Berita Terkini
Trending Tags

Larungan Sesaji Telaga Ngebel, Tumpeng Ikan Nila 300 Kilogram Jadi Ikon Baru

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • visibility 136
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gunungan hasil bumi diarak keliling Telaga Ngebel. (16/6/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga dan wisatawan memadati kawasan wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Selasa (16/6/2026), untuk menyaksikan prosesi Larungan Sesaji yang menjadi bagian dari rangkaian Grebeg Suro sekaligus peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.

Tradisi tahunan yang menjadi salah satu agenda wisata unggulan Kabupaten Ponorogo tersebut berlangsung meriah sejak pagi hari. Masyarakat memadati tepian telaga untuk menyaksikan kirab puluhan gunungan hasil bumi yang diarak mengelilingi Telaga Ngebel sebelum akhirnya dilarung ke tengah telaga.

Berbagai hasil pertanian seperti buah-buahan, sayuran, hingga komoditas unggulan masyarakat setempat disusun membentuk gunungan sebagai simbol rasa syukur atas hasil panen dan rezeki yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa.

Puncak acara ditandai dengan prosesi pelarungan gunungan beras merah yang diangkut menggunakan perahu menuju tengah telaga. Prosesi tersebut menjadi simbol ungkapan syukur masyarakat atas keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan yang diterima selama setahun terakhir.

Namun, pelaksanaan Larungan Telaga Ngebel tahun ini terasa berbeda. Untuk pertama kalinya dalam sejarah pelaksanaan larungan, panitia menghadirkan tumpeng raksasa berbahan dasar ikan nila dengan berat mencapai 300 kilogram.

Tumpeng ikan nila tersebut menjadi ikon baru yang langsung menyita perhatian ribuan pengunjung. Kehadirannya sekaligus menjadi simbol potensi perikanan yang dimiliki kawasan Telaga Ngebel.

Usai prosesi larungan, ratusan warga langsung memadati lokasi untuk memperebutkan isi gunungan dan tumpeng. Mereka meyakini hasil bumi maupun ikan yang diperoleh dari prosesi tersebut dapat membawa keberkahan dan kemudahan rezeki.

Salah seorang pengunjung, Gito, mengaku beruntung karena berhasil mendapatkan ikan nila dari tumpeng raksasa tersebut.

Image Not Found
Tumpeng ikan nila curi perhatian warga. Foto : Ega-Sinergia

“Ini tadi dapat ikan nila, pas rejeki jadi ndak sempat rebutan. Pas tadi ada yang lempar terus saya tangkap. Ini baru pertama kali dapat ikan, biasanya durian,” ujarnya sambil menunjukkan hasil yang diperolehnya.

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyampaikan rasa syukur karena tradisi Larungan Telaga Ngebel kembali berlangsung sukses dengan antusiasme masyarakat dan wisatawan yang sangat tinggi.

“Alhamdulillah, larungan di Telaga Ngebel ini tradisi yang sangat luar biasa. Tiap tahunnya kami mengadakan larungan di Telaga Ngebel dan ini nguri-nguri budaya juga salah satu untuk destinasi wisata. Jadi memang di Ngebel ini sangat luar biasa dan alhamdulillah tadi antusias warga itu sangat luar biasa juga, wisatawan juga tadi banyak yang hadir, dari luar negeri juga banyak,” kata Lisdyarita.

Menurutnya, pelaksanaan larungan tahun ini terasa lebih istimewa karena hadirnya berbagai inovasi baru hasil kreativitas masyarakat Ponorogo, salah satunya tumpeng ikan nila raksasa yang belum pernah ditampilkan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Nah terus juga kali ini ada yang spesial ternyata tumpeng yang akan diporak itu tadi ada serba ikan terus juga ada durian. Jadi buat ke depannya jangan lupa seluruh masyarakat dan seluruh yang melihat ini datang ke Telaga Ngebel ya, Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia,” tambahnya.

Lisdyarita menegaskan seluruh inovasi yang ditampilkan dalam Larungan Telaga Ngebel merupakan hasil kreativitas masyarakat yang ingin bersama-sama menyukseskan rangkaian Grebeg Suro sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada wisatawan.

