Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Tinjau Kawasan Industri, Komisi D DPRD Madiun Tekankan Potensi Penyerapan Tenaga Kerja

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 187
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Komisi D DPRD Kabupaten Madiun mengunjungi pabrik sepatu di Desa Kedungrejo. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Geliat investasi di kawasan industri Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, mulai menjadi perhatian DPRD. Tak hanya mengejar masuknya investor, legislatif menekankan agar keberadaan industri benar-benar memberi dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja lokal dan kesejahteraan pekerja.

Komisi D DPRD Kabupaten Madiun bersama jajaran mitra eksekutif dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin), serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melakukan peninjauan kawasan industri di Kecamatan Pilangkenceng, Rabu (2/9/2026).

Selain memetakan kawasan yang berpotensi ditawarkan kepada calon investor, rombongan juga mengunjungi pabrik sepatu PT Sintec di Desa Kedungrejo.

Image Not Found
Komisi D DPRD Madiun meninjau kawasan industri Pilangkenceng. Foto : Tova-Sinergia

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Djoko Setijono, mengatakan peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan geliat industri di Kabupaten Madiun tidak hanya berbicara soal investasi, tetapi juga manfaat yang diterima masyarakat.

“Kami dari Komisi D melakukan peninjauan ke sejumlah kawasan industri yang ada di Kecamatan Pilangkenceng. Ini menjadi salah satu titik kawasan yang akan ditawarkan kepada calon investor,” kata Djoko.

Di PT Sintec, DPRD menyoroti jumlah tenaga kerja yang diserap perusahaan, termasuk keberadaan tenaga kerja asing (TKA). Berdasarkan hasil monitoring, terdapat hampir 1.700 pekerja yang berasal dari Kabupaten Madiun dan daerah sekitar. Sementara itu, jumlah TKA yang bekerja di perusahaan tersebut mencapai sekitar 47 orang. 

“Kami juga meninjau tenaga kerja asing yang berada di kawasan pabrik tersebut. Jumlahnya sekitar 47 orang lebih dan setiap bulan dilaporkan kepada Dinas Tenaga Kerja maupun Dinas Penanaman Modal,” ujarnya.

Anggota Komisi D juga Memonitoring proses produksi sekaligus berdialog dengan pihak perusahaan dan pekerja. Dari peninjauan tersebut, jajaran legislatif menyebut hak-hak dasar pekerja telah diberikan perusahaan, mulai dari gaji, jam kerja, hingga kepesertaan BPJS dan jaminan sosial lainnya.

Image Not Found
DPRD Madiun memantau kondisi pekerja di PT Sintec. Foto : Tova-Sinergia

“Alhamdulillah, hak-hak karyawan di sana sudah terpenuhi, mulai dari gaji, jam kerja, BPJS, dan lain-lain,” kata Djoko.

Menurutnya, keberadaan PT Sintec memiliki potensi besar bagi perekonomian Kabupaten Madiun. Perusahaan tersebut merupakan industri sepatu yang produksinya ditujukan untuk pasar ekspor dan memiliki merek yang dikenal di dalam maupun luar negeri.

Namun, DPRD menilai pertumbuhan industri harus dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia lokal. Karena itu, Pemkab Madiun didorong memberikan pendampingan kepada masyarakat yang akan menjadi calon pekerja industri.

Salah satunya melalui program pelatihan sebelum calon pekerja masuk ke perusahaan.

Pemkab Madiun bahkan telah menyiapkan anggaran sekitar Rp500 juta untuk mendukung pelatihan calon tenaga kerja melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian.

“Calon karyawan akan diberikan pembekalan sebelum mereka siap bekerja di PT Sintech melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Madiun,” jelasnya.

Djoko berharap anggaran pelatihan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga masyarakat Kabupaten Madiun tidak hanya menjadi penonton ketika kawasan industri berkembang. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayo…Jangan Lewatkan Festival Kampung Pecinan Madiun

    Ayo…Jangan Lewatkan Festival Kampung Pecinan Madiun

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Festival Kampung Pecinan Madiun resmi dibuka Minggu (26/1/2025) di kawasan Kampung Pecinan Jalan Barito Kota Madiun. Pembukaan festival ini dihadiri oleh Pj. Walikota Madiun, Eddy Supriyanto dan Wali Kota Madiun terpilih, Maidi serta dibanjiri masyarakat. Festival Kampung Pecinan Madiun 2025 menghadirkan berbagai acara menarik, mulai dari pertunjukan seni barongsai, lapak […]

    Bagikan
  • Jembatan Merah Putih Presisi Rampung, Akses Warga Kembali Normal

    Jembatan Merah Putih Presisi Rampung, Akses Warga Kembali Normal

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Akses penghubung antar kecamatan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, akhirnya kembali normal setelah rampungnya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi. Jembatan yang berada di Desa Wagir lor, Kecamatan Ngebel ini kini sudah dapat digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari. Jembatan tersebut merupakan bagian dari program Jembatan Merah Putih Presisi yang diinisiasi Polres Ponorogo bersama […]

    Bagikan
  • Ramah Lingkungan, Polsek Ponorogo Bagikan Daging Kurban Pakai Takir Daun Pisang

    Ramah Lingkungan, Polsek Ponorogo Bagikan Daging Kurban Pakai Takir Daun Pisang

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ada cara unik yang dilakukan Polsek Kota Ponorogo dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 H. Berbeda dari kebiasaan umum yang menggunakan kantong plastik, kali ini para anggota kepolisian membagikan daging kurban kepada warga menggunakan takir tradisional dari daun pisang. Takir ini dibuat langsung oleh para anggota Polsek dari daun […]

    Bagikan
  • Penutup Drainase Banyak Dicuri, Pemkab Magetan Geram dan Tempuh Langkah Hukum

    Penutup Drainase Banyak Dicuri, Pemkab Magetan Geram dan Tempuh Langkah Hukum

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian besi penutup drainase di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Magetan menjelang Hari Raya Idulfitri memicu keprihatinan pemerintah daerah. Selain merugikan keuangan daerah, hilangnya fasilitas umum tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Besi penutup drainase yang hilang merupakan bagian dari infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan […]

    Bagikan
  • Ayah Korban Penganiayaan Takut Melapor, Ini Kata Praktisi Hukum

    Ayah Korban Penganiayaan Takut Melapor, Ini Kata Praktisi Hukum

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus penganiayaan terhadap BA (14), pelajar SMP di Magetan, memasuki fase baru. Hal itu setelah muncul kabar bahwa ayah korban, Sutrisno (40), merasa takut untuk membuat laporan resmi ke polisi. Padahal, video penganiayaan yang dialami anaknya telah beredar luas di media sosial dan memicu gelombang kemarahan warganet. Korban dipukuli, diikat, hingga […]

    Bagikan
  • Pasca Asesmen KPK, Bupati Sugiri : Kesalahan Itu Kaca Benggala

    Pasca Asesmen KPK, Bupati Sugiri : Kesalahan Itu Kaca Benggala

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menegaskan komitmennya menindaklanjuti hasil asesmen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembenahan tata kelola pemerintahan daerah. Hal itu disampaikan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko seusai menghadiri undangan KPK dalam kegiatan pembinaan pengelolaan APBD tahun 2024–2026. “Seluruh Jawa Timur diundang, kita nomor 23,” ujar Sugiri. Ia menilai, evaluasi KPK merupakan bentuk […]

    Bagikan
expand_less