Minggu, 25 Okt 2026
Trending Tags

Longsor Tutup Akses Jalan Tapak-Sukowidi Panekan, Batu Besar dan Pohon Timpa Jaringan Listrik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 60
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Longsor menutup akses jalan penghubung Desa Tapak dan Sukowidi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Tanah longsor menutup akses jalan penghubung Desa Tapak dan Desa Sukowidi, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Material berupa tanah, batu berukuran besar, dan pohon menimbun badan jalan hingga Minggu (25/10/2026) pagi belum dapat dilalui kendaraan.

Longsor juga sempat memutus aliran listrik warga setelah pohon mengenai tiang jaringan listrik. Selain itu, saluran air untuk pengairan sawah di sekitar lokasi turut terdampak.

Warga bersama petugas BPBD, TNI-Polri, relawan, dan pemerintah desa setempat bergotong royong membersihkan material longsoran. Namun, proses evakuasi membutuhkan alat berat karena ukuran batu dan tebalnya timbunan tanah menyulitkan pembersihan secara manual.

Kepala Desa Tapak, Sumarno, mengatakan longsor terjadi di sekitar jalur saluran air dari Sumber Nganten yang digunakan untuk mengairi sawah warga. Di lokasi tersebut terdapat titik penampungan terakhir sebelum aliran air diteruskan ke jalur berikutnya.

“Cuacanya cerah saat kejadian. Aliran air dari Sumber Nganten itu untuk pengairan sawah. Jalur tambahannya memang belum diteruskan dan penampungan terakhir berada di situ,” kata Sumarno, Minggu (25/10/2026).

Image Not Found
Evakuasi longsor di Panekan membutuhkan bantuan alat berat ekskavator. Foto : Kus-Sinergia

Sementara itu, dampak longsor kini dirasakan warga, terutama pengguna jalan yang biasa melintas antara Desa Tapak dan Desa Sukowidi serta petani yang mengandalkan saluran tersebut.

“Jalan ini belum bisa digunakan karena masih tertutup tanah dan batu. Harus menunggu alat berat untuk menyingkirkan materialnya,” ujarnya.

Kapolsek Panekan AKP Mahfud Sidiq mengatakan, polisi menerima informasi longsor dari masyarakat sekitar pukul 22.00 WIB. Petugas kemudian mendatangi lokasi bersama TNI dan pemerintah desa untuk mengamankan area serta mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.

“Kami pasang garis polisi untuk mengamankan lokasi karena masih ada potensi longsor susulan. Akses jalan antara Desa Tapak dan Desa Sukowidi sementara masih tertutup,” kata Mahfud.

Ia memperkirakan longsoran memiliki ketinggian sekitar 20 meter dan lebar 30 meter. Besarnya material yang menutup jalan membuat proses evakuasi memerlukan bantuan alat berat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Magetan dan dinas pekerjaan umum. Dengan kondisi longsoran cukup berat, tidak memungkinkan jika hanya ditangani secara manual. Dibutuhkan ekskavator untuk menyingkirkan tanah dan batu,” jelasnya.

Mahfud menduga derasnya aliran air dari sumber di kawasan tersebut turut memengaruhi kondisi tanah hingga memicu longsor, meski penyebab pastinya masih perlu dipastikan.

Warga diimbau menjauhi lokasi selama proses penanganan berlangsung untuk menghindari risiko tertimpa material apabila terjadi longsor susulan. Akses jalan akan dibuka kembali setelah material yang menutup badan jalan berhasil dievakuasi dan kondisi dinilai aman. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSHT Pusat Madiun Merajut Sinergi Budaya dan Religi di Kota Pendekar

    PSHT Pusat Madiun Merajut Sinergi Budaya dan Religi di Kota Pendekar

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-104 melalui kegiatan pengajian bertema Sinergi Budaya dan Religi di Kota Pendekar di Graha Krida Budaya, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati sejumlah momentum sekaligus, yakni peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, HUT ke-104 PSHT, […]

    Bagikan
  • Magetan Targetkan Luas Tanam Padi 63 Ribu Hektare, Produksi Dipacu Lewat Percepatan Tanam

    Magetan Targetkan Luas Tanam Padi 63 Ribu Hektare, Produksi Dipacu Lewat Percepatan Tanam

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan menargetkan luas tambah tanam (LTT) padi mencapai sekitar 63 ribu hektare sepanjang 2026. Target tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi gabah kering panen (GKP) seiring program swasembada pangan berkelanjutan. Kepala DTPHPKP Magetan, Uswatul Chasanah, mengatakan pihaknya terus memantau realisasi tanam […]

    Bagikan
  • Operasi Keselamatan Semeru Polres Madiun Petakan 9 Prioritas Sasaran Pelanggar Lalin

    Operasi Keselamatan Semeru Polres Madiun Petakan 9 Prioritas Sasaran Pelanggar Lalin

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jelang bulan Ramadhan tahun 2025, Polres Madiun menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2025 di Lapangan Tri Brata Mapolres Madiun, Senin (10/2/2025). Ratusan personel kepolisian bersama instansi Pemkab Madiun dilibatkan dalam Operasi Keselamatan Semeru yang rencananya akan berlangsung mulai tanggal 10 hingga 23 Februari mendatang.  Kapolres Madiun, AKBP Mohammad […]

    Bagikan
  • Diduga Keracunan Nasi Goreng Program MBG, Begini Kondisi Siswa

    Diduga Keracunan Nasi Goreng Program MBG, Begini Kondisi Siswa

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Puluhan siswa sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, mengalami gejala mual hingga muntah setelah menyantap menu nasi goreng dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (27/11/2025). Mereka mendapat perawatan intensif di Puskesmas Klecorejo, sementara sebagian lainnya harus dirujuk ke rumah sakit. Inaya, Salah satu siswa kelas IV yang dirawat di […]

    Bagikan
  • Lonjakan Kendaraan di Tol JNK Capai 103 Ribu Selama Libur Idul Adha

    Lonjakan Kendaraan di Tol JNK Capai 103 Ribu Selama Libur Idul Adha

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat lonjakan volume lalu lintas kendaraan selama libur Idul Adha 1446 H yang berlangsung sejak Kamis (05/06/2025) sore hingga Senin (09/06/2025). Total kendaraan yang melintasi ruas tol JNK dalam periode tersebut tembus 103.742 unit — naik 36,75 persen dibandingkan hari biasa. Direktur Teknik […]

    Bagikan
  • Duh ! Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Batal, Ini Alasannya

    Duh ! Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Batal, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan membentuk Sekolah Rakyat (SR) rintisan dipastikan batal. Setelah sebelumnya sempat menyiapkan Gedung Graha Pusat Literasi Plaosan sebagai lokasi sementara, namun kini memilih langsung membangun Sekolah Rakyat permanen dengan skala penuh. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Elmy Kurniarto Widodo. Menurutnya, Magetan tidak masuk dalam daerah […]

    Bagikan
expand_less