Hutan Jati di Gunung Bancak Magetan Terbakar, Api Sempat Mendekati Permukiman
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 35
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda kawasan hutan jati di Gunung Bancak, Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (21/9/2026) petang. Api membakar sekitar enam hektare kawasan hutan jati dan sempat mendekati permukiman warga.
Babinsa Desa Krowe, Sertu Suprapto, mengatakan laporan kebakaran diterima Koramil dan Polsek sekitar pukul 18.00 WIB setelah warga melaporkan munculnya api di kawasan hutan.
“Sekitar pukul 18.00 kami menerima laporan dari warga terjadi kebakaran di wilayah Krowe. Kami bersama Polsek langsung mengecek lokasi dan melaporkannya ke BPBD bersama relawan,” ujar Suprapto.
Petugas gabungan TNI, Polri, BPBD dan relawan kemudian bergerak melakukan pemadaman. Upaya penanganan dilakukan secara manual karena kondisi medan yang curam menyulitkan penggunaan peralatan pemadam.
Suprapto menyebut kobaran api sempat bergerak mendekati permukiman warga. Jarak api dengan rumah penduduk diperkirakan mencapai sekitar 100 meter sehingga petugas memprioritaskan pemadaman pada titik yang berada paling dekat dengan permukiman.
“Untuk penanganan sementara kami utamakan pemadaman yang terdekat dari pemukiman,” katanya.
Anggota BPBD Magetan, Nanang Jatmiko, membenarkan kebakaran terjadi selepas Magrib. Begitu laporan diterima, petugas BPBD bersama TNI, Polri dan relawan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

“Untuk yang di wilayah Krowe sudah padam dengan luasan kisaran sekitar enam hektare yang terbakar. Itu alas (hutan) jati,” kata Nanang.
Pemadaman dilakukan menggunakan gepyok secara manual, termasuk memanfaatkan daun dan material dari pepohonan di sekitar lokasi. Kondisi medan yang curam menjadi salah satu kendala utama petugas dalam menjangkau titik api.
Setelah dilakukan pemadaman, api di kawasan hutan Krowe dilaporkan berhasil dipadamkan. Petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak kembali muncul titik api.
Hingga pemadaman selesai, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Petugas masih mengandalkan informasi awal dari masyarakat mengenai munculnya api di kawasan hutan.
Suprapto mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan maupun lahan terbuka agar tidak melakukan aktivitas pembakaran, terutama di tengah kondisi kawasan yang rawan terbakar.
“Kami mengimbau warga masyarakat di sekitar wilayah hutan jati Krowe agar tidak membakar wilayah hutan jati maupun lahan masyarakat,” ujarnya. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





