Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Presiden Prabowo Subianto Bicara Soal “Londo Ireng”, Siapa itu ?

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 145
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tarmuji Talmacsi, Wakil Sekretaris PWI Jatim

Wartawan = Londo Ireng

Londo Ireng sedang viral, menjadi pemberitaan di media mainstream dan pembahasan di media sosial. Frasa ini tiba-tiba populer saat Presiden Prabowo menyampaikan sebagai kiasan saat pidato pada Harlah PKB di Jakarta Convention Center Jumat (24/7/2026) yang lalu.

Presiden menyebut ada orang-orang Indonesia seperti wartawan, jurnalis, pengamat dan LSM yang senang mengabdi dan berbakti pada negara lain.

Akibatnya, lembaga profesi wartawan seperti Aliansi Jurnalis Independen Indonesia (AJI) melalui Sekjennya Bayu Wardhana mendesak Presiden Prabowo untuk minta maaf. Sementara Ketua PWI Solo Sri Hartanto menyesalkan diksi Presiden yang menyamakan wartawan dengan londo ireng karena dapat menganggu iklim kebebasan pers.

Lalu, apakah londo ireng yang di sebutkan oleh Presiden di kalangan wartawan ini hanya _slip of the tounge_ atau memang benar-benar ada?

Ada adagium klasik jurnalistik bad news is good news, berita atau peristiwa buruk (korupsi, sekolah rusak, kekacauan dsb) adalah kabar menarik untuk dijadikan pemberitaan

Lalu apakah memang wartawan selalu mencari kabar yang buruk untuk dijadikan berita?

Berdasarkan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, pers nasional berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Selain itu, pers juga dapat menyalurkan pendapat umum dan lembaga ekonomi.

Jika wartawan menulis tentang berita buruk berarti mereka sedang menjalankan fungsi kontrol sosial, ketika wartawan menulis tentang inovasi sebuah karya berarti sedang melakukan fungsi informasi dan pendidikan, Ketika wartawan menulis kabar tentang artis, seniman, karya seni berarti sedang menjalankan fungsi hiburan dan seterusnya

Terus, londo ireng dimana?

Selama penulis menjadi wartawan, ada interaksi-interaksi dengan berbagai wartawan baik media regional, media nasional maupun media international atau asing. Untuk media regional dan nasional menurut penulis, pembaca sudah berinteraksi dengan berbagai karya wartawan. Setiap harinya media regional maupun nasional menulis berbagai macam peristiwa ada yang bersifat informasi baik positf muapun negatif dari berbagai kalangan, baik masyarakat, kelompok masyarakat, LSM, hingga Lembaga Negara dari rakyat biasa hingga pejabat negara, dari kampung kumuh hingga perumahan mewah. Semua direkam, diberitakan tentu dengan kaidah-kaidah yang mengacu ada kode etik jurnalistik.

Apabila ada tulisan yang sifatnya mengritik tentu dengan harapan bisa diperbaiki oleh pejabat yang berwenang, jika ada tulisan yang positif tentu ada harapan agar bisa menjadi contoh bagi yang lain, dan jika ada tulisan yang sifatnya menghibur tentu dengan harapan agar menjadi penyejuk bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitasnya sehari-hari

Media lokal dan nasional bagaimana membayar wartawan dan menjalankan operasional perusahaan media?

Ada berbagai macam pendapatan dari perusahaan media. Ada dari iklan baik swasta maupun pemerintah. Ada pendapatan dari berjualan barang cetak atau berlangganan. Ada pendapatan dari kegiatan event, branding dan usaha lain yang secara sah secara hukum di Indonesia

Selain media lokal dan nasional ada media asing baik milik perusahaan independent maupun yang dimiliki negara asing yang melakukan kegiatan jurnalistik di Indonesia seperti Associated Press (AP) kantor berita dari Amerika Serikat, Agence France-Presse (AFP) kantor berita dari Prancis, Reuters kantor berita dari Inggris, European Pressphoto Agency (EPA) kantor berita foto berbasis di Jerman), Deutsche Welle (DW) milik Pemerintah Jerman, Xinhua milik Tingkok dsb. Ada juga pola kerjasama lisensi seperti CNN Indonesia, CNBC Indonesia.

