Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Pemuda Magetan Ciptakan Jet Car Bergaya Lamborghini, Tembus Pasar Wisata Air hingga Bali

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jet Car diuji coba di Telaga Sarangan sebelum dikirim. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kreativitas pemuda Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mulai menunjukkan tajinya di industri wisata air. Berawal dari kebutuhan wahana speedboat di kawasan Telaga Sarangan, sejumlah pemuda di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, kini mampu mengembangkan produk sendiri hingga menciptakan Jet Car, speedboat yang dimodifikasi dengan desain menyerupai mobil sport dan dapat melaju di atas permukaan air.

Inovasi tersebut menjadi salah satu bukti bahwa potensi lokal tidak selalu harus bergantung pada produk dari luar daerah. Dengan memanfaatkan keterampilan yang mereka bangun sejak sekitar 2009, para pemuda Magetan tersebut kini tidak hanya memproduksi dan memperbaiki speedboat, tetapi juga mengembangkan desain baru sesuai kebutuhan destinasi wisata.

Founder & Market Promotion Tiniga Samudera Mandiri, Rudi Haryanto, mengatakan gagasan awal membuat speedboat sendiri muncul ketika pengelola wahana di Telaga Sarangan membutuhkan pengembangan unit baru. Saat itu, mereka melihat peluang untuk memproduksi sendiri kapal yang sebelumnya harus didatangkan dari luar daerah.

“Melihat potensi teman-teman, ada hal yang bisa dimunculkan daripada beli dari luar kota, apakah kita bisa bikin sendiri. Muncul idenya seperti itu,” kata Rudi.

Mereka kemudian membuat cetakan atau molding serta merancang spesifikasi dan bentuk speedboat baru. Produk tersebut ternyata mendapat respons positif dari pengguna wahana air di Sarangan.

Dari sinilah usaha tersebut berkembang. Produk yang semula dibuat untuk memenuhi kebutuhan lokal kemudian mulai dipasarkan ke berbagai daerah. Bahkan, mereka sempat menjalin kerja sama dengan Jasa Tirta I untuk pengembangan wahana air di sejumlah bendungan di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Setelah bertahun-tahun mengembangkan speedboat, inovasi terbaru yang mereka hasilkan adalah Jet Car. Produk ini memiliki bentuk menyerupai mobil sport, khususnya terinspirasi dari desain Lamborghini, tetapi dirancang untuk beroperasi di atas air.

Jet Car tersebut tetap menggunakan mesin tempel berkekuatan sekitar 40 horsepower. Selain mengutamakan tampilan, produsen juga melakukan pengembangan pada bagian akselerasi dan sejumlah komponen agar sesuai dengan kebutuhan penggunaan di wahana wisata air.

Image Not Found
Produk Jet Car karya Rudi menembus pasar Bali. Foto : Kus-Sinergia

“Konsepnya sport, lebih dekat dengan Lamborghini, tetapi bisa digunakan di air. Tetap memakai engine tempel 40 HP, kemudian akselerasi dan sebagainya kami coba replika yang lebih bagus,” ujar Rudi.

Sebelum dikirim kepada pemesan, Jet Car tersebut terlebih dahulu menjalani uji coba di Telaga Sarangan. Uji coba itu bahkan sempat menarik perhatian masyarakat dan beredar di media sosial. Namun, Rudi menegaskan Jet Car tersebut bukan untuk menggantikan seluruh wahana speedboat di Sarangan. Unit itu merupakan pesanan untuk destinasi wisata di daerah lain.

Setelah melalui tahap uji coba, salah satu unit kemudian dikirim ke Pantai Mutiara, Trenggalek. Pesanan lainnya juga telah dikirim ke Bali dan sejumlah daerah lain masih dalam tahap pembicaraan maupun pengerjaan.

Meski baru mulai dikembangkan secara serius pada 2026, permintaan terhadap Jet Car disebut cukup tinggi. Hingga kini, sedikitnya lebih dari lima unit telah dibuat dan dikirim ke sejumlah daerah.

Selain Trenggalek dan Bali, produk tersebut juga telah mendapat permintaan dari Bogor. Jepara menjadi salah satu tujuan pengembangan pasar berikutnya. Bahkan, terdapat pembicaraan untuk pengembangan wahana air di Sumenep serta sejumlah bendungan di Jawa Timur.

“Kalau Jet Car selama ini sudah lebih dari lima unit sementara,” kata Rudi.

Untuk satu unit Jet Car, harga yang ditawarkan bisa mencapai ratusan juta rupiah, tergantung spesifikasi dan permintaan pelanggan. Sementara itu, harga speedboat konvensional berbeda-beda berdasarkan ukuran serta mesin yang digunakan. Produk speedboat karya mereka selama ini telah menjangkau berbagai daerah, mulai dari Bogor, Bali, Trenggalek, Jepara hingga Raja Ampat dan Papua.

Di balik produksi tersebut terdapat tujuh pekerja yang seluruhnya merupakan warga asli Magetan. Mereka menangani berbagai tahapan pengerjaan, mulai dari pembuatan unit baru hingga perbaikan dan servis speedboat.

Bahan utama yang digunakan adalah fiberglass. Namun, sejumlah komponen disesuaikan dengan kebutuhan dan spesifikasi pemesan, terutama karena produk tersebut digunakan sebagai sarana transportasi maupun wahana rekreasi di atas air.

