 miliar menjadi Rp105,40 miliar.

Di sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD), sejumlah komponen juga mengalami penyesuaian. Pendapatan pajak daerah naik Rp565 juta menjadi Rp181,06 miliar. Retribusi daerah bertambah Rp966,13 juta menjadi Rp236,68 miliar.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Mudjono mengatakan perubahan APBD merupakan hal yang lazim dilakukan untuk menyesuaikan kegiatan dan anggaran dengan kondisi pada sisa tahun anggaran.

“PAK itu dilaksanakan atas perubahan-perubahan atau penyesuaian daripada kegiatan di sisa waktu tahun anggaran. Ada penyesuaian dari kegiatan maupun anggarannya. Perubahan itu hal yang lazim karena perlu penyesuaian,” ujarnya.

Ia mengatakan, setelah penyampaian nota keuangan, rancangan perubahan APBD akan dibahas oleh masing-masing fraksi DPRD. Hasil pembahasan itu nantinya disampaikan melalui pandangan umum fraksi.

Mudjono menilai penambahan anggaran untuk infrastruktur jalan masih memungkinkan direalisasikan meski waktu pelaksanaan hanya tersisa sekitar empat bulan.

Menurut dia, percepatan pekerjaan diperlukan karena kondisi jalan rusak tidak bisa terus ditunda.

“Karena jalan itu prioritas. Dan kalau tidak diselesaikan tahun ini, kalau ditunda, semakin parah. Jadi saya malah mendorong bagaimana jalan yang rusak di Kabupaten Madiun secepatnya segera ada tindakan nyata untuk memperbaiki,” katanya.

Sebelumnya, Pemkab Madiun dan DPRD Kabupaten Madiun telah menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2026 pada 20 Agustus 2026. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Guru Besar Baru Resmi Dikukuhkan, UNIPMA Perkuat Mutu Akademik Perguruan Tinggi

    Dua Guru Besar Baru Resmi Dikukuhkan, UNIPMA Perkuat Mutu Akademik Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) mengukuhkan dua Guru Besar baru pada Kamis (06/11/2025) di Graha Cendekia UNIPMA. Keduanya, adalah Prof. Dr. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd. (Profesor atau Guru Besar di Bidang Ilmu Pembelajaran Bahasa dan Sastra) dan Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd. (Profesor di Bidang Ilmu Inovasi Pembelajaran Biosains). Dengan […]

    Bagikan
  • H+5 Lebaran, Kepadatan Penumpang Kereta Api di Stasiun Madiun Masih Tinggi

    H+5 Lebaran, Kepadatan Penumpang Kereta Api di Stasiun Madiun Masih Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepadatan penumpang kereta api di Stasiun Madiun masih tampak tinggi hingga Sabtu (05/04/2025) atau H+5 Lebaran. Keberangkatan penumpang mencapai lebih dari 4.000 orang per hari, dengan tujuan favorit seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Malang. Tercatat seluruh tiket perjalanan kereta api jarak jauh telah terisi 100 persen, bahkan untuk kereta […]

    Bagikan
  • Diduga Terlibat Gratifikasi dan Manipulasi Pajak, Ketua Komisi II DPRD Ngawi Jadi Tersangka

    Diduga Terlibat Gratifikasi dan Manipulasi Pajak, Ketua Komisi II DPRD Ngawi Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi resmi menetapkan Winarto, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait gratifikasi dan manipulasi penerimaan pajak daerah. Penetapan ini diumumkan pada Senin (26/05/2025) setelah serangkaian pemeriksaan intensif oleh tim penyidik. Politisi Partai Golkar tersebut diduga memainkan peran penting dalam proses pembebasan […]

    Bagikan
  • Idul Adha 2025, Ponorogo Terima Bantuan Sapi Kurban Hampir 1 Ton dari Presiden Prabowo

    Idul Adha 2025, Ponorogo Terima Bantuan Sapi Kurban Hampir 1 Ton dari Presiden Prabowo

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo –  Pemkab Ponorogo menerima bantuan hewan kurban berupa sapi dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada momentum Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah. Adapun sapi bantuan presiden itu seberat nyaris 1 ton. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko bersyukur Ponorogo mendapat bantuan hewan kurban dari Presiden. Sapi tersebut rencananya akan diserahkan ke takmir […]

    Bagikan
  • Ramai Isu “Tebus Ijazah”, Manajemen CV Sukses Jaya Abadi Madiun Membantah

    Ramai Isu “Tebus Ijazah”, Manajemen CV Sukses Jaya Abadi Madiun Membantah

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 914
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun menindaklanjuti keluhan dugaan penahanan ijazah oleh perusahaan produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, Rabu (22/4/2026). Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakerin Arifin terpantau bersama jajaran Polsek dan pihak kecamatan mendatangi lokasi pabrik sekitar pukul 09.30 WIB. Setibanya di lokasi, […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Siapkan Enam Propemperda 2026, Dua Diantaranya Inisiatif Dewan

    DPRD Ponorogo Siapkan Enam Propemperda 2026, Dua Diantaranya Inisiatif Dewan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebagai lembaga legislasi, DPRD Ponorogo berupaya memastikan proses pembentukan Peraturan Daerah (Perda) berjalan terarah dan berkualitas. Menyongsong tahun 2026, para wakil rakyat telah menyiapkan enam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) untuk dibahas bersama Eksekutif. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan Rancangan Perda (Raperda) inisiatif DPRD Ponorogo. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi […]

    Bagikan
expand_less