Berita Terkini
Trending Tags

Satresnarkoba Polres Madiun Dalami Peran Oknum Anggota Polisi Jadi Pengedar Sabu 

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 131
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun — Citra Kepolisian Republik Indonesia kembali tercoreng setelah seorang oknum anggota Polres Madiun Kota berinisial HD ditetapkan sebagai tersangka kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu. HD tak hanya terbukti sebagai pengguna, tetapi juga berperan sebagai pengedar.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan HD telah ditahan dan saat ini menjalani proses hukum pidana di bawah penanganan Satresnarkoba Polres Madiun.

“Yang bersangkutan sudah kami periksa dan ditahan. Dari hasil pemeriksaan, tersangka tidak hanya menggunakan, tetapi juga mengedarkan narkotika,” ujar Kemas, Jumat (16/1/2026).

Pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan seorang pengguna narkoba di wilayah Kabupaten Madiun. Dari hasil pengembangan, penyidik mengarah pada HD. Saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka, polisi menyita sabu seberat 8,4 gram sebagai barang bukti.

Kemas mengungkapkan, aktivitas peredaran narkoba yang dilakukan HD bukan hal baru. Tersangka disebut telah lama menjalankan bisnis haram tersebut dengan modus sistem bon.

“Modusnya dibon terlebih dahulu tanpa pembayaran. Setelah pengguna ketagihan, baru dilakukan pemesanan ulang kepada tersangka,” jelasnya.

Terkait asal pasokan sabu, kepolisian masih melakukan pendalaman dan belum dapat mengungkapkan secara rinci karena proses penyidikan masih berjalan.

“Masih kami kembangkan. Sumbernya beragam, tetapi belum bisa kami sampaikan,” kata AKBP Kemas.

Kasus ini juga menyeret dugaan keterlibatan anggota kepolisian lainnya. Pasca penangkapan HD, Polres Madiun Kota melakukan tes urine terhadap sejumlah personel. Hasilnya, beberapa anggota dinyatakan positif mengonsumsi narkotika.

“Setelah tersangka diamankan, Polres Madiun Kota langsung melakukan pemeriksaan urine. Ada yang positif dan saat ini sedang didalami,” ungkap AKBP Kemas.

Berdasarkan hasil tes, satu perwira berinisial Iptu AG serta dua bintara Aipda DY dan Aipda DN dinyatakan positif menggunakan sabu. Namun, Kemas meminta agar detail jumlah dan proses penanganan anggota lain dikonfirmasi langsung ke Polres Madiun Kota.

Untuk perkara pidana narkotika, Kemas menegaskan penanganan sepenuhnya dilakukan oleh Polres Madiun, sementara proses kode etik dan disiplin terhadap HD dan anggota lain yang terindikasi terlibat ditangani oleh Polres Madiun Kota sesuai kewenangan. “Penegakan hukum tetap berjalan tanpa pandang bulu. Siapa pun yang terlibat akan diproses sesuai aturan,” tegasnya.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penerimaan Siswa SMP Bakal Ikuti Aturan Terbaru Kemendikdasmen

    Penerimaan Siswa SMP Bakal Ikuti Aturan Terbaru Kemendikdasmen

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang tahun ajaran baru 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengganti sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). “Perubahan ini mengikuti kebijakan menteri baru,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Mochammad Hasan, saat dikonfirmasi, Senin (28/04/2025). Hasan menjelaskan, dalam sistem SPMB, […]

    Bagikan
  • Kasus PMK di Magetan Meningkat, 30 Sapi Terpapar Sepanjang Januari

    Kasus PMK di Magetan Meningkat, 30 Sapi Terpapar Sepanjang Januari

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi di Kabupaten Magetan kembali mengalami lonjakan seiring perubahan cuaca ekstrem yang melanda wilayah setempat dalam beberapa pekan terakhir. Memasuki akhir Januari 2026, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan mencatat 30 kasus PMK yang tersebar di sejumlah desa dan kecamatan. Dari data resmi […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Hadirkan Layanan DPMPTSP Lewat BST Muneng, Akses Perizinan UMKM Kian Mudah

    Pemkab Madiun Hadirkan Layanan DPMPTSP Lewat BST Muneng, Akses Perizinan UMKM Kian Mudah

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun menghadirkan layanan Mall Pelayanan Publik (MPP) secara mobile dalam gelaran Bhakti Sosial Terpadu (BST) 2025 di Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng. Langkah ini disebut sebagai upaya mendekatkan berbagai layanan administrasi publik kepada masyarakat, terutama pelaku UMKM yang membutuhkan akses cepat ke layanan perizinan. Dalam BST ini, Dinas Penanaman Modal […]

    Bagikan
  • Sejumlah Warga Protes Lapangan Josenan Jadi Lokasi Pembangunan KKMP

    Sejumlah Warga Protes Lapangan Josenan Jadi Lokasi Pembangunan KKMP

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah warga Kelurahan Josenan menyampaikan penolakan terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di area Lapangan Josenan. Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada pihak kelurahan dalam pertemuan mediasi yang di Kantor Kelurahan Josenan pada Senin (6/4/2026). Perwakilan warga, Tri Setiawan mengatakan masyarakat tidak menolak program pemerintah, namun keberatan jika pembangunan […]

    Bagikan
  • Pelajar SMK di Magetan Ditemukan Tewas di Bengawan Madiun, Diduga Terjun dari Jembatan

    Pelajar SMK di Magetan Ditemukan Tewas di Bengawan Madiun, Diduga Terjun dari Jembatan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Seorang pelajar SMK di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjun ke Sungai Bengawan Madiun dari Jembatan Ngujur, Desa Gorang Gareng Taji, Kecamatan Nguntoronadi Kamis (23/4/2026). Korban diketahui bernama Davin Andriano Mustaqin (19), warga Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran. Peristiwa tersebut terungkap pada Rabu (22/4/2026), dan sempat mengundang perhatian […]

    Bagikan
  • Realisasi Beras SPHP Bulog Madiun di Tahun 2025 Capai 8.400 Ton

    Realisasi Beras SPHP Bulog Madiun di Tahun 2025 Capai 8.400 Ton

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulog Cabang Madiun mencatatkan realisasi beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pokok (SPHP) tahun 2025 ini sebanyak 8.400 ton. Tahun ini, Bulog Madiun ditargetkan realisasi serapan beras SPHP sekitar 10.000 ton. “Realisasi SPHP di Bulog Madiun sekitar 8.400 ton, dari target 10.000 ton. Jadi ya sudah mencapai 80 persen. Memang […]

    Bagikan
expand_less