Jumat, 23 Okt 2026
Trending Tags

Pemuda Magetan Ciptakan Jet Car Bergaya Lamborghini, Tembus Pasar Wisata Air hingga Bali

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • visibility 185
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jet Car diuji coba di Telaga Sarangan sebelum dikirim. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kreativitas pemuda Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mulai menunjukkan tajinya di industri wisata air. Berawal dari kebutuhan wahana speedboat di kawasan Telaga Sarangan, sejumlah pemuda di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, kini mampu mengembangkan produk sendiri hingga menciptakan Jet Car, speedboat yang dimodifikasi dengan desain menyerupai mobil sport dan dapat melaju di atas permukaan air.

Inovasi tersebut menjadi salah satu bukti bahwa potensi lokal tidak selalu harus bergantung pada produk dari luar daerah. Dengan memanfaatkan keterampilan yang mereka bangun sejak sekitar 2009, para pemuda Magetan tersebut kini tidak hanya memproduksi dan memperbaiki speedboat, tetapi juga mengembangkan desain baru sesuai kebutuhan destinasi wisata.

Founder & Market Promotion Tiniga Samudera Mandiri, Rudi Haryanto, mengatakan gagasan awal membuat speedboat sendiri muncul ketika pengelola wahana di Telaga Sarangan membutuhkan pengembangan unit baru. Saat itu, mereka melihat peluang untuk memproduksi sendiri kapal yang sebelumnya harus didatangkan dari luar daerah.

“Melihat potensi teman-teman, ada hal yang bisa dimunculkan daripada beli dari luar kota, apakah kita bisa bikin sendiri. Muncul idenya seperti itu,” kata Rudi.

Mereka kemudian membuat cetakan atau molding serta merancang spesifikasi dan bentuk speedboat baru. Produk tersebut ternyata mendapat respons positif dari pengguna wahana air di Sarangan.

Dari sinilah usaha tersebut berkembang. Produk yang semula dibuat untuk memenuhi kebutuhan lokal kemudian mulai dipasarkan ke berbagai daerah. Bahkan, mereka sempat menjalin kerja sama dengan Jasa Tirta I untuk pengembangan wahana air di sejumlah bendungan di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Setelah bertahun-tahun mengembangkan speedboat, inovasi terbaru yang mereka hasilkan adalah Jet Car. Produk ini memiliki bentuk menyerupai mobil sport, khususnya terinspirasi dari desain Lamborghini, tetapi dirancang untuk beroperasi di atas air.

Jet Car tersebut tetap menggunakan mesin tempel berkekuatan sekitar 40 horsepower. Selain mengutamakan tampilan, produsen juga melakukan pengembangan pada bagian akselerasi dan sejumlah komponen agar sesuai dengan kebutuhan penggunaan di wahana wisata air.

Image Not Found
Produk Jet Car karya Rudi menembus pasar Bali. Foto : Kus-Sinergia

“Konsepnya sport, lebih dekat dengan Lamborghini, tetapi bisa digunakan di air. Tetap memakai engine tempel 40 HP, kemudian akselerasi dan sebagainya kami coba replika yang lebih bagus,” ujar Rudi.

Sebelum dikirim kepada pemesan, Jet Car tersebut terlebih dahulu menjalani uji coba di Telaga Sarangan. Uji coba itu bahkan sempat menarik perhatian masyarakat dan beredar di media sosial. Namun, Rudi menegaskan Jet Car tersebut bukan untuk menggantikan seluruh wahana speedboat di Sarangan. Unit itu merupakan pesanan untuk destinasi wisata di daerah lain.

Setelah melalui tahap uji coba, salah satu unit kemudian dikirim ke Pantai Mutiara, Trenggalek. Pesanan lainnya juga telah dikirim ke Bali dan sejumlah daerah lain masih dalam tahap pembicaraan maupun pengerjaan.

Meski baru mulai dikembangkan secara serius pada 2026, permintaan terhadap Jet Car disebut cukup tinggi. Hingga kini, sedikitnya lebih dari lima unit telah dibuat dan dikirim ke sejumlah daerah.

Selain Trenggalek dan Bali, produk tersebut juga telah mendapat permintaan dari Bogor. Jepara menjadi salah satu tujuan pengembangan pasar berikutnya. Bahkan, terdapat pembicaraan untuk pengembangan wahana air di Sumenep serta sejumlah bendungan di Jawa Timur.

“Kalau Jet Car selama ini sudah lebih dari lima unit sementara,” kata Rudi.

Untuk satu unit Jet Car, harga yang ditawarkan bisa mencapai ratusan juta rupiah, tergantung spesifikasi dan permintaan pelanggan. Sementara itu, harga speedboat konvensional berbeda-beda berdasarkan ukuran serta mesin yang digunakan. Produk speedboat karya mereka selama ini telah menjangkau berbagai daerah, mulai dari Bogor, Bali, Trenggalek, Jepara hingga Raja Ampat dan Papua.

Di balik produksi tersebut terdapat tujuh pekerja yang seluruhnya merupakan warga asli Magetan. Mereka menangani berbagai tahapan pengerjaan, mulai dari pembuatan unit baru hingga perbaikan dan servis speedboat.

Bahan utama yang digunakan adalah fiberglass. Namun, sejumlah komponen disesuaikan dengan kebutuhan dan spesifikasi pemesan, terutama karena produk tersebut digunakan sebagai sarana transportasi maupun wahana rekreasi di atas air.

