Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Memasuki Hari Ketiga Kebakaran Lereng Lawu, Titik Api di Magetan Padam

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 198
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, memantau kondisi dari Posko Penanganan Kebakaran Hutan di Desa Ngliliran, Kecamatan Panekan. (16/9/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Memasuki hari ketiga, kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu di wilayah Magetan berhasil dikendalikan. Namun, sejumlah titik api masih muncul dan bergerak ke utara, memasuki wilayah Ngawi.

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti memantau kondisi dari Posko Penanganan Kebakaran Hutan di Desa Ngliliran, Kecamatan Panekan, Rabu (16/9/2026). Ia mengatakan, hingga siang hari api di Magetan sudah tidak terlihat, tetapi pemantauan tetap dilakukan karena lokasi berada di perbatasan kedua daerah.

“Untuk wilayah Magetan apinya sudah tidak ada lagi, tapi perlu kita terus pantau dan waspadai karena sekarang apinya berjalan ke wilayah utara, yaitu ke Ngawi,” kata Nanik.

Petugas gabungan yang diterjunkan fokus membuat ilaran atau sekat bakar untuk mencegah api kembali masuk ke Magetan. Pemkab juga telah berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur terkait opsi water bombing. Karena api di Magetan padam, dukungan tersebut diarahkan ke Ngawi.

“Kemarin juga sudah ke Pemprov, kita minta bantuan water bombing. Karena di Magetan ternyata sudah padam apinya, insyaallah nanti water bombing-nya untuk Ngawi. Tapi Ngawi dengan Magetan satu lokasi, jadi meskipun yang mendapat Ngawi, kita juga mendapatkan manfaatnya,” jelas Nanik.

Waka Administratur Lawu Ds Hermawan menyebut luas kawasan terdampak mencapai 13 hingga 15 hektare, sebagian besar berada di Ngawi. Kawasan Magetan, termasuk Petak 51A, telah bersih dari api dan asap.

Image Not Found
Titik api di wilayah Magetan sudah berhasil dipadamkan. Foto : Kus-Sinergia

“Kalau sampai siang hari ini sekitar 13 sampai 15 hektare. Termasuk sudah di kawasan hutan lindung, tapi masuk di Kabupaten Ngawi,” ujar Hermawan.

Sungai di perbatasan Magetan-Ngawi dimanfaatkan sebagai ilaran alami. Namun, titik api masih muncul di kawasan Ngawi menuju Gunung Anakan dan kembali terpantau titik api baru di Petak 66, Sidomulyo, Magetan.

Tim gabungan Perhutani, BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat melakukan pemadaman manual serta membuat ilaran selebar lima hingga enam meter. Pada Rabu, sekat bakar ditargetkan mencapai tiga hingga empat kilometer.

Pemadaman terkendala medan curam, akses terbatas, serta angin kencang yang dapat mempercepat pergerakan api. Vegetasi di kawasan atas berupa savana, ilalang kering, dan cemara juga mudah terbakar.

“Selain curam, aksesibilitas untuk jalan manusia memang jarang,” ujar Hermawan.

Pemkab Ngawi telah mengajukan water bombing kepada BPBD Jawa Timur. Namun, armada masih digunakan untuk menangani kebakaran di Gunung Buthak, Malang.

“Untuk water bombing, Kabupaten Ngawi sudah mengajukan ke BPBD Provinsi. Ini masih proses karena posisi water bombing ada di Gunung Butak Malang yang juga masih proses pemadaman,” kata Hermawan.

Hingga Rabu siang, tim terus memantau pergerakan api dan potensi penyalaan kembali. Kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Darus Salam, Pemdes Kradinan : Layak Dibantu, Tapi Bukan Prioritas Utama

    Soal Darus Salam, Pemdes Kradinan : Layak Dibantu, Tapi Bukan Prioritas Utama

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memberikan penjelasan terkait Darus Salam (52), warga Dusun Gunting yang mengaku namanya tidak pernah tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos), meski hidup dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas. Kepala Dusun Gunting, Titis Riaswati, mengatakan Darus Salam memang masuk dalam kategori warga yang layak menerima […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Sita Sabu-Sabu 301 Gram, Jaringan Narkoba Diduga Dikendalikan dari Lapas Madiun

    Polres Ponorogo Sita Sabu-Sabu 301 Gram, Jaringan Narkoba Diduga Dikendalikan dari Lapas Madiun

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satuan Reserse Narkoba Polres Ponorogo berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar. Seorang tersangka berinisial INR diamankan bersama barang bukti sabu seberat 301,37 gram atau lebih dari 3 ons. Wakapolres Ponorogo, Kompol Try Widyanto, mengatakan pengungkapan ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah penanganan kasus narkoba oleh Satresnarkoba Polres […]

    Bagikan
  • Madiun Carnival 2025, Satlantas Polres Madiun Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    Madiun Carnival 2025, Satlantas Polres Madiun Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gelaran Madiun Carnival 2025 yang akan berlangsung pada Senin (25/8/2025). Satlantas Polres Madiun Kota menyiapkan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus keamanan peserta dan masyarakat. Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, menjelaskan bahwa rekayasa arus lalu lintas […]

    Bagikan
  • Polemik Kantor Desa Serag, Kades Klarifikasi ke DPMD Ponorogo

    Polemik Kantor Desa Serag, Kades Klarifikasi ke DPMD Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polemik pembangunan Kantor Desa Serag, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau DPMD Kabupaten Ponorogo telah menerima klarifikasi langsung dari Kepala Desa Serag. Kepala DPMD Kabupaten Ponorogo, Toni Sumarsono, mengatakan hingga kini belum ada pemanggilan resmi terhadap Pemerintah Desa Serag […]

    Bagikan
  • Truk Mundur di Tanjakan Ngawi, Tabrak Mobil dan Motor, Satu Tewas, Satu Kritis

    Truk Mundur di Tanjakan Ngawi, Tabrak Mobil dan Motor, Satu Tewas, Satu Kritis

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Ngrambe–Jogorogo, tepatnya di tanjakan Desa Babadan, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (5/4/2026) sore. Insiden ini melibatkan sebuah truk bermuatan kayu bakar, satu mobil, serta sepeda motor yang ditumpangi dua orang. Peristiwa tersebut terekam dalam video warga yang beredar, memperlihatkan dua pengendara sepeda motor […]

    Bagikan
  • Jangan Nekat! Perlintasan di Jombang Dipersempit, Truk Besar Dilarang Lewat

    Jangan Nekat! Perlintasan di Jombang Dipersempit, Truk Besar Dilarang Lewat

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Sinergia | Jombang – Upaya menekan risiko kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2026 terus dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Salah satunya melalui penyempitan jalan di perlintasan sebidang guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di perlintasan JPL 76 Km 86+1/2 lintas Jombang–Sembung, tepatnya di […]

    Bagikan
expand_less