Terus bagaimana pola kerja mereka?

Untuk cara kerja wartawan lokal dengan wartawan kontributor media asing agak berbeda. Jika wartawan lokal dan nasional meliput segala perustiwa dari yang memiliki dampat baik tingkatan kota/kabupaten, provinsi dan nasional. Sedangkan kontributor asing mencari peristiwa luar biasa yang ada dampaknya bagi dunia, misal kemiskinan ekstrim, sekolah rusak parah, peristiwa kerusuhan 98, kejadian bom bali, peristiwa lumpur Lapindo dsb,. Dalam bahasa sederhana untuk konsumsi international dan negara dimana kantor berita itu berada. 

Apakah hanya berita pilu atau buruk yang dicari ?

Sepengetahuan penulis tidak juga. Ada peristiwa-peristiwa positif juga diangkat seperti inovasi, kepedulian terhadap lingkungan, namun karena ditujukan untuk konsumsi international maka kegiatan positif itu harus benar-benar belum ada di negara lain.

Selain itu peristiwa rutin seperti kedatangan atau Latihan Bersama antara TNI dengan Tentara Amerika, Australia akan mendapatkan porsi bagi kontributor media asing.

Wartawan kontributor media asing akan mencari peristiwa-peristiwa seperti diatas agar bisa ditayangkan karena pendapatan mereka berasal dari dari berita, foto maupun video yang tayang. Sepengetahuan penulis upahnya lebih besar dari media lokal maupun nasional karena berstandart dollar Amerika.

Terus bagaimana dengan fungsi media sesuai dengan UU Pers Tahun 1999 bagi media asing yang ada di Indonesia?

Dalam UU Pers No 40 Tahun 1999 pasal 16 disebutkan jika perusahaan pers asing di Indonesia disesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. 

Anggota Dewan Pers Maha Eka Swasta dalam pesan singkat menyampaikan jika media asing tidak terdaftar di Dewan Pers, namun jika ada sangketa pers atau pemberitaan yang tidak benar bisa mengadukan ke Dewan Pers. 

Pengawasan terhadap produk jurnalistik baik yang dihasilkan oleh media lokal, nasional maupun asing sangat diperlukan, tidak hanya oleh Dewan Pers. Menurut data Dewan Pers pada tahun 2025 saja ada 1.286 pengaduan yang masuk di Dewan Pers. Jika disidangkan satu kasus sehari bisa selesai 3,5 tahun baru selesai. Itu jika setiap hari sidang terus bisa selesai dan itu baru kasus dalam satu tahun, belum dari kasus tahun-tahun sebelumnya yang belum terselesaikan

Artinya kolaborasi antara Dewan Pers Bersama stake holder lain sangat diperlukan untuk membantu dalam menjaga ekosistem informasi yang luar biasa sekarang ini, jangan sampai rakyat mendapatkan informasi yang tidak benar, berita yang berpihak untuk kepentingan tertentu, kelompok tertentu baik dari dalam maupun luar negeri.

Tentu bagaimana Pers sesuai dengan UUD Pers No 40 Tahun 1999 menjalankan perananya untuk memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui, menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, terwujudnya sepremasi hukum, dan hak asasi manusia serta menghormati kebhinekaan, mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar, melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum serta memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Peranan diatas menurut penulis harusnya tidak hanya berlaku untuk pers nasional tetapi juga pers asing yang menjalankan aktivitas jurnalistiknya di Indonesia.

Jadi? siapa londo irengnya?