Proses pengerjaan satu unit membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga minggu. Lama pengerjaan bergantung pada tingkat kerumitan desain, proses pewarnaan, serta spesifikasi yang diminta pelanggan. Faktor cuaca juga dapat memengaruhi proses produksi.

Rudi mengatakan pengembangan Jet Car tidak berhenti pada bentuk yang sudah ada. Timnya masih melakukan riset untuk menghasilkan desain maupun konsep baru yang dapat disesuaikan dengan karakter masing-masing destinasi wisata.

Menurut dia, riset dan pengembangan Jet Car telah dilakukan selama sekitar satu tahun. Ke depan, bentuk baru sangat mungkin dibuat apabila ada permintaan dari pengelola destinasi wisata.

“Kami berharap ini menjadi salah satu ikon untuk beberapa tempat wisata lain yang mungkin akan menjadi pembeda,” ujarnya.

Inovasi tersebut sekaligus membuka peluang bagi pengembangan industri kreatif berbasis teknologi dan keterampilan lokal di Magetan. Dari sebuah kebutuhan sederhana di Telaga Sarangan, produk buatan tangan pemuda daerah kini mulai bergerak menembus pasar wisata air di berbagai wilayah Indonesia.

Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan destinasi wisata tidak hanya dapat dilakukan melalui pembangunan kawasan dan fasilitas, tetapi juga dengan mendorong masyarakat lokal menjadi produsen, inovator, sekaligus pelaku usaha yang mampu menciptakan produk wisata bernilai ekonomi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danrem 081/DSJ Tinjau Rencana Pemasangan 3 Titik Jembatan Armco di Blitar

    Danrem 081/DSJ Tinjau Rencana Pemasangan 3 Titik Jembatan Armco di Blitar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Upaya meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas masyarakat di wilayah pedesaan terus dilakukan. Komandan Korem (Danrem) 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, meninjau langsung tiga lokasi yang direncanakan menjadi titik pemasangan Jembatan Armco di Kabupaten Blitar, Selasa (11/3/2026). Tiga lokasi tersebut berada di Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben; Desa Kedungbunder, Kecamatan Sutojayan; serta […]

    Bagikan
  • Tercatat di PBB, Kota Madiun Raih Terbaik I Indonesia’s SDGs Action Awards 2025

    Tercatat di PBB, Kota Madiun Raih Terbaik I Indonesia’s SDGs Action Awards 2025

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih Kota Madiun di kancah nasional hingga internasional. Kota Pendekar resmi dinobatkan sebagai Terbaik I Indonesia’s SDGs Action Awards 2025 untuk kategori pemerintah kota. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di kantor Bappenas, Rabu (19/11/2025). Lebih istimewa lagi, capaian ini akan dibukukan […]

    Bagikan
  • Dor!, Pelaku Curanmor Dilumpuhkan Timah Panas

    Dor!, Pelaku Curanmor Dilumpuhkan Timah Panas

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di Jalan Astrokoro, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, berakhir dengan pelumpuhan tersangka oleh petugas kepolisian. Pelaku bernama Nanak bin Amir (34), warga Musirawas, Sumatra Utara, ditembak tim Reskrim Polres Ponorogo saat berusaha melawan ketika hendak ditangkap, Jumat (01/08/2025). Aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV. Setelah […]

    Bagikan
  • Drama di Ruang Kelas! Jari Siswa SD Terjebak di Meja, Damkar Jadi Penyelamat

    Drama di Ruang Kelas! Jari Siswa SD Terjebak di Meja, Damkar Jadi Penyelamat

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Seorang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bangunsari 03, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, mengalami insiden jari tangan terjepit di lubang meja belajar saat jam pelajaran berlangsung Kamis (23/7/2026) pagi. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun diterjunkan untuk melakukan evakuasi hingga jari korban berhasil dilepaskan tanpa kendala. Peristiwa tersebut menimpa Ahmad Aryan Izzul […]

    Bagikan
  • Masjid Al Basyariyah Madiun Ramai Didatangi Jamaah di Penghujung Ramadan

    Masjid Al Basyariyah Madiun Ramai Didatangi Jamaah di Penghujung Ramadan

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Setiap penghujung bulan Ramadan, ribuan umat Islam dari berbagai daerah menyempatkan berkunjung ke Masjid Al Basyariyah, Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Kamis dinihari (27/3/2025).   Ribuan jamaah datang untuk menunaikan Sholat Lail dalam suasana hening dan penuh kekhusyukan. Begitu imam bersiap memulai ibadah, seluruh lampu di area masjid dipadamkan, menciptakan […]

    Bagikan
  • Halalbihalal KBIHU Jabal Rahmah, Pererat Silaturahmi dan Matangkan Persiapan Calon Jemaah Haji 2026

    Halalbihalal KBIHU Jabal Rahmah, Pererat Silaturahmi dan Matangkan Persiapan Calon Jemaah Haji 2026

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan halalbihalal KBIHU Jabal Rahmah Kota Madiun pada Minggu (6/4/2026). Kegiatan ini dihadiri ratusan alumni jemaah haji dari berbagai angkatan. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga momentum memantapkan persiapan bagi calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun 2026. Sekitar 600 jamaah hadir […]

    Bagikan
expand_less