Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Di TKP ke 3, Tersangka Peragakan Pencacahan dan Pembakaran Jasad Korban

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 38
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tersangka Bagus Dwi Martono memperagakan adegan pencacahan jasad dua korbannya hingga proses pembakaran saat Olah TKP lanjutan (Pra – Rekonstruksi). (27/10/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Penyidik Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur mendalami dugaan upaya menghilangkan jejak pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), melalui pra-rekonstruksi di rumah pribadi tersangka Dwi Bagus Martono, Jalan Kunir Nomor 13, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (27/10/2026).

Di lokasi ketiga tersebut, penyidik menelusuri rangkaian tindakan tersangka setelah kedua korban meninggal dunia, mulai dari dugaan pembakaran jenazah, pencacahan menggunakan mesin pencacah rumput, hingga pembuangan sisa pembakaran ke sungai.

Olah TKP lanjutan ini merupakan bagian dari rangkaian penyidikan kasus pembunuhan ibu dan anak yang melibatkan tersangka Dwi Bagus Martono. Sebanyak 48 adegan diperagakan di tiga lokasi berbeda untuk mencocokkan keterangan tersangka dengan bukti serta hasil penyelidikan polisi.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengatakan penyidik turut mendalami proses pembakaran dan keberadaan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan upaya menghilangkan jejak kejahatan.

Menurutnya, tersangka diduga menyiapkan kayu untuk membakar jasad korban beberapa hari setelah peristiwa pembunuhan di hotel. Penyidik juga memeriksa keberadaan tungku yang berada di lokasi tersebut.

Image Not Found
Tono membuat tungku untuk menutupi bekas pembakaran mayat korban. Foto : Tova-Sinergia

“Tungku itu dibuat setelah ada pembakaran di situ, setelah abunya dibersihkan dan dilarutkan. Jadi, tungku itu untuk menutupi,” ungkap Jumhur seusai pra-rekonstruksi.

Penyidik juga mendalami dugaan penggunaan mesin pencacah rumput untuk menggiling sisa pembakaran jasad kedua korban. Mesin tersebut menjadi salah satu barang bukti yang diperiksa dalam pengungkapan kasus ini.

“Yang menarik, tersangka membeli mesin itu setelah proses pembakaran. Setelah digunakan, dua hari kemudian menyuruh temannya menjualnya. Ini harus didalami,” kata AKBP Arbaridi.

Mesin pencacah, abu dari tungku, serta sejumlah bagian tulang yang diduga berasal dari jenazah korban telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan laboratorium forensik (Labfor).

Image Not Found
Setelah dibakar, tulang sisa pembakaran di cacah dengan mesin yang dibeli Tono. Foto : Tova-Sinergia

Pemeriksaan tersebut dinilai mampu membantu penyidik mengidentifikasi karakteristik bagian tulang yang ditemukan, termasuk memastikan apakah tulang tersebut berasal dari orang dewasa atau anak-anak.

Selain itu, polisi menelusuri dugaan lokasi pembuangan sisa pembakaran di Sungai Bengawan Madiun. Penyidik berupaya mencocokkan keterangan tersangka dengan temuan di lapangan.

Sebelum mendatangi rumah pribadi tersangka di Jalan Kunir, penyidik terlebih dahulu melakukan pra-rekonstruksi di Hotel Mataram Baru, Jalan dr Soetomo, Kelurahan Madiun Lor, serta rumah orang tua tersangka di Gang Tentrem, Jalan Doho, Kelurahan Winongo, Kota Madiun.

Hotel tersebut merupakan lokasi dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti. Sementara itu, AGF, anak korban yang berusia empat tahun, diduga dihabisi tersangka di dalam mobil Suzuki Karimun yang berada di rumah orang tuanya.

