Minggu, 8 Nov 2026
Trending Tags

Jalur Menuju Wisata Telaga Sarangan Magetan Macet Parah

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
  • visibility 268
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepadatan arus lalu lintas menuju ke Telaga Sarangan maupun sebaliknya. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Telaga Sarangan Magetan masih menjadi primadona masyarakat untuk menikmati liburan. Tak terkecuali pada H+5 lebaran, banyak masyarakat yang menuju wisata alam di kaki Gunung Lawu tersebut. Dampaknya, kepadatan lalu lintas terjadi di jalur menuju Telaga Sarangan pada Sabtu (05/04/2025).

Niko dari Purwokerto Jawa Tengah mengaku berlibur di Magetan bersama keluarga. Meski macet namun hal itu dinilai biasa lantaran kondisi libur lebaran dan akhir pekan.

” Ya lumayan macet jalannya. Tetapi emang pas liburan gini jadi tidak masalah. Yang penting tetap masih bergerak meski pelan-pelan,” terangnya.

Sementara itu, Iptu Sulanjar, Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan menjelaskan kepadatan arus lalu lintas ini disebabkan banyaknya kendaraan yang menuju ke Telaga Sarangan. Selain itu, jalur ini juga menjadi alternatif dari wilayah Jawa Timur menuju Ke Jawa Tengah. Tidak hanya wisatawan, namun juga banyak kendaraan pemudik yang melintas.

“Kami melakukan penempatan personil di titik rawan untuk membantu kelancaran lalu lintas. Untuk penumpukan kendaraan namun tetap mengalir. Kami juga menyiapkan jalan alternatif untuk mengurai kemacetan,” ujar Iptu Sulanjar.

Image Not Found
Personil Satlantas Polres Magetan mengurai kemacetan di jalur wisata telaga Sarangan. Foto : Istimewa

Sementara itu, jalur alternatif menuju ke Telaga Sarangan pun juga terpantau ramai lancar. Untuk itu, dihimbau kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

“Diharapkan wisatawan maupun pemudik mengikuti arahan petugas. Pastikan kondisi fisik pengemudi aman dan juga kendaraan layak jalan. Apalagi, kalau melintasi jalur ini kan naik turun dan berkelok,” pungkasnya.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Sayutan Bersikukuh Tolak Tambang Galian C, Khawatir Sumber Air hingga Makam Leluhur Terancam

    Warga Sayutan Bersikukuh Tolak Tambang Galian C, Khawatir Sumber Air hingga Makam Leluhur Terancam

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penolakan warga terhadap aktivitas tambang galian C di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, masih terus bergulir. Meski DPRD Magetan telah memfasilitasi rapat dengar pendapat (RDP) antara warga, pemerintah daerah, dan pihak penambang, masyarakat tetap bersikukuh meminta seluruh aktivitas penambangan dihentikan. Bagi warga, persoalan tambang tidak semata menyangkut investasi maupun legalitas […]

    Bagikan
  • Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah petani di Kabupaten Magetan masih mengeluhkan dengan harga pupuk bersubsidi yang dinilai belum turun. Padahal pemerintah pusat telah menetapkan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET). Menanggapi hal itu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan memberikan penjelasan. Staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pupuk Dinas TPHP Magetan, Edy Utomo, mengatakan […]

    Bagikan
  • Sensasi Petik Anggur Aneka Varietas Di Greenhouse Mas Ari Ponorogo

    Sensasi Petik Anggur Aneka Varietas Di Greenhouse Mas Ari Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah kebun anggur dalam bentuk greenhouse di Desa Tajug, Kecamatan Siman, Ponorogo,Jawa Timur menjadi destinasi wisata edukasi baru bagi masyarakat. Kebun Anggur Mas Ari ini menawarkan pengalaman melihat puluhan varietas anggur dari dalam dan luar negeri. Bahkan, sekaligus mengajak pengunjung belajar langsung cara menanam hingga memetik buah dari pohonnya. Pada Jumat […]

    Bagikan
  • 8 Pemuda Diamankan Polsek Wungu Usai Terlibat Perang Sarung

    8 Pemuda Diamankan Polsek Wungu Usai Terlibat Perang Sarung

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 8 anak muda terlibat perang sarung di Desa Pilangrejo Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Sebuah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan sekelompok pemuda mengayunkan sarung ke arah seorang remaja.  Dalam rekaman berdurasi singkat itu, korban tampak tidak berdaya setelah menerima beberapa kali pukulan sarung. Bahkan, beberapa pemuda lainnya […]

    Bagikan
  • Tragis! Usai Mengaji, Dua Bocah di Ponorogo Tenggelam

    Tragis! Usai Mengaji, Dua Bocah di Ponorogo Tenggelam

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peristiwa tragis menimpa dua bocah laki-laki di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (8/4/2026) sore. Keduanya meninggal dunia setelah tenggelam di kubangan air yang berada di lahan kosong tak jauh dari masjid tempat mereka mengaji. Kedua korban diketahui berinisial MAJ (6), dan MA (6). Peristiwa nahas tersebut terjadi […]

    Bagikan
  • Soal Pengunduran Diri Kades Taji, Camat Karas Klarifikasi Perangkat dan BPD

    Soal Pengunduran Diri Kades Taji, Camat Karas Klarifikasi Perangkat dan BPD

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keputusan mendadak Kepala Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Sigit Supriyadi, untuk mengundurkan diri dari jabatannya memicu kehebohan publik. Surat pengunduran diri tertanggal 19 Desember 2025 itu beredar luas di media sosial, membuat warganet mempertanyakan alasan di balik langkah tersebut. Padahal, masa jabatan Sigit masih tersisa dua tahun lagi hingga 2027. […]

    Bagikan
expand_less