Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

DPRD Ponorogo Gelar Audiensi dengan PGHRI dan Forum GTT-PTT

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
  • visibility 185
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kesejahteraan Guru Honorer dan Rekrutmen PPPK Jadi Sorotan DPRD Ponorogo, Foto : media Center DPRD ponorogo, Ega patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo menggelar audiensi dengan Persatuan Guru Honorer Republik Indonesia (PGHRI) serta perwakilan Forum GTT-PTT, Kamis (20/3/2025). Pertemuan tersebut membahas kesejahteraan tenaga pendidik honorer serta proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Audiensi yang berlangsung di ruang rapat DPRD ini dihadiri oleh anggota Komisi D DPRD yang membidangi pendidikan, perwakilan Dinas Pendidikan, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo.

Abdul Manan, tenaga pendidik SD Totokan, Kecamatan Mlarak, menyampaikan harapan agar rekrutmen PPPK bagi tenaga kependidikan dapat diselesaikan secara tuntas yang terdata pada 2024 lalu. Ia juga menyoroti nasib tenaga kependidikan kategori R3, yakni peserta non-ASN yang telah terdata dalam sistem pemerintah tetapi belum otomatis lulus seleksi PPPK.

“Kami berharap regulasi dari Kementerian PAN-RB dapat memberikan kepastian bagi kami yang hingga kini belum diangkat menjadi PPPK, terutama bagi tenaga kependidikan kategori R3,” ujar Abdul Manan.

Sementara itu, Arifin, perwakilan Forum GTT-PTT Kabupaten Ponorogo, meminta DPRD untuk mengawal seleksi tahap kedua PPPK agar lebih banyak tenaga pendidik honorer yang bisa lolos.

“Kami berharap DPRD bisa membantu memperjuangkan aspirasi kami agar peluang menjadi PPPK semakin terbuka,” katanya.

Senada dengan hal itu, perwakilan PGHRI juga menyoroti jumlah tenaga kependidikan honorer yang masih belum mendapatkan kejelasan status. Dari data yang dihimpun, terdapat 809 tenaga kependidikan yang tersebar di tingkat SD dan SMP di Ponorogo yang masih menunggu kepastian terkait pengangkatan mereka sebagai PPPK.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Nur Hadi, meminta para tenaga pendidik honorer untuk bersabar. Ia menyatakan bahwa pengangkatan tenaga kependidikan menjadi PPPK terus diupayakan secara maksimal.

“Kami memahami kegelisahan para tenaga pendidik honorer. Proses ini terus berjalan. Secara bertahap tenaga pendidik semakin berkurang, mengingat banyaknya guru yang memasuki masa pensiun. Namun, kami juga perlu mengikuti instruksi pemerintah pusat yang saat ini masih melarang pengangkatan tenaga non-ASN baru,” jelas Nur Hadi.

Anggota Komisi D DPRD Ponorogo, Sukirno, menegaskan sistem kontrak dalam pengangkatan tenaga kependidikan sebaiknya tidak lagi diterapkan. Hal ini bertujuan agar persoalan guru honorer yang belum terangkat sebagai PPPK bisa segera diselesaikan.

“Kami akan mengawal permasalahan ini hingga ke BKPSDM pusat dan Kementerian PAN-RB agar ada solusi konkret bagi tenaga kependidikan honorer,” tegas Sukirno.

Image Not Found
Anik Suharto , Wakil Ketua DPRD Ponorogo, foto : Media Center DPRD Ponorogo, Ega patria – Sinergia

Sementara itu, Anik Suharto, pimpinan DPRD yang memimpin jalannya audiensi, menegaskan komitmen lembaganya untuk mengawal aspirasi tenaga pendidik honorer.

“Kami akan berupaya memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada guru dan tenaga kependidikan honorer, khususnya terkait pengangkatan mereka menjadi PPPK,” katanya.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercepat penyelesaian rekrutmen PPPK serta mendorong regulasi yang lebih berpihak kepada tenaga pendidik honorer di Kabupaten Ponorogo.

Ega Patria / Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • RILIS WALIKOTA

    100 Hari Kerja Maidi-F. Bagus Panuntun Raih Kepuasan Publik Tertinggi di Jatim

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Survei dari The Republik Institute menunjukkan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun, Maidi dan Bagus Panuntun, menorehkan prestasi gemilang dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan mereka. Hasil survei menempatkan pasangan ini sebagai kepala daerah dengan kinerja terbaik se-Jawa Timur berdasarkan tingkat kepuasan masyarakat yang sangat tinggi terhadap pelayanan […]

    Bagikan
  • Perkara Dugaan Korupsi Maidi Dkk Segera Disidangkan, 11 Juni Sidang Dakwaan

    Perkara Dugaan Korupsi Maidi Dkk Segera Disidangkan, 11 Juni Sidang Dakwaan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Madiun segera memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas dakwaan terhadap 3 tersangka yakni Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Thariq Megah dan pihak swasta Rochim […]

    Bagikan
  • Dinas Pertanian Magetan Sebut Dana Pokir Fluktuatif, Fokus untuk Sarana dan Kesejahteraan Petani

    Dinas Pertanian Magetan Sebut Dana Pokir Fluktuatif, Fokus untuk Sarana dan Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan menyebut alokasi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) yang masuk ke sektor pertanian bersifat fluktuatif dan tidak diterima setiap tahun. Kepala DTPHPKP Magetan, Uswatul Chasanah, menjelaskan bahwa dana pokir yang dikelola dinasnya umumnya digunakan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan petani melalui pengadaan […]

    Bagikan
  • Polemik PAW Gus Wahid di PKB Magetan Dinilai Sarat Muatan Politik

    Polemik PAW Gus Wahid di PKB Magetan Dinilai Sarat Muatan Politik

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) atas nama Nur Wahid atau Gus Wahid terus menuai sorotan publik. Selain dianggap sarat nuansa politik pasca-Pilkada 2024, keputusan itu juga dinilai berpotensi mengikis marwah ke-NU-an di dalam tubuh PKB Magetan. Pengamat politik, Muries Subiyantoro menilai langkah […]

    Bagikan
  • Toko Kelontong Sekaligus Rumah Ludes Terbakar, Warga Terluka Saat Bantu Padamkan Api

    Toko Kelontong Sekaligus Rumah Ludes Terbakar, Warga Terluka Saat Bantu Padamkan Api

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah yang sekaligus digunakan sebagai toko kelontong di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Rabu (17/6/2026) malam. Dalam peristiwa tersebut, satu warga mengalami luka setelah terjatuh saat berupaya membantu memadamkan api. Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan bagian depan rumah yang digunakan sebagai tempat usaha. Warga […]

    Bagikan
  • Miris! Ayah Tiri di Magetan Aniaya Remaja 14 Tahun, Akui Juga Lakukan Tindakan Asusila

    Miris! Ayah Tiri di Magetan Aniaya Remaja 14 Tahun, Akui Juga Lakukan Tindakan Asusila

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa remaja berinisial SD (14) di Kabupaten Magetan memasuki babak baru. Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Magetan resmi menetapkan BA (41), warga Kecamatan Bendo, sebagai tersangka dan langsung melakukan penahanan. Keputusan tersebut diambil setelah penyidik memastikan adanya bukti awal yang kuat terkait dugaan […]

    Bagikan
expand_less