Berita Terkini
Trending Tags

Kejar Target Nasional, Disdukcapil Magetan Jemput Bola Rekam KTP-el ke Sekolah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 47
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disdukcapil Magetan jemput bola rekam KTP-el ke sekolah. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan terus mengejar target perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dengan menyasar pelajar yang memasuki usia wajib memiliki identitas kependudukan.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui layanan jemput bola perekaman KTP-el ke sejumlah SMA, SMK, dan sekolah luar biasa (SLB) di seluruh wilayah Kabupaten Magetan. Program tersebut menyasar siswa berusia 16 tahun enam bulan hingga 17 tahun yang belum melakukan perekaman.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Magetan, Noor Endah Fillaili, mengatakan layanan jemput bola ke sekolah merupakan agenda rutin tahunan yang kembali dilaksanakan pada 2026.

“Untuk kegiatan jemput bola ini sebenarnya merupakan jadwal rutin tahunan. Pada 2026, ada sekitar 52 sekolah yang menjadi sasaran perekaman KTP-el,” kata Noor.

Kegiatan tersebut telah dimulai sejak 21 Juli 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 2 Oktober 2026. Dari puluhan sekolah yang menjadi sasaran, sebanyak 10 SLB turut diprioritaskan dalam pelayanan.

Menurut Noor, pemilihan sekolah sebagai lokasi perekaman bukan tanpa alasan. Pelajar merupakan kelompok pemula yang memasuki usia produktif dan akan segera membutuhkan dokumen kependudukan untuk berbagai keperluan.

Bagi pelajar yang telah berusia 17 tahun, KTP-el dapat langsung dicetak setelah proses perekaman. Sementara itu, siswa yang melakukan perekaman saat berusia 16 tahun enam bulan belum langsung menerima KTP-el. Dokumen tersebut akan dicetak ketika yang bersangkutan telah genap berusia 17 tahun.

Image Not Found
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Magetan, Noor Endah Fillaili. Foto : Kus-Sinergia

“Yang kami sasar utamanya anak usia 16 tahun enam bulan dan 17 tahun. Kalau sudah 17 tahun langsung kita cetak dan kita kirimkan ke sekolah,” jelasnya.

Keberadaan KTP-el dinilai penting bagi kelompok usia tersebut karena menjadi salah satu dokumen dasar untuk mengakses berbagai layanan dan kebutuhan administrasi ketika memasuki usia produktif. Di antaranya untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM), keperluan kepemiluan, maupun berbagai pelayanan publik lainnya.

Noor menyebut, strategi jemput bola ke sekolah juga menjadi langkah untuk memastikan perekaman pemula dilakukan secara lebih seragam dan tidak menunggu pelajar datang sendiri ke kantor pelayanan.

“Lebih ditekankan pada perekaman pemula karena pasti dibutuhkan. Untuk usia produktif, peruntukannya banyak sekali, termasuk untuk pembuatan SIM, pemilu, dan sebagainya,” ujarnya.

Upaya tersebut turut menopang capaian perekaman KTP-el di Kabupaten Magetan. Berdasarkan data Disdukcapil, capaian perekaman saat ini telah mencapai sekitar 99,7 persen, melampaui target nasional sebesar 99 persen.

Meski capaian tersebut telah melewati target nasional, Disdukcapil tetap berupaya menyelesaikan perekaman bagi warga yang masih tersisa, khususnya kelompok pemula.

Selain layanan jemput bola ke sekolah, Disdukcapil Magetan tetap menjalankan berbagai pelayanan administrasi kependudukan melalui sejumlah kanal. Pelayanan tatap muka saat ini difokuskan di Mal Pelayanan Publik (MPP), sementara sebagian layanan lainnya tetap dilaksanakan melalui kantor Disdukcapil.

Pelayanan juga diperluas hingga tingkat kecamatan dan desa. Pemerintah desa turut membantu proses verifikasi maupun persetujuan dalam layanan administrasi kependudukan.

Namun, pelaksanaan jemput bola ke sekolah bukan tanpa kendala. Salah satu persoalan yang ditemui adalah penyampaian informasi kepada siswa yang terkadang tidak berjalan maksimal.

Disdukcapil telah berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai jadwal pelayanan. Namun, informasi tersebut terkadang tidak sampai secara optimal kepada siswa sehingga jumlah pelajar yang mengikuti perekaman di hari pelayanan lebih sedikit dari yang diharapkan.

Selain persoalan komunikasi, sebagian siswa juga belum siap mengikuti perekaman ketika petugas datang. Ada pelajar yang memilih tidak mengikuti layanan karena belum mempersiapkan pakaian maupun penampilan.

