Berita Terkini
Trending Tags

WOW ! Tiga Pengemis di Ponorogo Pendapatan Capai Ratusan Ribu Per Hari

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinsos mengamankan tiga pengemis dan sejumlah uang hasil pendapatan mengemis, Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo kembali menjaring pengemis di jalanan selama bulan Ramadhan. Kali ini, tiga pengemis yang merupakan penyandang disabilitas terjaring razia pada Selasa (11/03/2025). Ketiganya merupakan warga luar Ponorogo, masing-masing berasal dari Madiun, Sragen, dan Blitar.

Kini, mereka dibawa ke rumah singgah Dinsos P3A Ponorogo untuk diberikan pembinaan dan assessment lebih lanjut. Kepala Dinsos P3A Ponorogo, Supriyadi, mengungkapkan razia ini dilakukan atas dasar laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaan pengemis di sejumlah titik di Ponorogo. “ Hasil interogasi, salah satu pengemis dalam waktu sekitar tiga jam berhasil mengumpulkan uang Rp. 174 ribu. Jika dirata-rata, pendapatan per harinya bisa mencapai Rp. 400 ribu” terang Supriyadi.

Lebih lanjut, Supriyadi menyebut bahwa ketiga pengemis ini bukan kali pertama terjaring razia. Mereka adalah ‘pemain lama’ yang sebelumnya juga pernah mendapatkan rehabilitasi dari Kementerian Sosial RI, namun tetap kembali ke jalanan. “Kita lakukan pendataan dan pembinaan kedepannya,” kata Supriyadi.

Salah satu pengemis, Sunaji, warga Blitar, mengaku sering berpindah tempat dalam menjalankan aktivitasnya. Ia tidak hanya meminta-minta di kawasan Alun-Alun Ponorogo, tetapi juga di beberapa perempatan, seperti di Taman Sukowati dan Terminal Seloaji. Saat diamankan petugas, Sunaji kedapatan membawa empat unit ponsel.

“Saya sehari kadang dapat Rp. 90 ribu, kadang juga lebih. Uangnya untuk makan, sebagian dikirim ke keluarga, dan saya sisihkan untuk berbagi saat Lebaran,” kata Sunaji.

Para pengemis ini memilih Ponorogo sebagai tempatnya mengemis karena warga yang dikenal lebih dermawan dibanding daerah lain. “Bahasa mereka, wong Ponorogo itu ‘awehan’ atau loman, lang lung gitu. Katanya lebih enak di Ponorogo daripada daerah lain,” tambah Supriyadi.

Dinsos P3A Ponorogo memastikan, para pengemis yang terjaring akan mendapatkan pembinaan selama tiga hingga tujuh hari, sebelum nantinya dikembalikan ke daerah asal. Untuk penanganan lebih lanjut, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Supriyadi menghimbau masyarakat agar tidak memberikan uang secara langsung kepada pengemis, agar mereka tidak kembali ke jalan.

Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menindaklanjuti laporan kematian puluhan ayam kampung di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kasus ini diduga kuat disebabkan oleh avian influenza (AI) atau flu burung. Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, drh. Harris, mengatakan usai menerima laporan, tim Petugas […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Amankan Gerombolan Pemuda Yang Berbuat Onar, Beberapa Tersangka di Bawah Umur

    Polres Magetan Amankan Gerombolan Pemuda Yang Berbuat Onar, Beberapa Tersangka di Bawah Umur

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KAB. MAGETAN – Aksi gerombolan pemuda misterius dibongkar Tim buser dari Polres Magetan. Hasilnya, para pelaku pengeroyokan terhadap dua pemuda, ditetapkan tersangka bahkan ada yang masih dibawah umur. Kapolres Magetan AKBP Satria Permana menuturkan, peristiwa pertama terjadi pada Jumat malam (20/12/2024) sekitar pukul 23.30 WIB, di Jalan Raya Lembeyan Kawedanan, masuk Desa Lembeyan Kulon. Dalam […]

    Bagikan
  • Panen Perdana, Wisatawan Serbu Kebun Kelengkeng Madigondo Magetan, Bisa Petik Sendiri

    Panen Perdana, Wisatawan Serbu Kebun Kelengkeng Madigondo Magetan, Bisa Petik Sendiri

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebun kelengkeng yang dikelola Pemerintah Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, menarik perhatian publik setelah untuk pertama kalinya membuka wisata petik buah. Baru dibuka beberapa jam, 10 dari 120 pohon yang siap panen langsung ludes dipetik pengunjung Rabu (7/1/2026). Wisatawan tidak hanya datang dari Magetan, tetapi juga dari Madiun, Ngawi, hingga […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting, Target Bebas Stunting 2027

    Pemkot Madiun Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting, Target Bebas Stunting 2027

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat langkah percepatan penanganan stunting melalui pemantauan rutin dan pendampingan lintas sektor. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, menjelaskan bahwa pengukuran tinggi badan anak di posyandu menjadi indikator utama pemantauan setiap bulan. “Stunting itu fokus utamanya tinggi badan […]

    Bagikan
  • Polisi Dalami Aspek Legalitas Tambang di Trosono Pasca Longsor

    Polisi Dalami Aspek Legalitas Tambang di Trosono Pasca Longsor

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satreskrim Polres Magetan resmi membuka penyelidikan atas insiden longsornya tebing tambang galian C di Desa Trosono, Kecamatan Parang, yang menewaskan seorang sopir truk bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan. Korban ditemukan meninggal dunia pada Minggu (28/09/2025) siang setelah tertimbun material tambang. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkapkan […]

    Bagikan
  • Maling Burung Ngawi Panik! CCTV Rekam Aksi, Sudah 3 Kali Beraksi

    Maling Burung Ngawi Panik! CCTV Rekam Aksi, Sudah 3 Kali Beraksi

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi pencurian burung kembali terjadi di Dusun Nglarangan, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Seorang pemuda terekam CCTV saat mengambil burung peliharaan milik Kadek Astawe pada dua hari lalu. Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku memanjat pagar rumah sebelum mengambil burung yang berada di halaman. Pelaku yang terlihat menggunakan kaus hitam […]

    Bagikan
expand_less