Berita Terkini
Trending Tags

Diduga Sengaja Dimatikan Oknum, Pohon Ratusan Tahun di Ponorogo Akhirnya Ditebang

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 36
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pohon ratusan tahun di Ponorogo ditebang karena mengering dan mati. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Sebuah pohon yang diperkirakan berusia ratusan tahun di Jalan Arif Rahman Hakim, Kabupaten Ponorogo, ditebang petugas setelah mati dan mengering. Pohon tersebut diduga sengaja dimatikan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan cara mengebor batang pohon dan memberikan cairan tertentu.

Penebangan dilakukan karena kondisi pohon dinilai membahayakan pengguna jalan. Jika tumbang, pohon berukuran besar tersebut berpotensi menimpa kendaraan maupun pengguna jalan yang melintas.

Penilik Jalan Nasional PUPR, Imam Syafii, mengatakan pemotongan pohon kering dan mati telah dikoordinasikan dengan sejumlah instansi terkait. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan di ruas jalan nasional.

“Pemotongan pohon atau pemangkasan pohon yang sudah kering atau sudah mati memang sudah kami koordinasikan dengan instansi-instansi terkait karena membahayakan pengguna jalan,” kata Imam, Jumat (18/9/2026).

Imam menyebut, dari hasil penyusuran di lapangan, pihaknya kerap menemukan pohon di tepi jalan yang diduga sengaja dimatikan. Selain itu, terdapat pula pohon yang digunakan warga untuk membakar sampah di bawahnya.

Untuk pohon yang ditebang di Jalan Arif Rahman Hakim, petugas menemukan sejumlah tanda yang mengarah pada dugaan pohon sengaja dimatikan. Di bagian batang dan akar terdapat bekas pengeboran.

“Setelah kami inspeksi bersama DLH dan kepolisian, memang ada indikasi sengaja dimatikan,” ujarnya.

Selain pohon tersebut, petugas juga melakukan penanganan terhadap sejumlah pohon mati di sepanjang ruas Jalan Nasional Ponorogo-Madiun. Jumlahnya diperkirakan mencapai belasan pohon, baik berukuran kecil maupun besar.

Imam menegaskan, tindakan sengaja mematikan atau merusak pohon di kawasan jalan nasional dapat berujung pada proses hukum. Pihaknya tidak akan segan membawa kasus serupa ke ranah pidana apabila kembali ditemukan adanya unsur kesengajaan.

“Kalau nanti kami dapati ada kasus-kasus ini terjadi lagi, kami tidak segan-segan untuk membawa ini ke ranah pidana,” tegasnya.

Penanganan pohon mati dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan sejumlah instansi. Selain petugas jalan nasional, proses pengamanan juga dibantu Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pemerintah kelurahan, serta kepolisian.

Imam mengimbau masyarakat tidak merusak pohon maupun membakar sampah di bawah pohon yang berada di tepi jalan. Menurutnya, tindakan tersebut bukan hanya merusak fasilitas jalan, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Ini bukan soal hukum lagi, tapi nyawa. Karena pohon berada di tepi jalan. Kalau roboh dan mengenai kendaraan, siapa yang bertanggung jawab?” tandasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor Batu Besar di Telaga Ngebel, Dua Wisatawan Luka Serius

    Longsor Batu Besar di Telaga Ngebel, Dua Wisatawan Luka Serius

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peristiwa longsor terjadi di kawasan wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (21/6/2025) pukul 16.10 WIB.  Dua orang wisatawan menjadi korban setelah tertimpa batu berukuran besar saat melintas di jalur lingkar telaga menggunakan sepeda motor. Kedua korban diketahui merupakan ibu dan anak, masing-masing bernama Sundari (47) dan putranya, Naufal Riska […]

    Bagikan
  • 25 Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun Belum Terjaga, KAI Lakukan Normalisasi Jalur Bertahap

    25 Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun Belum Terjaga, KAI Lakukan Normalisasi Jalur Bertahap

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat terdapat 216 perlintasan sebidang di wilayah operasionalnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 titik masih belum terjaga sehingga dinilai memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan. Sebagai upaya meningkatkan keselamatan, KAI Daop 7 Madiun melakukan normalisasi jalur […]

    Bagikan
  • Dinas Pertanian Kabupaten Madiun Update Monitoring Program Satu Rumah Satu Pohon Produktif

    Dinas Pertanian Kabupaten Madiun Update Monitoring Program Satu Rumah Satu Pohon Produktif

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun, Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun kian getol dalam mendukung visi misi pasangan Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi. Salah satu program unggulan adalah mewujudkan satu rumah satu pohon produktif dan terus dipantau. Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan, Raswiyanto mengatakan sejak program itu bergulir tahun 2025 lalu, pihaknya […]

    Bagikan
  • Banyak Kendaraan Tak Kuat di Tanjakan Sarangan, Tim Drogba Polres Magetan Sigap Lakukan Penyelamatan

    Banyak Kendaraan Tak Kuat di Tanjakan Sarangan, Tim Drogba Polres Magetan Sigap Lakukan Penyelamatan

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Arus wisatawan yang memadati kawasan Telaga Sarangan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 membuat jalur menanjak kembali menjadi titik rawan. Tidak sedikit kendaraan pribadi, roda empat maupun dua, yang tiba-tiba kehilangan tenaga di tengah tanjakan dan memicu kepanikan pengemudi dan penumpang. Di momen-momen genting itulah, personel Tim Drogba (Dorong […]

    Bagikan
  • Puluhan Relawan Bersihkan Sampah dan Bambrongan Bambu Sungai Brangkal untuk Cegah Banjir 

    Puluhan Relawan Bersihkan Sampah dan Bambrongan Bambu Sungai Brangkal untuk Cegah Banjir 

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 3.189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Puluhan relawan lintas sektor melakukan aksi bersih-bersih di aliran Sungai Brangkal, Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Rabu (10/09/2025). Kegiatan difokuskan pada pembersihan bambu dan sampah yang menyangkut di tiang jembatan guna mencegah penyumbatan aliran air saat musim hujan. Aksi gotong royong ini melibatkan Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Diskominfo : Keberadaan Tiang dan Kabel Fiber Optik Makin Menjamur

    Diskominfo : Keberadaan Tiang dan Kabel Fiber Optik Makin Menjamur

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Keberadaan kabel fiber optik (FO) kian menjamur membuat Pemkab Madiun gerah. Pasalnya, hampir disetiap sudut persimpangan jalan di Kabupaten Madiun berdiri tiang serta kabel FO melintang. Kepala bidang aplikasi dan informatika Diskominfo Kabupaten Madiun, Agus Setyawan menjelaskan pihaknya telah mengajukan raperda penertiban infrastruktur pasif ke DPRD sejak tahun 2023 lalu. […]

    Bagikan
expand_less