Proses pengerjaan satu unit membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga minggu. Lama pengerjaan bergantung pada tingkat kerumitan desain, proses pewarnaan, serta spesifikasi yang diminta pelanggan. Faktor cuaca juga dapat memengaruhi proses produksi.

Rudi mengatakan pengembangan Jet Car tidak berhenti pada bentuk yang sudah ada. Timnya masih melakukan riset untuk menghasilkan desain maupun konsep baru yang dapat disesuaikan dengan karakter masing-masing destinasi wisata.

Menurut dia, riset dan pengembangan Jet Car telah dilakukan selama sekitar satu tahun. Ke depan, bentuk baru sangat mungkin dibuat apabila ada permintaan dari pengelola destinasi wisata.

“Kami berharap ini menjadi salah satu ikon untuk beberapa tempat wisata lain yang mungkin akan menjadi pembeda,” ujarnya.

Inovasi tersebut sekaligus membuka peluang bagi pengembangan industri kreatif berbasis teknologi dan keterampilan lokal di Magetan. Dari sebuah kebutuhan sederhana di Telaga Sarangan, produk buatan tangan pemuda daerah kini mulai bergerak menembus pasar wisata air di berbagai wilayah Indonesia.

Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan destinasi wisata tidak hanya dapat dilakukan melalui pembangunan kawasan dan fasilitas, tetapi juga dengan mendorong masyarakat lokal menjadi produsen, inovator, sekaligus pelaku usaha yang mampu menciptakan produk wisata bernilai ekonomi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stasiun Madiun Diserbu Barongsai, Kejutkan Pelanggan KA dan Banjir Angpao photo_camera 3

    Stasiun Madiun Diserbu Barongsai, Kejutkan Pelanggan KA dan Banjir Angpao

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana di Stasiun Madiun nampak berbeda pada perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili pada Selasa (17/02/2026). Sebanyak 10 barongsai dan liong menyerbu Stasiun Madiun dan menyapa para pelanggan KA. Tidak hanya di ruang tunggu, namun barongsai ini pun juga menyapa penumpang di peron stasiun maupun di dalam kereta yang transit […]

    Bagikan
  • Dugaan Terkait OTT KPK, Anggota DPRD Ali Masngudi Berlari Dikejar Awak Media

    Dugaan Terkait OTT KPK, Anggota DPRD Ali Masngudi Berlari Dikejar Awak Media

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Masih seputar KPK. Kali ini anggota DPRD Kabupaten Madiun, Ali Masngudi bungkam dan bergegas lari dari kejaran awak media saat dikonfirmasi soal keterlibatan dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wali Kota Madiun. Ali Masngudi merupakan salah satu unsur pimpinan DPRD Kabupaten Madiun, terlihat sedang mengikuti rapat paripurna Kamis (29/01/2026) di […]

    Bagikan
  • Kebut Capaian Kinerja, Puskesmas Dagangan Gencarkan Program Pelita ASI Untuk Tekan Angka Stunting

    Kebut Capaian Kinerja, Puskesmas Dagangan Gencarkan Program Pelita ASI Untuk Tekan Angka Stunting

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Puskesmas Dagangan mencatat capaian signifikan dalam pelayanan kesehatan semester pertama 2025 sekaligus meluncurkan program inovasi untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Dalam rapat lintas sektor yang dihadiri Muspika, kepala desa, PKK Kecamatan, dan Desa, Kepala Puskesmas Dagangan dr. Yanti Umi Anggraeni melaporkan bahwa program Cek Kesehatan […]

    Bagikan
  • Tim Gabungan Temukan Kafe, Laundry Hingga Peternakan Pakai LPG Subsidi

    Tim Gabungan Temukan Kafe, Laundry Hingga Peternakan Pakai LPG Subsidi

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop UM) Kabupaten Madiun bersama Pertamina Jatimbalinus Wilayah Madiun dan Hiswana Migas menggelar inspeksi mendadak terhadap pelaku usaha pengguna LPG di wilayah Balerejo dan Mejayan, Selasa (12/08/2025). Hasilnya, sejumlah pengusaha kategori hotel, restoran, kafe (Horeka), peternakan, dan usaha laundry masih kedapatan menggunakan tabung LPG […]

    Bagikan
  • Terjaring OTT, Ruang Kerja Bupati Hingga Sekda Ponorogo Disegel KPK

    Terjaring OTT, Ruang Kerja Bupati Hingga Sekda Ponorogo Disegel KPK

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel tiga ruangan di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Pramono. Pantauan Sinergia di lapangan, penyegelan dilakukan di Gedung Pemerintahan lantai 8 Graha Krida Praja, yang merupakan salah satu pusat aktivitas […]

    Bagikan
  • Specta Night Kota Madiun Sedot Animo Ribuan Masyarakat, Pemkot Siapkan Evaluasi

    Specta Night Kota Madiun Sedot Animo Ribuan Masyarakat, Pemkot Siapkan Evaluasi

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun kembali dipadati masyarakat pada Sabtu malam (19/9/2026). Gelaran Specta Night yang dikemas dalam kegiatan Car Free Night (CFN) tersebut menghadirkan beragam hiburan dan kreativitas komunitas. Deretan mobil modifikasi yang berjajar di sisi timur PSC menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung. Sementara itu, […]

    Bagikan
expand_less