Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Madiun Sosialisasi SAKIP Jelang Penilaian Kinerja OPD Tahun 2025

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
  • visibility 169
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Bupati Madiun dr Purnomo Hadi Bersama Jajaran OPD Pemkab Madiun Mengikuti Sosialisasi SAKIP,
Dana – Sinergia

Sinergia |  Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar sosialisasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dalam rangka meningkatkan efektivitas penilaian kinerja organisasi perangkat daerah. Kegiatan ini berlangsung di ruang IT Pusat Pemerintahan Caruban Selasa (25/02/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Madiun menegaskan bahwa penguatan akuntabilitas kinerja merupakan salah satu strategi utama dalam mempercepat reformasi birokrasi. Hal ini sejalan dengan tujuan menciptakan pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

“Seiring dengan diterapkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 22 Tahun 2024 tentang Penilaian Kinerja Organisasi, kita perlu mengambil langkah nyata untuk memastikan efektivitas organisasi. Komitmen perangkat daerah dalam mencapai tujuan serta sasaran kinerja yang prima dan berkelanjutan sangat diperlukan,” ujar dr. Purnomo Hadi.

Ia juga mengingatkan bahwa capaian kinerja yang dilaporkan oleh perangkat daerah setiap tahunnya harus realistis dan dapat diandalkan. Evaluasi kinerja organisasi akan dilakukan paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Sosialisasi Dihadiri Narasumber dari Kemenpan RB dan dihadiri oleh Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, didampingi oleh Asisten Administrasi Umum, Achmad Romadhon, SH, serta Inspektur Kabupaten Madiun, Joko Lelono.

Acara dilanjutkan dengan paparan dari Asisten Deputi Wilayah II Kemenpan RB, Budi Prawira, yang disampaikan melalui konferensi virtual. Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Madiun.

Dalam wawancaranya, Wakil Bupati Madiun menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan program pemerintah pusat dan provinsi, terutama dalam mendukung visi-misi pembangunan Kabupaten Madiun dalam lima tahun ke depan.

“Pemerintah pusat memiliki kebijakan yang harus kita sinkronkan dengan visi-misi Kabupaten Madiun. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang kita susun harus linier dengan program pemerintah pusat dan provinsi, sehingga implementasi SAKIP dapat berjalan optimal dan menghasilkan pelayanan publik yang transparan serta akuntabel,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa 10 program unggulan Kabupaten Madiun telah disusun untuk mendukung kebijakan nasional, termasuk dalam sektor ketahanan pangan dan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

Sementara itu Inspektur Kabupaten Madiun, Joko Lelono, menambahkan bahwa sosialisasi ini berkaitan erat dengan RPJMD serta implementasi Permenpan RB Nomor 22 Tahun 2024. Menurutnya, Pemkab Madiun ingin segera merespons regulasi terbaru dengan langkah konkret sejak awal tahun.

“RPJMD Kabupaten Madiun sudah mengacu pada RPJMN provinsi dan visi-misi nasional. Sosialisasi ini penting agar perangkat daerah memahami teknis pelaksanaan penilaian kinerja yang baru. Kami juga telah membentuk tim SAKIP yang akan segera bekerja untuk memastikan transisi berjalan lancar dan tidak menyimpang dari regulasi yang ada,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Joko Lelono menyampaikan bahwa di hari kedua sosialisasi akan diadakan pembekalan bagi tim SAKIP Kabupaten Madiun. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis terkait implementasi Permenpan RB Nomor 22 Tahun 2024 kepada seluruh OPD dan pejabat terkait.

Dengan adanya sosialisasi ini, Pemkab Madiun berharap dapat meningkatkan efektivitas penerapan SAKIP di lingkungan pemerintah daerah. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menciptakan birokrasi yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara

    Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 633
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aktivitas pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, kembali dibatasi akibat kondisi cuaca yang memburuk dalam beberapa hari terakhir. Mulai Jumat malam (23/1/2026) lalu, pendakian dengan sistem tektok resmi dihentikan sementara oleh pengelola. Keputusan tersebut diambil setelah kawasan pegunungan Lawu diselimuti hujan lebat, angin kencang, dan kabut pekat yang […]

    Bagikan
  • Krupuk Upil Goreng Pasir, Efisien di Tengah Kenaikan Harga Minyak Goreng

    Krupuk Upil Goreng Pasir, Efisien di Tengah Kenaikan Harga Minyak Goreng

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaku usaha krupuk upil di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, terus berinovasi untuk menjaga keberlangsungan produksi di tengah kenaikan harga minyak goreng. Sejak dirintis pada 2022, usaha rumahan ini memilih metode penggorengan menggunakan pasir sebagai alternatif yang dinilai lebih efisien. Pemilik usaha, Rohman, mengungkapkan bahwa ide tersebut berangkat dari keterbatasan […]

    Bagikan
  • Jalur Menuju Wisata Telaga Sarangan Magetan Macet Parah

    Jalur Menuju Wisata Telaga Sarangan Magetan Macet Parah

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Telaga Sarangan Magetan masih menjadi primadona masyarakat untuk menikmati liburan. Tak terkecuali pada H+5 lebaran, banyak masyarakat yang menuju wisata alam di kaki Gunung Lawu tersebut. Dampaknya, kepadatan lalu lintas terjadi di jalur menuju Telaga Sarangan pada Sabtu (05/04/2025). Niko dari Purwokerto Jawa Tengah mengaku berlibur di Magetan bersama keluarga. Meski […]

    Bagikan
  • Sat Lantas Polres Magetan Intensifkan Edukasi Keselamatan di Kawasan Wisata saat Ops Zebra Semeru 2025

    Sat Lantas Polres Magetan Intensifkan Edukasi Keselamatan di Kawasan Wisata saat Ops Zebra Semeru 2025

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan melalui Satuan Lalu Lintas terus mengintensifkan kegiatan Operasi Zebra Semeru 2025. Tak hanya melakukan penegakan hukum di jalur perkotaan, petugas juga menyasar kawasan wisata Telaga Sarangan yang selalu dipadati pengunjung terutama pada akhir pekan. Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Magetan bersama anggotanya memberikan sosialisasi langsung kepada wisatawan terkait pentingnya […]

    Bagikan
  • Delapan Fraksi DPRD Magetan Soroti RAPBD 2027, Belanja Pegawai Tinggi dan Anggaran Infrastruktur Minim

    Delapan Fraksi DPRD Magetan Soroti RAPBD 2027, Belanja Pegawai Tinggi dan Anggaran Infrastruktur Minim

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Delapan fraksi DPRD Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menyoroti sejumlah persoalan mendasar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027. Mulai dari tingginya ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat, rendahnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD), dominasi belanja pegawai, hingga minimnya anggaran pembangunan infrastruktur. Berbagai catatan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna pandangan […]

    Bagikan
  • Permintaan Pisang Raja Meningkat Jelang Maulid, Harga di Pasar Magetan Ikut Terdongkrak

    Permintaan Pisang Raja Meningkat Jelang Maulid, Harga di Pasar Magetan Ikut Terdongkrak

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tradisi masyarakat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW turut membawa dampak terhadap aktivitas perdagangan pisang di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Memasuki bulan Maulid, permintaan pisang, khususnya pisang raja, meningkat karena banyak digunakan untuk keperluan genduren, selamatan, hingga berbagai acara adat masyarakat. Meningkatnya permintaan tersebut ikut mendorong harga pisang raja di tingkat pedagang. […]

    Bagikan
expand_less