Berita Terkini
Trending Tags

Miris! 40 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Terjadi di Madiun hingga September 2026

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 34
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar ilustrasi

Sinergia | Madiun — Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) mencatat 40 kasus kekerasan dengan 57 korban, terdiri dari 48 anak dan 9 perempuan dewasa.

Data tersebut tercatat sejak Januari hingga September 2026. Dari total 40 kasus, korban anak mendominasi dengan 31 kasus, sedangkan kekerasan terhadap perempuan dewasa tercatat sebanyak 9 kasus.

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPPKBP3A Kabupaten Madiun, Yeni Mayawati, mengatakan jenis kasus yang tercatat cukup beragam. Kasus terbanyak justru berkaitan dengan perilaku atau kelakuan menyimpang yang melibatkan anak, yakni 16 kasus.

“Untuk perilaku menyimpang ada 16 kasus. Kemudian kekerasan fisik atau KDRT sebanyak 12 kasus,” kata Yeni, Jumat (25/9/2026).

Selain itu, DPPKBP3A mencatat 11 kasus kekerasan seksual, dengan rincian 7 korban anak dan 4 perempuan dewasa. Kekerasan fisik atau KDRT sebanyak 12 kasus terdiri dari 9 kasus terhadap anak dan 3 terhadap perempuan dewasa.

Sementara itu, kekerasan verbal, bullying, dan psikis tercatat 4 kasus. Penelantaran sebanyak 4 kasus, terdiri dari 3 anak dan 1 perempuan dewasa. Kemudian terdapat 1 kasus eksploitasi anak serta 2 kasus anak yang terpapar radikalisme.

Yeni mengungkapkan sejumlah kasus perilaku menyimpang yang ditangani pihaknya memiliki bentuk yang beragam. Beberapa di antaranya adalah siswa yang mengonsumsi minuman keras di lingkungan sekolah, pencurian, kecanduan gawai hingga menolak bersekolah, serta tindakan kekerasan terhadap teman.

Menurut Yeni, setiap kasus tidak hanya ditangani dari sisi korban, tetapi juga melalui pendampingan terhadap anak agar perilaku tersebut tidak berulang.

“Kami lakukan pendampingan langsung setiap kasus agar perilaku tersebut berhenti. Bahkan ada yang harus kami rehabilitasi supaya anak bisa berubah,” ujarnya.

Jumlah kasus hingga September 2026 juga sudah mendekati total kasus sepanjang 2025. Pada tahun lalu, DPPKBP3A mencatat 42 kasus, sedangkan tahun ini baru memasuki September sudah mencapai 40 kasus.

DPPKBP3A menyebut tingginya angka laporan tidak serta-merta menunjukkan seluruh kasus kekerasan mengalami peningkatan. Menurut Yeni, bertambahnya laporan juga dapat menunjukkan masyarakat semakin berani melaporkan kasus yang terjadi di lingkungan mereka.

“Dengan banyak laporan masuk, artinya semakin banyak kesempatan korban bisa langsung diselamatkan dan mendapatkan penanganan,” katanya.

Yeni menyebut sejumlah faktor dapat memicu kekerasan terhadap anak maupun perempuan, mulai dari persoalan ekonomi, lingkungan yang tidak ramah anak hingga minimnya pengawasan orang tua.

Karena itu, DPPKBP3A terus melakukan pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi ke sekolah maupun desa agar masyarakat lebih peka terhadap indikasi kekerasan.

“Kami sebenarnya juga sudah melakukan upaya pencegahan dengan sosialisasi dan edukasi ke sekolah bahkan ke desa-desa untuk selalu aware dan peduli tentang kekerasan anak maupun perempuan,” tandasnya.

DPPKBP3A Kabupaten Madiun berharap masyarakat tidak hanya melaporkan kasus setelah kekerasan terjadi, tetapi juga ikut membangun lingkungan yang aman bagi anak dan perempuan agar kasus serupa dapat dicegah. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Pemudik, Wawali Madiun Cek Fasilitas Umum hingga Titik Masuk Kota 

    Sambut Pemudik, Wawali Madiun Cek Fasilitas Umum hingga Titik Masuk Kota 

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun bersama Sekretaris Daerah serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Madiun melakukan pengecekan di sejumlah fasilitas umum (fasum) pada Selasa (18/3/2025). Pengecekan sejumlah titik di Kota Madiun ini bagian dari kesiapan menyambut momen lebaran yang semakin dekat. Terlebih, Kota Madiun dinilai sebagai salah satu […]

    Bagikan
  • Lansia di Ponorogo Diserang Tawon Vespa, Warga Panggil Damkar

    Lansia di Ponorogo Diserang Tawon Vespa, Warga Panggil Damkar

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang lansia di Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, mengalami luka serius setelah diserang tawon vespa saat membersihkan halaman rumahnya. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) segera bertindak dengan mengevakuasi sarang tawon guna mencegah jatuhnya korban lain. Peristiwa ini berawal pada Senin (17/5/2025) pagi saat Mesinem (73), tengah membersihkan tumpukan kayu di belakang […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Genjot RTLH dan Aspal Jalan 700 Meter di Bancong, Dorong Ekonomi Warga

    Pemkab Madiun Genjot RTLH dan Aspal Jalan 700 Meter di Bancong, Dorong Ekonomi Warga

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggenjot pengentasan kemiskinan dan peningkatan infrastruktur melalui program Bahana Bersahaja (Bakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera). Salah satu fokus utama adalah perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta pengaspalan jalan di Desa Bancong, Kecamatan Wonoasri, Rabu (15/4/2026). Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa program RTLH menjadi […]

    Bagikan
  • SPPG Mojorejo Resmi Beroperasi, Siswa MAN 2 Kota Madiun Antusias Nikmati Program MBG

    SPPG Mojorejo Resmi Beroperasi, Siswa MAN 2 Kota Madiun Antusias Nikmati Program MBG

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Madiun terus meluas. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru kembali diresmikan di Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman. Dapur baru ini mulai beroperasi pada Selasa (20/10/2025) dan langsung mendistribusikan makan siang bergizi untuk para siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Madiun. Kehadiran program ini […]

    Bagikan
  • Kejar Target Nasional, Disdukcapil Magetan Jemput Bola Rekam KTP-el ke Sekolah

    Kejar Target Nasional, Disdukcapil Magetan Jemput Bola Rekam KTP-el ke Sekolah

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan terus mengejar target perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dengan menyasar pelajar yang memasuki usia wajib memiliki identitas kependudukan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui layanan jemput bola perekaman KTP-el ke sejumlah SMA, SMK, dan sekolah luar biasa (SLB) di seluruh wilayah […]

    Bagikan
  • Obat Nyamuk Bakar Picu Kebakaran Kamar Rumah Warga Gelangkulon Ponorogo

    Obat Nyamuk Bakar Picu Kebakaran Kamar Rumah Warga Gelangkulon Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Obat nyamuk bakar diduga menjadi pemicu kebakaran sebuah kamar rumah warga di Dukuh Kroyo, Desa Gelangkulon, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. Kebakaran diketahui pada pagi hari (16/9/2026), sekitar pukul 06.00 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Ponorogo yang menerima laporan langsung menerjunkan satu unit truk pemadam ke lokasi. Kabid Damkar Satpol […]

    Bagikan
expand_less