Jumat, 30 Okt 2026
Trending Tags

11 Patung Di Ponorogo Bakal Dipercantik, Anggaran Rp. 300 Juta

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 33
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DLH Ponorogo mengalokasikan anggaran sekitar Rp300 juta untuk mempercantik patung dan landmark perkotaan. Foto : Gambar ilustrasi

Sinergia | Ponorogo – Wajah perkotaan Ponorogo bakal mendapat sentuhan baru. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo menyiapkan peremajaan visual terhadap 11 patung yang tersebar di sejumlah perempatan jalan protokol. Pengecatan ulang juga menyasar sejumlah landmark ikonik, termasuk jam kota.

Kabid Pengelolaan Sampah dan Pertamanan DLH Ponorogo Adhi Fahrianto mengatakan, proses pengadaan proyek tersebut telah rampung. Saat ini, pihaknya tinggal menuntaskan tahapan administrasi berupa penerbitan Surat Perjanjian Kerja (SPPj) sebelum pengerjaan fisik dimulai.

“Proses pengadaannya alhamdulillah sudah selesai. Kemarin kan masuk di anggaran Perubahan APBD (P-APBD), jadi nanti masyarakat yang agak terganggu perjalanannya di situ, kami sedang melakukan pengecatan,” ujar Adhi, Jumat (30/10/2026).

Menurut dia, peremajaan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah mempercantik wajah kota sekaligus merespons aspirasi masyarakat. Sebelumnya, DLH bersama pemerintah daerah sempat menjaring keinginan publik melalui mekanisme voting untuk menentukan konsep penataan.

“Kemarin itu kan kita sempat sounding ya dengan Ibu Plt Bupati, masyarakat maunya seperti apa. Kita vote kemarin itu, ya kita coba untuk mewujudkan keinginan masyarakat,” jelasnya.

Konsep pengecatan nantinya tidak dibuat seragam. DLH menyiapkan kombinasi warna yang lebih variatif agar setiap titik memiliki karakter visual tersendiri. Beberapa patung akan tetap menggunakan warna natural, sedangkan lainnya mengusung konsep monokrom.

“Jadi, tidak semua patung warnanya sama. Ada beberapa spot itu nanti ada yang kita pakai natural, ada yang nanti ada monokrom,” paparnya.

Untuk merealisasikan penataan tersebut, DLH mengalokasikan anggaran sekitar Rp 300 juta. Pengerjaan fisik ditargetkan mulai awal November 2026, setelah seluruh tahapan administrasi dan penerbitan SPPj rampung.

Adhi berharap, peremajaan tersebut mampu menghadirkan suasana perkotaan yang lebih segar. Selain memperindah kawasan, variasi warna pada patung dan landmark diharapkan membuat wajah Ponorogo tidak lagi terkesan monoton.

“Yang jelas nanti akan ada perubahan biar tidak monoton,” tegasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rem Blong Saat Turuni Jalur Ekstrem Sarangan–Cemoro Sewu, Pesepeda Terlempar ke Arah Hutan

    Rem Blong Saat Turuni Jalur Ekstrem Sarangan–Cemoro Sewu, Pesepeda Terlempar ke Arah Hutan

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jalur ekstrem Sarangan–Cemoro Sewu kembali menelan korban. Kali ini, bukan pengendara motor atau sopir bus, melainkan seorang pesepeda yang kehilangan kendali saat melintasi turunan tajam di kawasan lereng Gunung Lawu. Korban diketahui bernama Widi Suprayitno (37), warga asal Magetan, yang saat itu mengikuti kegiatan gowes bersama komunitasnya pada Minggu pagi (22/6/2025). […]

    Bagikan
  • Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Inovasi pemanfaatan limbah dapur kembali hadir dari tangan kreatif seorang akademisi di Kota Madiun. Joko Widiyanto, dosen Pendidikan Biologi di salah satu universitas di Madiun, berhasil mengolah sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran menjadi pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi tanaman. Di rumahnya yang terletak di […]

    Bagikan
  • Sejumlah Pemotor Terjatuh, Petugas Damkar Kota Madiun Bersihkan Oli Bocor Dari Truk

    Sejumlah Pemotor Terjatuh, Petugas Damkar Kota Madiun Bersihkan Oli Bocor Dari Truk

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah pengendara kendaraan roda 2 terjatuh saat melintas di simpang 4 Jalan MT. Haryono Kota Madiun pada Jum’at (28/2/2025). Hal itu disebabkan kebocoran oli truk bernopol AE 9934 US yang mengangkut 15 ton pupuk. Diketahui, truk yang mengalami kebocoran oli pada bagian mesin dalam perjalanan menuju Ponorogo dari Petro Kimia […]

    Bagikan
  • Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dua calon jemaah haji asal Kabupaten Magetan yang tergabung dalam kloter 21 dilaporkan meninggal dunia menjelang keberangkatan musim haji tahun ini. Hal itu menjadi atensi di tengah persiapan yang secara umum telah mencapai sekitar 90 persen. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, mengungkapkan bahwa satu jemaah yang […]

    Bagikan
  • Waspada Cuaca Ekstrem di Madiun, Sejumlah Rumah Rusak Diterjang Hujan dan Angin Kencang

    Waspada Cuaca Ekstrem di Madiun, Sejumlah Rumah Rusak Diterjang Hujan dan Angin Kencang

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah RT 07 Desa Klitik, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (18/2/2026) sore. Akibatnya, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang beterbangan diterpa angin. Warga setempat mengaku sempat mendengar suara gemuruh sebelum atap rumah mereka terlepas dan berjatuhan. Tidak ada korban […]

    Bagikan
  • 1.109 PPPK Paruh Waktu di Magetan Kembali Diperpanjang, Belum Beralih Jadi Penuh Waktu

    1.109 PPPK Paruh Waktu di Magetan Kembali Diperpanjang, Belum Beralih Jadi Penuh Waktu

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Harapan 1.109 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu belum terealisasi. Pemerintah Kabupaten Magetan justru kembali memperpanjang masa kerja mereka selama satu tahun. Perpanjangan kontrak tersebut dilakukan setelah masa kerja sebelumnya berakhir pada 30 September 2026. Surat Keputusan (SK) […]

    Bagikan
expand_less