Sabtu, 24 Okt 2026
Trending Tags

Operasi Patuh Semeru 2026 Dimulai 26 Oktober, Polres Magetan Sasar Sembilan Pelanggaran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 54 menit yang lalu
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Magetan mematangkan persiapan Operasi Patuh Semeru 2026. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Polres Magetan mematangkan persiapan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini menyasar sembilan jenis pelanggaran lalu lintas, mulai dari melawan arus hingga berkendara di bawah pengaruh alkohol atau narkoba.

Persiapan dilakukan melalui Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Patuh Semeru 2026 di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan, Jumat (23/10/2026). Kegiatan dipimpin Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo, mewakili Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji, serta diikuti para pejabat operasi dan personel yang terlibat.

Latihan praoperasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kesiapan personel sebelum terjun ke lapangan. Pembekalan mencakup pemahaman mengenai sasaran operasi, cara bertindak, serta prosedur pelaksanaan agar penegakan aturan berjalan sesuai ketentuan.

Dalam arahannya, Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo menekankan pentingnya kesiapan personel untuk menjalankan operasi secara profesional dan humanis.

“Melalui latihan praoperasi ini, kami ingin memastikan seluruh personel memahami tugas, sasaran, dan cara bertindak di lapangan. Pelaksanaan operasi harus mengedepankan profesionalisme serta keselamatan masyarakat sebagai prioritas,” ujarnya.

Image Not Found
This is a Image Example

Operasi Patuh Semeru 2026 mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.” Tema tersebut menegaskan bahwa upaya menciptakan ketertiban lalu lintas tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat.

Sembilan sasaran pelanggaran dalam operasi ini meliputi pengendara yang melawan arus, penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai ketentuan atau dimodifikasi, serta pengendara dan penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI.

Petugas juga akan menyasar pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman, pengendara yang menggunakan telepon seluler saat berkendara, pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang, serta pengemudi yang melebihi batas kecepatan.

Pelanggaran terhadap lampu lalu lintas, rambu, dan marka jalan turut menjadi perhatian. Selain itu, pengemudi yang berkendara di bawah pengaruh alkohol atau narkoba juga masuk dalam sasaran operasi karena berisiko membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Menurut Dodik, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas perlu dibangun melalui edukasi dan penegakan hukum yang konsisten.

“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu, melengkapi surat dan kelengkapan kendaraan, serta menggunakan perlengkapan keselamatan. Jangan menunggu ada petugas atau terjadi kecelakaan untuk tertib berlalu lintas,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh Semeru 2026 mengedepankan pendekatan profesional dan humanis dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Edukasi kepada masyarakat diharapkan berjalan beriringan dengan penindakan terhadap pelanggaran.

Melalui operasi yang berlangsung hingga 8 November 2026 tersebut, Polres Magetan menargetkan peningkatan disiplin masyarakat, penurunan angka pelanggaran, serta pengurangan risiko kecelakaan lalu lintas.

Masyarakat diimbau memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, memastikan kelengkapan dokumen berkendara, menggunakan helm berstandar SNI atau sabuk pengaman, serta tidak menggunakan telepon seluler ketika mengemudi. Pengendara juga diminta mematuhi batas kecepatan dan tidak berkendara setelah mengonsumsi alkohol atau narkoba. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjaga Gudang di Kota Madiun Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga karena Sakit

    Penjaga Gudang di Kota Madiun Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga karena Sakit

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Warga di Jalan Tanjung Manis, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, dikejutkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di sebuah gudang kosong, Minggu (23/8/2026) petang. Korban diketahui bernama Vence S. Kurmasela (69) warga Jalan Kelapa Manis Kelurahan Manisrejo ditemukan dalam kondisi tertelungkup. Sehari-hari, korban bekerja sebagai penjaga gudang. Kapolsek Taman […]

    Bagikan
  • Praktik Penahanan Ijazah Modus Komitmen, SBMR : CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jeratan Pidana

    Praktik Penahanan Ijazah Modus Komitmen, SBMR : CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jeratan Pidana

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dugaan penahanan ijazah eks karyawan berdalih komitmen kontrak kerja oleh CV Sukses Jaya Abadi di Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, kembali memicu tekanan publik. Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) mendesak perusahaan segera menyerahkan dokumen milik pekerja yang hingga kini disebut masih ditahan, sekaligus mengingatkan potensi jerat pidana jika praktik itu terbukti. Ketua […]

    Bagikan
  • PSHT Pusat Madiun Perkuat Peran Kehumasan Sajikan Informasi yang Akurat

    PSHT Pusat Madiun Perkuat Peran Kehumasan Sajikan Informasi yang Akurat

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di era digitalisasi serta keterbukaan publik, penyajian informasi yang akurat dan akuntabel sangatlah penting. Hal itu tentu bertujuan untuk memberikan pencerahan kepada publik agar tidak termakan berita bohong atau hoaks. Disinilah peran humas sebuah organisasi sangat penting sebagai corong informasi. Dalam upaya memperkuat peran humas, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) […]

    Bagikan
  • Lima Formasi PPPK Paruh Waktu di Kota Madiun Dinyatakan Batal

    Lima Formasi PPPK Paruh Waktu di Kota Madiun Dinyatakan Batal

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun resmi menggugurkan lima formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan verifikasi administratif dan ditemukan sejumlah persoalan, baik teknis maupun nonteknis. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto. Menurut Soeko, proses pemeriksaan dokumen berlangsung sejak masa pendaftaran hingga […]

    Bagikan
  • Ratusan Prajurit Yonif 501 Kostrad Bakal Serbu Langit Bangka Belitung, Ada apa ?

    Ratusan Prajurit Yonif 501 Kostrad Bakal Serbu Langit Bangka Belitung, Ada apa ?

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Bangka Belitung — Ratusan Prajurit Yonif 501 Kostrad bakal bermanuver di langit Bangka Belitung. Prajurit TNI ini tiba di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang menggunakan pesawat angkut C-130 Hercules pada Selasa (19/11/2025). Kedatangan satuan tempur ini menjadi bagian dari latihan operasi udara terintegrasi. Danyonif 501/BY Letkol Inf I Gusti Bagus Prayuda mengungkapkan latihan ini […]

    Bagikan
  • Stasiun Madiun Layani 140.200 Penumpang Selama Libur Sekolah 2026

    Stasiun Madiun Layani 140.200 Penumpang Selama Libur Sekolah 2026

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Stasiun Madiun melayani 140.200 penumpang selama masa libur sekolah yang berlangsung pada 19 Juni hingga 12 Juli 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 68.992 penumpang berangkat dan 71.208 penumpang tiba. Secara keseluruhan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat 428.588 penumpang selama periode tersebut, terdiri atas 211.219 […]

    Bagikan
expand_less