Berita Terkini
Trending Tags

Tabebuya Kian Mempercantik Kota Madiun, Pemkot Perbanyak Penanaman Baru

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 38
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tabebuya mempercantik sejumlah ruas jalan Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terus memperluas program penghijauan dengan menambah penanaman pohon tabebuya di sejumlah ruas jalan dan ruang terbuka hijau (RTH). Salah satu lokasi yang menjadi sasaran penanaman berikutnya adalah Jalan Ahmad Yani.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum, RTH, PJU, dan Pemakaman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun, Andi Anto, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan inventarisasi titik-titik yang dapat ditanami tabebuya. Selain penanaman baru, Disperkim juga melakukan penyulaman pada tanaman yang mati atau area yang masih kosong.

“Rencananya di Jalan Ahmad Yani. Kemudian penyulaman di RTH, termasuk di kawasan Kampung Jepang, juga akan ditanami tabebuya,” ujar Andi Anto, Senin (15/9/2026).

Hingga saat ini, Pemkot Madiun telah menanam sekitar 2.500 pohon tabebuya di berbagai lokasi. Jumlah tersebut akan terus ditambah seiring program penghijauan dan peremajaan tanaman di sejumlah ruas jalan.

Menurut Andi Anto, tabebuya dipilih tidak hanya karena memiliki nilai estetika, tetapi juga fungsi ekologis. Tajuk pohon yang lebar dapat menjadi peneduh, sementara bunganya yang mekar sekitar dua kali dalam setahun mampu mempercantik wajah kota.

Selain itu, biaya pengadaan tanaman tabebuya relatif terjangkau, mudah dikembangbiakkan, dan tidak memerlukan perawatan yang rumit.

Image Not Found
Pemkot Madiun telah menanam sekitar 2.500 tabebuya. Foto : Kris-Sinergia

“Yang penting penyiraman dilakukan secara rutin. Pertumbuhannya juga cukup mudah,” jelasnya.

Terkait rencana penanaman di Jalan Ahmad Yani, jumlah pohon yang akan ditanam masih menunggu hasil pendataan titik tanam. Namun, Disperkim memastikan ketersediaan bibit di lokasi pembibitan masih mencukupi.

Pemkot Madiun juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengusulkan penanaman tabebuya di fasilitas umum lingkungan. Usulan dapat diajukan selama lokasi berada di area publik dan memenuhi syarat sebagai titik penghijauan.

“Kalau masyarakat mempunyai fasilitas umum di lingkungan, bisa mengusulkan penanaman tabebuya. Yang penting berada di fasilitas umum,” tandas Andi Anto. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Tanggapan Mensos Gus Ipul Soal Murid dan Guru Sekolah Rakyat yang Undur Diri

    Ini Tanggapan Mensos Gus Ipul Soal Murid dan Guru Sekolah Rakyat yang Undur Diri

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Saat kunjungi Bumi Reog Ponorogo, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut pelaksanaan Sekolah Rakyat tahun ini merupakan tahap awal. Namun ia memastikan program ini tahun depan dengan perbaikan dan penyempurnaan. Terkait adanya informasi kendala perizinan lingkungan di beberapa lokasi, Gus Ipul mengatakan belum mengetahui detailnya. Namun ia memastikan bahwa seluruh proses perizinan […]

    Bagikan
  • Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Proses pendirian Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kabupaten Magetan memasuki tahap akhir. Hampir seluruh persyaratan teknis dan administrasi telah dipenuhi, tinggal menunggu terbitnya rekomendasi pelepasan status tanah dari Kementerian ATR/BPN. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, menjelaskan bahwa upaya Magetan untuk mendapatkan SR permanen telah berlangsung panjang sejak […]

    Bagikan
  • Kasus ODGJ di Ponorogo Meningkat, Faktor Ekonomi dan Stres Jadi Pemicu

    Kasus ODGJ di Ponorogo Meningkat, Faktor Ekonomi dan Stres Jadi Pemicu

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab. Ponorogo – Jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Ponorogo mengalami peningkatan pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo mencatat, jika pada 2023 jumlah penderita ODGJ berat mencapai 1.670 orang, kini jumlahnya naik menjadi 1.940 orang. Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa […]

    Bagikan
  • Menumbuhkan Rasa Kebersamaan dan Saling Berbagi di Hari Raya Idul Adha

    Menumbuhkan Rasa Kebersamaan dan Saling Berbagi di Hari Raya Idul Adha

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga Perum Pesona Griya Kencana (PGK), Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, kembali melakukan penyembelihan hewan kurban pada perayaan Idul Adha tahun ini. Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan perumahan tersebut berlangsung penuh kebersamaan dengan melibatkan warga secara gotong royong, mulai dari proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban. “Alhamdulillah, hewan kurban dari […]

    Bagikan
  • Polsek Sukorejo Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Dinas

    Polsek Sukorejo Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Dinas

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polsek Sukorejo menggelar pemeriksaan kendaraan dinas roda empat (Randis R4) yang dilaksanakan di halaman Mapolsek Sukorejo pada Selasa (15/04/202), pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh kendaraan dinas dalam kondisi prima dan siap digunakan dalam menunjang operasional kepolisian. Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukorejo, IPTU Agus Tri Cahya didampingi […]

    Bagikan
  • Belajar Otodidak, Ini Cerita Sagita Sukses Jalankan Usaha Dimsum

    Belajar Otodidak, Ini Cerita Sagita Sukses Jalankan Usaha Dimsum

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kisah inspiratif datang dari Sagita Dwi Cahyani (20), seorang mahasiswi asal Perum Mojoarum RT 38/02, Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Di usianya yang masih muda, Sagita berhasil membangun usaha kuliner berbasis dimsum. Berawal dari iseng-iseng mencoba resep dimsum di rumah, kini Sagita telah menjalani usahanya selama satu tahun. Baru satu bulan […]

    Bagikan
expand_less