Penulis – Tarmuji Talmacsi, Wakil Sekretaris PWI Jatim

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Insiden Perlintasan Sebidang Magetan, Daop 7 Justru Singgung Disiplin Berlalu Lintas

    Insiden Perlintasan Sebidang Magetan, Daop 7 Justru Singgung Disiplin Berlalu Lintas

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Insiden berdarah di perlintasan sebidang JPL 08 Stasiun Magetan pada Senin (19/04/2025) kini ditangani pihak Polres Magetan. Penjaga perlintasan yang saat itu bertugas turut diamankan untuk dimintai keterangan. Pasalnya, saat insiden terjadi, palang pintu terbuka namun masih ada KA Malioboro ekspres yang melintas hingga berujung 7 sepeda motor tertabrak. Dalam […]

    Bagikan
  • RPJMD 2025–2029 Pemkab Ponorogo, Target PAD Rp. 1 Triliun Jadi Sorotan Legislatif

    RPJMD 2025–2029 Pemkab Ponorogo, Target PAD Rp. 1 Triliun Jadi Sorotan Legislatif

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Usulan rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ponorogo 2025–2029 menuai beragam tanggapan dari DPRD setempat. Dalam sidang paripurna penyampaian tanggapan umum fraksi yang digelar pada Senin (02/06/2025), langkah kepemimpinan Bupati Sugiri Sancoko untuk lima tahun ke depan menjadi sorotan utama para wakil rakyat. Ketua […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Curi Perhatian Delegasi Uni Eropa dan Preferred by Nature

    Kota Madiun Curi Perhatian Delegasi Uni Eropa dan Preferred by Nature

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali mencuri perhatian dunia internasional. Kali ini, belasan perwakilan kedutaan besar negara-negara Uni Eropa bersama organisasi global Preferred by Nature dibuat takjub saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka program SWITCH-Asia Low Carbon Rice. Kesan positif itu disampaikan langsung oleh Executive Director Preferred by Nature, Peter Feilberg, saat menghadiri […]

    Bagikan
  • Soal Isu Pemotongan Bantuan PKH di Desa Tamanarum, Dinsos Magetan : Itu Sukarela

    Soal Isu Pemotongan Bantuan PKH di Desa Tamanarum, Dinsos Magetan : Itu Sukarela

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu dugaan pemotongan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp. 25 ribu di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, akhirnya terjawab. Dinas Sosial (Dinsos) Magetan bersama pihak BNI memastikan tidak ada potongan resmi sebesar itu, melainkan hanya biaya administrasi sistem sebesar Rp. 3 ribu sesuai ketentuan. Kepala Dinsos Magetan, Parminto Budi […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut di Sambit Ponorogo, Dua Tewas Usai Avanza Tabrak Truk Parkir

    Kecelakaan Maut di Sambit Ponorogo, Dua Tewas Usai Avanza Tabrak Truk Parkir

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kecelakaan tragis terjadi di ruas Jalan Raya Ponorogo–Trenggalek, tepatnya di timur SPBU Desa Besuki, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Rabu (25/06/2025). Sebuah mobil Avanza menabrak truk parkir hingga menyebabkan dua orang tewas dan satu lainnya luka berat. Informasi yang dihimpun, mobil Avanza dengan pelat nomor AE 1726 GL dikemudikan oleh Marcellino […]

    Bagikan
  • Rumah Dinas Lama Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar, Pelayanan Dipastikan Tetap Berjalan

    Rumah Dinas Lama Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar, Pelayanan Dipastikan Tetap Berjalan

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran yang melanda rumah dinas lama Puskesmas Ponorogo Selatan di Jalan Pacar, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, Kamis (24/9/2026) dini hari, dipastikan tidak mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kepala Puskesmas Ponorogo Selatan, dr. Ani Damayanti, mengatakan bangunan yang terbakar merupakan rumah dinas lama yang selama ini dimanfaatkan sebagai gudang. Bangunan tersebut terpisah […]

    Bagikan
expand_less