Sementara itu, motif pembunuhan masih didalami. Berdasarkan keterangan sementara, percekcokan antara tersangka dan Dini di hotel diduga berkaitan dengan persoalan hubungan serta permintaan perhatian lebih. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rem Diduga Blong, Motor Tabrak Mobil di Jalur Wisata Sarangan Magetan

    Rem Diduga Blong, Motor Tabrak Mobil di Jalur Wisata Sarangan Magetan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur wisata Sarangan, Kabupaten Magetan, Rabu petang (31/12/2025). Sebuah sepeda motor Honda Vario yang melaju dari arah Karanganyar menuju Sarangan diduga mengalami rem blong saat melewati turunan tajam kawasan Lawu Green Forests (LGF). Motor tersebut kemudian menghantam mobil Honda Mobilio yang datang dari arah berlawanan. Peristiwa […]

    Bagikan
  • Relokasi Pasar Hewan Maospati Dimulai Juli, Bagaimana Nasib Warga Terdampak Pembongkaran?

    Relokasi Pasar Hewan Maospati Dimulai Juli, Bagaimana Nasib Warga Terdampak Pembongkaran?

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemindahan Pasar Hewan Maospati ke lokasi baru dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Juli 2025. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan memastikan bahwa proses relokasi telah melalui kajian teknis, meski sejumlah persoalan muncul terkait lahan dan pembongkaran rumah warga di sekitar area pembangunan. Menurut Kepala Bidang Pasar Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, […]

    Bagikan
  • Jejak Barang Bukti dan Gaya Hidup Pelaku Usai Bobol ATM Rp649 Juta di Magetan

    Jejak Barang Bukti dan Gaya Hidup Pelaku Usai Bobol ATM Rp649 Juta di Magetan

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Polisi tidak hanya berhasil membekuk tiga pelaku utama pembobolan ATM BNI di Indomaret FL 71, Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, tetapi juga mengamankan beragam barang bukti penting yang mengungkap pola kerja dan pemanfaatan hasil kejahatan oleh para pelaku. Peralatan Pembobolan ATM Barang bukti utama mencakup peralatan teknis berbahaya yang […]

    Bagikan
  • Mulai 2026 Program BST Tamat, Bertransformasi Menjadi Bahana Bersahaja

    Mulai 2026 Program BST Tamat, Bertransformasi Menjadi Bahana Bersahaja

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 489
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto membuat gebrakan. Program Bhakti Sosial Terpadu, yang biasa dikenal dengan sebutan BST, telah tamat. Mulai tahun 2026 ini, program unggulan Pemerintah Kabupaten Madiun, yaitu BST,  berubah nama menjadi Bhakti Harmoni atau Bahana Bersahaja. Perubahan ini merupakan kelanjutan dari program unggulan yang telah dimulai sejak jaman Bupati […]

    Bagikan
  • Zaky Arista Kencana Putra, pemilik Putra Kencana Grup kebanjiran pesanan karangan bibit pohon

    Zaky Arista Kencana Putra, pemilik Putra Kencana Grup kebanjiran pesanan karangan bibit pohon

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Penjual bibit pohon di Ponorogo mendapat berkah dari kebijakan Bupati terpilih, Sugiri Sancoko. Alih-alih mengirimkan karangan bunga sebagai ucapan selamat atas penetapannya, masyarakat dan instansi diminta untuk menggantinya dengan bibit pohon atau tanaman produktif. Zaky Arista Kencana Putra, pemilik Putra Kencana Grup di Kelurahan Kertosari, mengaku kaget saat menerima pesanan […]

    Bagikan
  • Presiden Prabowo Subianto Bicara Soal “Londo Ireng”, Siapa itu ?

    Presiden Prabowo Subianto Bicara Soal “Londo Ireng”, Siapa itu ?

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Wartawan = Londo Ireng Londo Ireng sedang viral, menjadi pemberitaan di media mainstream dan pembahasan di media sosial. Frasa ini tiba-tiba populer saat Presiden Prabowo menyampaikan sebagai kiasan saat pidato pada Harlah PKB di Jakarta Convention Center Jumat (24/7/2026) yang lalu. Presiden menyebut ada orang-orang Indonesia seperti wartawan, jurnalis, pengamat dan LSM yang senang mengabdi […]

    Bagikan
expand_less