Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Tujuh Fraksi DPRD Kabupaten Madiun Soroti PAD dan Belanja RAPBD 2027

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna  pembahasan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 dengan agenda pandangan umum fraksi fraksi DPRD. (19/10/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Madiun menyoroti optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta efektivitas belanja dalam pembahasan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027. Pandangan umum fraksi disampaikan dalam rapat paripurna bersama jajaran eksekutif Pemkab Madiun, Senin (19/10/2026).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono itu membahas rancangan pendapatan daerah sebesar Rp1,88 triliun dan belanja Rp2,02 triliun. Selisih defisit sekitar Rp140,44 miliar direncanakan ditutup melalui pembiayaan netto.

Tujuh fraksi yang menyampaikan pandangan umum ialah Golkar Nurani Rakyat, PDI Perjuangan, Gerindra, Kebangkitan Bangsa, Demokrat, NasDem, dan PKS. Secara umum, mereka meminta pemerintah memastikan target pendapatan realistis dan anggaran berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Fraksi Golkar Nurani Rakyat melalui juru bicaranya, Wiema Tedja Pradana, mempertanyakan kontribusi perusahaan daerah dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terhadap PAD, termasuk kenaikannya dibandingkan 2026.

Fraksi Golkar Nurani Rakyat meminta pemerintah menjelaskan jumlah desa yang telah menerima mobil siaga hingga 2026. Fraksi tersebut mengusulkan agar kekurangan pengadaan mobil siaga dituntaskan pada 2027 karena dibutuhkan untuk menunjang pelayanan masyarakat.

” Kami meminta rincian penggunaan belanja modal sebesar Rp172,76 miliar, terutama untuk pembangunan jalan, jembatan, irigasi, dan infrastruktur pertanian.” ucap Wiema.

Fraksi PDI Perjuangan melalui Budi Wahono meminta penjelasan mengenai strategi optimalisasi pajak dan retribusi daerah, penerimaan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta penertiban aset daerah.

Fraksi PDI Perjuangan meminta penjelasan mengenai pemenuhan ketentuan belanja pendidikan minimal 20 persen, infrastruktur pelayanan publik minimal 40 persen, dan belanja pegawai maksimal 30 persen, serta alokasi untuk jalan, transportasi, dan penerangan jalan umum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Di bidang pelayanan sosial, fraksi PDI Perjuangan mempertanyakan pemanfaatan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang disebut baru mencapai sekitar 80 persen, meskipun cakupan UHC Kabupaten Madiun telah mencapai 99 persen,” ujar Budi Wahono.

Image Not Found
Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Madiun menyampaikan pandangan umum RAPBD 2027. Foto : Tova-Sinergia

Akurasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) juga menjadi perhatian. Pemerintah diminta memperbaiki pendataan agar warga yang benar-benar miskin tidak terlewat dari bantuan, sementara penerima yang sudah mampu dapat dievaluasi statusnya.

Fraksi PDIP tersebut turut meminta penjelasan mengenai anggaran pemilihan kepala desa serentak pada 2027, termasuk dasar penentuan alokasi bagi setiap desa.

Sementara itu, Fraksi Gerindra melalui Eryk Priyo mendorong pemetaan potensi pendapatan, digitalisasi pemungutan pajak dan retribusi, serta pemanfaatan aset daerah yang belum produktif.

” Dalam rancangan APBD 2027, PAD ditargetkan sebesar Rp454,70 miliar, sedangkan pendapatan transfer mencapai Rp1,426 triliun. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat masih menjadi tantangan bagi kemandirian fiskal daerah.” kata Eryk priyo.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengakui bahwa peningkatan PAD perlu terus dilakukan, terlebih di tengah pengurangan dana transfer dan keterbatasan penggunaan anggaran yang bersumber dari pemerintah pusat.

“PAD itu selalu kita tingkatkan, meskipun kemarin ada pengurangan dana transfer,” ujar Hari.

Ia menyebut sektor perindustrian dan BUMD sebagai sejumlah sumber yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan daerah. Terkait MUS, Hari menjelaskan bahwa perusahaan tersebut masih menghadapi dampak pandemi Covid-19. Saat operasional wisata dibatasi, biaya pemeliharaan dan pakan satwa tetap harus dikeluarkan meski pendapatan menurun.

