Berita Terkini
Trending Tags

PSHT Pusat Madiun Merajut Sinergi Budaya dan Religi di Kota Pendekar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 44
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PSHT memperkuat nilai budaya, religi, dan kebangsaan. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-104 melalui kegiatan pengajian bertema Sinergi Budaya dan Religi di Kota Pendekar di Graha Krida Budaya, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati sejumlah momentum sekaligus, yakni peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, HUT ke-104 PSHT, serta Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ketua Umum PSHT Pusat Madiun, R. Moerdjoko, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya keluarga besar PSHT memperkuat kolaborasi antara budaya dan kehidupan religi di Kota Madiun.

“Yang pertama, kita ikut memeriahkan peringatan 17 Agustus, Proklamasi 17 Agustus yang ke-81. Yang kedua, bertepatan tanggal 2 kemarin yaitu 104 tahunnya PSHT. Yang ketiga, bertepatan juga kegiatan memperingati Maulid Nabi,” kata Moerdjoko.

Menurut dia, konsep kegiatan sengaja dirancang untuk merepresentasikan kemajemukan warga PSHT. Dalam pengajian tersebut, PSHT menghadirkan sejumlah tokoh dari latar belakang keagamaan berbeda.

Mubaligh yang dihadirkan antara lain Irjen Pol R. Ahmad Nurwahid serta Gus M. Da’i Robbi dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Selain itu, kegiatan juga melibatkan tokoh agama non-Islam.

Image Not Found
PSHT Pusat Madiun menggelar pengajian HUT ke-104. Foto : Kris-Sinergia

“Jadi kita kolaborasi, ada Islam, ada non-Islam. Kita PSHT itu sangat heterogen, majemuk,” ujar Moerdjoko.

Tak hanya pengajian, kegiatan tersebut juga diisi pertunjukan seni dan budaya. Pencak silat ditampilkan dalam bentuk cerita yang mengangkat tema kebinekaan dan menggambarkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Pertunjukan budaya lainnya berupa Jaranan Senterewe yang dibawakan mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pesan utama kegiatan untuk mempertemukan unsur budaya dan religi dalam satu ruang kebersamaan.

Moerdjoko menegaskan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kembali karakter warga PSHT agar berpegang pada ajaran budi luhur serta nilai-nilai kebangsaan.

Ia menyebut empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, sebagai nilai yang perlu dijaga bersama.

“Sehingga warga Setia Hati Terate itu punya watak dan jiwa patriotik, cinta tanah air, bangsa, dan negara,” katanya.

Moerdjoko juga mengingatkan agar warga PSHT tidak terlibat dalam tindakan anarkis maupun permusuhan antarsesama warga bangsa. Menurutnya, perilaku tersebut bertentangan dengan nilai yang hendak dibangun melalui ajaran Setia Hati Terate.

Image Not Found
Pertunjukan pencak silat mengangkat pesan kebhinekaan. Foto : Kus-Sinergia

“Kalau warga Setia Hati Terate masih senang melakukan perbuatan-perbuatan yang anarkis, bermusuhan dengan sesama bangsanya, itu tidak menunjukkan sebagai jiwa Setia Hati Terate,” ujarnya.

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut turut berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Madiun. Menurutnya, pembangunan citra Madiun sebagai Kota Pendekar membutuhkan kondisi kota yang aman, damai, dan kondusif.

Sementara itu, Ketua Dewan Pusat PSHT, Issoebiantoro, mengatakan perjalanan PSHT hingga memasuki usia 104 tahun merupakan momentum yang patut disyukuri.

Ia menilai keberagaman kepercayaan dan latar belakang warga menjadi salah satu kekuatan PSHT sehingga organisasi tersebut dapat berkembang dan diterima di berbagai daerah.

“Sehingga kita menganut siapa pun, apa pun ajaran di PSHT ada. Sehingga PSHT bisa diterima di segala suku bangsa karena berdasarkan kepercayaan, agama, itu kita tidak beda-bedakan,” kata Issoebiantoro.

Menurut dia, keberadaan PSHT yang telah mencapai usia 104 tahun menunjukkan perjalanan panjang organisasi dalam mempertahankan dan mengembangkan ajarannya.

Issoebiantoro berharap seluruh pengurus dan warga PSHT di Indonesia maupun dunia terus menjaga eksistensi organisasi dengan berpegang pada tujuan membentuk manusia berbudi luhur, memahami benar dan salah, serta mengamalkan nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu.