“Itu benar-benar kreativitas dari masyarakat yang ada di Ponorogo. Jadi semuanya hari ini pengin bareng-bareng sengkuyung untuk acara Grebeg Suro. Ini bentuk dari wujud syukur kami juga, makanya kita ada larungan itu salah satu bentuk rasa syukur,” pungkasnya.

Tradisi Larungan Telaga Ngebel kini tidak hanya menjadi warisan budaya yang terus dijaga oleh masyarakat Ponorogo, tetapi juga berkembang menjadi magnet wisata yang mampu menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya. Kehadiran inovasi baru seperti tumpeng ikan nila raksasa diharapkan semakin memperkuat daya tarik Telaga Ngebel sebagai destinasi wisata budaya unggulan di Bumi Reog. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaringan Narkoba 2 Ton, Dewi Astutik alias PA Pakai Identitas Palsu

    Jaringan Narkoba 2 Ton, Dewi Astutik alias PA Pakai Identitas Palsu

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sosok Dewi Astutik alias PA (42), warga asal Ponorogo, menjadi sorotan setelah namanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Badan Narkotika Nasional (BNN) dan red notice Interpol. Ia diduga terlibat dalam jaringan narkoba internasional yang menyelundupkan dua ton sabu melalui jalur laut. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu, membenarkan bahwa Dewi […]

    Bagikan
  • Menyamar Minta Donasi, Seorang Pria Gasak Dua Handphone Kasir Minimarket

    Menyamar Minta Donasi, Seorang Pria Gasak Dua Handphone Kasir Minimarket

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Aksi pencurian terjadi di Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, pada Minggu siang (23/3/2025). Seorang pria yang menyamar sebagai peminta donasi berhasil membawa kabur dua unit handphone milik karyawan Garon Mart, dengan total kerugian mencapai Rp 15 juta. Berdasarkan rekaman Closed Circuit Television (CCTV), pelaku terlihat mengenakan masker dan menyerahkan […]

    Bagikan
  • Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan, Pelanggar Didominasi Pelajar

    Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan, Pelanggar Didominasi Pelajar

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan knalpot brong hasil razia selama pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dimusnahkan oleh jajaran Satlantas Polres Ponorogo. Barang bukti tersebut dihancurkan dengan cara digergaji agar tidak dapat dipasang kembali pada kendaraan. Pemusnahan dilakukan setelah polisi melakukan penindakan di sejumlah titik wilayah Kabupaten Ponorogo selama operasi berlangsung. Knalpot yang tidak sesuai standar […]

    Bagikan
  • Rumah Warga di Mejayan Madiun Terbakar Saat Ditinggal Takziah, Kerugian Capai Ratusan Juta

    Rumah Warga di Mejayan Madiun Terbakar Saat Ditinggal Takziah, Kerugian Capai Ratusan Juta

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebuah rumah milik warga di Dusun Kedungjati RT 19 RW 06, Desa Darmorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, terbakar pada Jumat (27/3/2026) malam. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang berada di Ponorogo untuk takziah. Kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar yang melihat api sudah membesar dan menjalar hingga atap […]

    Bagikan
  • Truk Hino dan Motor Terlibat Kecelakaan di Kedunggalar Ngawi, Satu Pelajar Luka-Luka

    Truk Hino dan Motor Terlibat Kecelakaan di Kedunggalar Ngawi, Satu Pelajar Luka-Luka

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Ngawi–Kedunggalar, tepatnya di Dusun Kaliwowo, Desa sekaligus Kecamatan Kedunggalar, Rabu (21/1/2026). Insiden tersebut melibatkan sebuah truk Hino Engkel dan sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai seorang pelajar. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menyampaikan bahwa truk dengan nomor polisi L 8361 VUD dikemudikan oleh […]

    Bagikan
  • Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menambah penghasilan menjelang Lebaran berakhir tragis bagi seorang pekerja proyek di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan. Suratni (39) mengalami kecelakaan kerja setelah jarinya remuk terjepit mesin molen pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden terjadi ketika Suratni sedang mengoperasikan alat pengaduk semen dalam proyek pembangunan Koperasi Desa Merah […]

    Bagikan
expand_less