Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Memasuki Hari Ketiga Kebakaran Lereng Lawu, Titik Api di Magetan Padam

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 148
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, memantau kondisi dari Posko Penanganan Kebakaran Hutan di Desa Ngliliran, Kecamatan Panekan. (16/9/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Memasuki hari ketiga, kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu di wilayah Magetan berhasil dikendalikan. Namun, sejumlah titik api masih muncul dan bergerak ke utara, memasuki wilayah Ngawi.

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti memantau kondisi dari Posko Penanganan Kebakaran Hutan di Desa Ngliliran, Kecamatan Panekan, Rabu (16/9/2026). Ia mengatakan, hingga siang hari api di Magetan sudah tidak terlihat, tetapi pemantauan tetap dilakukan karena lokasi berada di perbatasan kedua daerah.

“Untuk wilayah Magetan apinya sudah tidak ada lagi, tapi perlu kita terus pantau dan waspadai karena sekarang apinya berjalan ke wilayah utara, yaitu ke Ngawi,” kata Nanik.

Petugas gabungan yang diterjunkan fokus membuat ilaran atau sekat bakar untuk mencegah api kembali masuk ke Magetan. Pemkab juga telah berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur terkait opsi water bombing. Karena api di Magetan padam, dukungan tersebut diarahkan ke Ngawi.

“Kemarin juga sudah ke Pemprov, kita minta bantuan water bombing. Karena di Magetan ternyata sudah padam apinya, insyaallah nanti water bombing-nya untuk Ngawi. Tapi Ngawi dengan Magetan satu lokasi, jadi meskipun yang mendapat Ngawi, kita juga mendapatkan manfaatnya,” jelas Nanik.

Waka Administratur Lawu Ds Hermawan menyebut luas kawasan terdampak mencapai 13 hingga 15 hektare, sebagian besar berada di Ngawi. Kawasan Magetan, termasuk Petak 51A, telah bersih dari api dan asap.

Image Not Found
Titik api di wilayah Magetan sudah berhasil dipadamkan. Foto : Kus-Sinergia

“Kalau sampai siang hari ini sekitar 13 sampai 15 hektare. Termasuk sudah di kawasan hutan lindung, tapi masuk di Kabupaten Ngawi,” ujar Hermawan.

Sungai di perbatasan Magetan-Ngawi dimanfaatkan sebagai ilaran alami. Namun, titik api masih muncul di kawasan Ngawi menuju Gunung Anakan dan kembali terpantau titik api baru di Petak 66, Sidomulyo, Magetan.

Tim gabungan Perhutani, BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat melakukan pemadaman manual serta membuat ilaran selebar lima hingga enam meter. Pada Rabu, sekat bakar ditargetkan mencapai tiga hingga empat kilometer.

Pemadaman terkendala medan curam, akses terbatas, serta angin kencang yang dapat mempercepat pergerakan api. Vegetasi di kawasan atas berupa savana, ilalang kering, dan cemara juga mudah terbakar.

“Selain curam, aksesibilitas untuk jalan manusia memang jarang,” ujar Hermawan.

Pemkab Ngawi telah mengajukan water bombing kepada BPBD Jawa Timur. Namun, armada masih digunakan untuk menangani kebakaran di Gunung Buthak, Malang.

“Untuk water bombing, Kabupaten Ngawi sudah mengajukan ke BPBD Provinsi. Ini masih proses karena posisi water bombing ada di Gunung Butak Malang yang juga masih proses pemadaman,” kata Hermawan.

Hingga Rabu siang, tim terus memantau pergerakan api dan potensi penyalaan kembali. Kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dindik Tindaklanjuti 36 Siswa SMP dan 24 Siswa SD yang Belum Daftar Ulang

    Dindik Tindaklanjuti 36 Siswa SMP dan 24 Siswa SD yang Belum Daftar Ulang

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pendidikan Kota Madiun terus memantau proses daftar ulang peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026. Hingga hari ini, diketahui masih ada sejumlah siswa yang belum melakukan daftar ulang di jenjang SD dan SMP, khususnya siswa yang berdomisili di dalam Kota Madiun. Kabid Kurikulum, Pembinaan Bahasa, dan Sastra Dinas Pendidikan Kota […]

    Bagikan
  • Truk Bermuatan Cabai Tabrak Tronton di Tol Nganjuk–Caruban, Satu Orang Tewas photo_camera 2

    Truk Bermuatan Cabai Tabrak Tronton di Tol Nganjuk–Caruban, Satu Orang Tewas

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 812
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan berat terjadi di ruas Tol Nganjuk–Caruban, Jawa Timur, Selasa (3/2/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Peristiwa terjadi di KM 628 Tol Nganjuk–Caruban, tepatnya di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Kecelakaan melibatkan truk bermuatan cabai bernomor polisi N 8795 EV dan […]

    Bagikan
  • Curah Hujan Tinggi Pangkas Luas Tanam Tembakau di Magetan hingga Hampir Separuh, Dinas Genjot Pendampingan Petani

    Curah Hujan Tinggi Pangkas Luas Tanam Tembakau di Magetan hingga Hampir Separuh, Dinas Genjot Pendampingan Petani

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim tanam tembakau 2026 di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan berat. Curah hujan yang tinggi pada awal musim tanam menyebabkan banyak bibit gagal tumbuh sehingga petani harus melakukan penyulaman berulang kali. Kondisi tersebut mendorong sebagian petani beralih ke komoditas lain, mengakibatkan luas areal tanam tembakau turun drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Sub Koordinator […]

    Bagikan
  • Gudang Plastik Terbakar Akibat Korsleting Listrik Saat Ditinggal Berlibur ke Sarangan

    Gudang Plastik Terbakar Akibat Korsleting Listrik Saat Ditinggal Berlibur ke Sarangan

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang plastik sekaligus perabotan rumah tangga milik Titik, warga Desa Mojorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (31/08/2025) pagi. Peristiwa ini pertama kali diketahui warga sekitar pukul 08.00 WIB. Api cepat membesar karena seluruh isi gudang berbahan plastik yang mudah terbakar, ditambah hembusan angin yang cukup […]

    Bagikan
  • Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara, Didominasi Kasus Narkotika

    Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara, Didominasi Kasus Narkotika

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan barang bukti dari 21 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Dari puluhan barang bukti yang dimusnahkan, perkara narkotika menjadi kasus yang paling mendominasi, dengan barang bukti utama berupa sabu hingga alat yang digunakan untuk mengonsumsi maupun mengedarkan narkoba Rabu (5/8/2026). Pemusnahan dilakukan sebagai […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Gandeng Kejaksaan dan Kepolisian Kawal Transparansi Dana Rp. 10 Juta per RT

    Pemkot Madiun Gandeng Kejaksaan dan Kepolisian Kawal Transparansi Dana Rp. 10 Juta per RT

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Madiun Kota untuk memberikan penguatan dan pengawasan dalam pelaksanaan program pengelolaan sampah lingkungan yang didukung anggaran Rp10 juta untuk setiap rukun tetangga (RT). Hal itu ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun Bagus Panuntun dalam Sosialisi Penguatan Peran Pokmas […]

    Bagikan
expand_less