“Semoga tetap PSHT kekal jaya abadi untuk selama-lamanya karena sesuai dengan dedikasinya, yaitu membentuk manusia yang berbudi luhur, tahu benar dan salah,” ujarnya.

Melalui peringatan HUT ke-104 tersebut, PSHT Pusat Madiun menempatkan budaya, religi, kebangsaan, dan keamanan sebagai bagian dari pesan kebersamaan. Semangat itu diharapkan dapat memperkuat peran warga PSHT dalam menjaga kondusivitas Madiun sebagai Kota Pendekar. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendadak! Kapolsek dan PJU Polres Madiun Dites Urine

    Mendadak! Kapolsek dan PJU Polres Madiun Dites Urine

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polres Madiun menggelar tes urine mendadak terhadap jajaran pejabat utama (PJU) dan para kapolsek, Selasa (24/2/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal sekaligus pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian. Tes urine dilakukan sesaat setelah apel pagi dan dipimpin oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sie Dokkes) Polres Madiun. Pemeriksaan ini menyasar […]

    Bagikan
  • Aksi Petugas Damkar Evakuasi 2 Kambing Warga Madiun yang Tercebur Sumur 

    Aksi Petugas Damkar Evakuasi 2 Kambing Warga Madiun yang Tercebur Sumur 

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dua ekor kambing milik warga di Desa Krebet, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, ditemukan tewas setelah tercebur ke dalam sumur sedalam 5 meter pada Sabtu (11/7/2026) pagi. Kedua hewan ternak tersebut diduga kuat mati akibat lemas setelah menghirup gas metana yang mengendap di dalam sumur. Kabid Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol […]

    Bagikan
  • Warga Serbu Pembagian Kurma Muda Gratis, Diyakini Bisa Tingkatkan Kesuburan

    Warga Serbu Pembagian Kurma Muda Gratis, Diyakini Bisa Tingkatkan Kesuburan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan warga memadati rumah Wahyu Eko Widodo (39), warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jumat (7/3/2025). Mereka antri untuk mendapatkan buah kurma muda yang dibagikan secara gratis. Buah kurma berwarna hijau kekuningan itu diyakini bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan bagi pasangan yang sedang menjalani program kehamilan. Pohon kurma berjenis Tunisia itu […]

    Bagikan
  • Jujitsu Ponorogo Kukuhkan Dominasi, Cetak Hat-trick Juara Umum Porprov Jatim 2025

    Jujitsu Ponorogo Kukuhkan Dominasi, Cetak Hat-trick Juara Umum Porprov Jatim 2025

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kontingen Jujitsu Kabupaten Ponorogo kembali membuktikan dominasinya dengan meraih gelar juara umum untuk ketiga kalinya secara beruntun dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Bertanding di Malang Raya, para atlet Bumi Reyog sukses mengoleksi sembilan medali, masing-masing tiga emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Manajer tim, Wahyu Setiawan, […]

    Bagikan
  • Ribut Riyanto: Negara Harus Berdiri di Garda Terdepan Membela PMI Korban Kekerasan di Malaysia

    Ribut Riyanto: Negara Harus Berdiri di Garda Terdepan Membela PMI Korban Kekerasan di Malaysia

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ketua Umum Sahabat Migran Indonesia (SMI), Ribut Riyanto, mengecam keras tindakan penganiayaan yang dialami pekerja migran Indonesia (PMI) berinisial YY di Malaysia. Menurutnya, kasus tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap PMI harus menjadi prioritas utama negara. “Kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas kekerasan yang […]

    Bagikan
  • Jejak Barang Bukti dan Gaya Hidup Pelaku Usai Bobol ATM Rp649 Juta di Magetan

    Jejak Barang Bukti dan Gaya Hidup Pelaku Usai Bobol ATM Rp649 Juta di Magetan

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Polisi tidak hanya berhasil membekuk tiga pelaku utama pembobolan ATM BNI di Indomaret FL 71, Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, tetapi juga mengamankan beragam barang bukti penting yang mengungkap pola kerja dan pemanfaatan hasil kejahatan oleh para pelaku. Peralatan Pembobolan ATM Barang bukti utama mencakup peralatan teknis berbahaya yang […]

    Bagikan
expand_less