Pemerintah daerah berharap pembenahan pengelolaan BUMD dapat meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus kontribusinya terhadap PAD.

Berbagai catatan fraksi tersebut akan menjadi bahan pembahasan lanjutan Raperda APBD 2027. Pemerintah Kabupaten Madiun diharapkan memberikan jawaban terperinci agar penyusunan anggaran tidak hanya memenuhi target administratif, tetapi juga memperkuat kemandirian fiskal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Pekat Bersahaja, Satpol PP Madiun Razia 3 Terduga PSK Beserta Alat Kontrasepsi

    Operasi Pekat Bersahaja, Satpol PP Madiun Razia 3 Terduga PSK Beserta Alat Kontrasepsi

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 182
    • 0Komentar

     Sinergia | Kab. Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) pada Rabu (12/3/2025). Operasi ini menyasar kawasan ringroad Saradan, tepatnya di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Dalam operasi tersebut, petugas menyisir sejumlah warung kopi yang diduga kerap digunakan sebagai tempat praktik prostitusi. Hasilnya, tiga wanita yang […]

    Bagikan
  • Hanya 1 SMP Negeri di Kartoharjo, Ini Langkah Dindik Kota Madiun pada SPMB 2026

    Hanya 1 SMP Negeri di Kartoharjo, Ini Langkah Dindik Kota Madiun pada SPMB 2026

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di Kota Madiun dipastikan tetap berjalan normal meski Kecamatan Kartoharjo hanya memiliki satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri, yakni SMP Negeri 8 Madiun. Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, menegaskan kondisi tersebut selama ini tidak menimbulkan persoalan serius karena akses antarwilayah […]

    Bagikan
  • Pemkab Ngawi Tunggu Aturan Pusat soal WFH, Siapkan Skema Hemat Energi bagi ASN

    Pemkab Ngawi Tunggu Aturan Pusat soal WFH, Siapkan Skema Hemat Energi bagi ASN

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi masih menunggu kebijakan resmi dari pemerintah pusat terkait penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Hingga kini, mekanisme tersebut belum diterapkan di daerah karena masih menanti formula yang akan ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menyatakan bahwa pihaknya akan mengikuti […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi Ungkap Alasan Putus Hubungan dengan Imam Pejel, Singgung Soal Parkir hingga Proyek 

    Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi Ungkap Alasan Putus Hubungan dengan Imam Pejel, Singgung Soal Parkir hingga Proyek 

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Kedekatan Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dengan Aang Imam Subarkah alias Imam Pejel selama kurun 2019-2023, terungkap dalam persidangan keenam perkara dugaan korupsi di Pengadilan Tipikor Surabaya pada Kamis (23/7/2026). Imam mengaku sempat dipercaya mengelola hotel, mengerjakan proyek penunjukan langsung (PL), mengelola uang miliaran rupiah, mengambil uang dari pemilik Rumah Sakit […]

    Bagikan
  • Makin Semrawut, Pemkot Madiun Tertibkan Kabel Fiber Optik

    Makin Semrawut, Pemkot Madiun Tertibkan Kabel Fiber Optik

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan Kota Madiun terus dimasifkan. Salah satunya melalui penertiban jaringan kabel udara yang selama ini tampak semrawut di sejumlah ruas jalan. Diskominfo Kota Madiun bersama Dinas Perkim, Satpol PP, dan Dishub turun langsung melakukan penertiban kabel fiber optic yang dinilai mengganggu estetika kota. Kegiatan penertiban berlangsung di kawasan Tugu […]

    Bagikan
  • Avanza Tabrak 2 Sepeda Motor, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

    Avanza Tabrak 2 Sepeda Motor, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di simpang 4 patung pecel Kota Madiun pada Jumat (25/04/2025). Sebuah mobil avanza dengan nomor polisi AE 1216 BV yang dikemudikan oleh Umar menabrak 2 sepeda motor hingga terseret sekitar 30 meter. Mobil baru bisa berhenti usai menabrak pohon dan 1 sepeda motor berada di kolong […]

    Bagikan
expand_less