“Kadang informasi sudah disampaikan, tetapi berhenti di kepala sekolah sehingga tidak tersampaikan ke siswa. Akibatnya, siswa yang ikut perekaman sedikit,” ungkap Noor.

Kendala teknis juga masih mungkin terjadi, terutama apabila terdapat pemeliharaan atau maintenance sistem dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut dapat membuat proses perekaman harus menunggu hingga sistem kembali normal.

Meski demikian, Noor memastikan secara umum pelaksanaan jemput bola perekaman KTP-el ke sekolah berjalan lancar. Disdukcapil terus melakukan koordinasi dengan pihak sekolah agar semakin banyak pelajar yang memanfaatkan layanan tersebut.

Dengan capaian perekaman yang telah mencapai 99,7 persen, layanan jemput bola diharapkan mampu menyelesaikan sisa target sekaligus memastikan pelajar yang memasuki usia wajib KTP tidak tertinggal dalam kepemilikan dokumen identitas kependudukan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi I DPR RI Kunjungi Korem 081/DSJ, Bahas Penguatan Tugas Kewilayahan

    Komisi I DPR RI Kunjungi Korem 081/DSJ, Bahas Penguatan Tugas Kewilayahan

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Komisi I DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Markas Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ), Jalan Pahlawan Nomor 50, Kota Madiun, Jumat (12/6/2026). Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Halim Iskandar, dan diterima langsung oleh Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto beserta jajaran. Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari agenda pengawasan […]

    Bagikan
  • 3 Nama Calon Sekda Kabupaten Madiun Tunggu Rekomendasi BKN

    3 Nama Calon Sekda Kabupaten Madiun Tunggu Rekomendasi BKN

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 592
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Proses seleksi terbuka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun kini memasuki tahap pengusulan rekomendasi tiga besar ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tahapan ini menjadi krusial karena sesuai regulasi terbaru, penetapan tiga besar calon Sekda harus mendapatkan persetujuan dari BKN sebelum diajukan kepada Bupati Madiun untuk dipilih satu nama dan dilantik sebagai […]

    Bagikan
  • Perubahan KUA-PPAS 2025 Magetan Diteken, Dinilai Minim Pembahasan dan Terburu-buru

    Perubahan KUA-PPAS 2025 Magetan Diteken, Dinilai Minim Pembahasan dan Terburu-buru

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2025 akhirnya disahkan dalam rapat paripurna DPRD Magetan, Kamis (18/09/2025). Penandatanganan dilakukan bersama oleh Bupati Hj. Nanik Endang Rusminiarti dan pimpinan dewan. Namun, di balik pengesahan itu muncul kritik. Proses pembahasan dinilai terlalu cepat dan minim uji publik. Bahkan, […]

    Bagikan
  • Wagub Emil Dardak : Jangan Pernah Mau Ada Iuran di SMA/SMK

    Wagub Emil Dardak : Jangan Pernah Mau Ada Iuran di SMA/SMK

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Persoalan penarikan iuran oleh SMA Negeri 2 Mejayan kepada orang tua/walimurid mendapatkan tanggapan dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Dalam unggahan di akun Instagram @emildardak pada Rabu (04/06/2025), ditegaskan agar jangan pernah mau jika ada yang memaksakan iuran di SMA/SMK di Jawa Timur. Pemprov Jatim menegaskan jika tidak […]

    Bagikan
  • Bus Gunung Harta Terbakar di Tol Madiun-Nganjuk, 30 Penumpang Selamat

    Bus Gunung Harta Terbakar di Tol Madiun-Nganjuk, 30 Penumpang Selamat

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebuah bus tingkat milik PO Gunung Harta jurusan Jakarta–Jember ludes terbakar di KM 631 ruas Tol Madiun–Surabaya, tepatnya di wilayah Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Sabtu (1/8/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, meski seluruh badan bus hangus dilalap api. Bus Volvo bernomor polisi […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Siap Fasilitasi Cabor Kembangkan Potensi Atlit

    Pemkot Madiun Siap Fasilitasi Cabor Kembangkan Potensi Atlit

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah berupaya meningkatkan potensi para atlit dari berbagai cabang olahraga (Cabor) di Kota Madiun. Berkaca pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 lalu, Kota Madiun menempati peringkat 24 dari 38 kota/kabupaten di Jawa Timur. Perolehan medali tercatat 9 emas, 18 perak dan 30 perunggu. Kedepan, potensi-potensi […]

    Bagikan
expand_less