Berita Terkini
Trending Tags

Pohon Raksasa Berusia Ratusan Tahun Roboh, Timpa Rumah Warga

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
  • visibility 86
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pohon raksasa Jenis Pule timpa rumah warga, foto: ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sebuah pohon raksasa yang diduga berusia ratusan tahun roboh dan menimpa rumah milik Rusik (60), warga Dusun Nguncup, Desa Bekiring, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, pada Senin (14/04/2025) sekitar pukul 08.30 WIB.

Pohon jenis pule setinggi sekitar 40 meter dengan diameter sekitar 7 meter itu tiba-tiba tumbang tanpa adanya hujan atau angin kencang. Robohnya pohon tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada atap rumah, serta menghancurkan sejumlah barang milik korban, termasuk kendaraan bermotor dan peralatan elektronik.

Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, Layem (55), istri Rusik, beserta anak dan cucunya, sedang berada di dalam rumah. Beruntung, mereka selamat meski sempat panik akibat suara tumbangnya pohon yang sangat keras.

“Saya saat itu baru pulang dari kebun dan berada di dapur. Tiba-tiba pohonnya roboh, kaget sekali. Ada dua sampai tiga ruangan yang rusak. Cucu saya di ruang tamu, anak saya di teras. Yang rusak motor, lemari, dan televisi,” ungkap Layem.

Image Not Found
Warga kerja bakti bersihkan sisa sisa pohon, foto : ega patria – sinergia

Kepala Desa Bekiring, Agus Santoso, mengungkapkan bahwa pohon tersebut sebenarnya telah direncanakan untuk ditebang. Namun karena dianggap keramat oleh warga sekitar, rencana tersebut batal dilakukan.

“Pohon ini memang sudah sangat tua. Bahkan diperkirakan sudah ada sejak zaman babat desa, usianya bisa ribuan tahun. Tingginya sekitar 40 meter dan lebarnya sekitar 4 meter. Karena dikeramatkan, warga tidak berani memotongnya,” jelas Agus.

Hingga berita ini diturunkan, warga bersama aparat desa masih melakukan kerja bakti untuk membersihkan batang pohon yang menimpa rumah tersebut.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut Sampah di Sungai

    Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut Sampah di Sungai

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Penemuan sesosok mayat perempuan tanpa busana menggegerkan warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Jasad tersebut ditemukan tersangkut di tumpukan sampah di tepi sungai oleh seorang warga yang tengah berangkat ke sawah. Menurut informasi yang dihimpun, kondisi mayat sudah membusuk dan hanya terlihat sebagian bagian […]

    Bagikan
  • Disembunyikan di Kaki, Penyelundupan HP ke Lapas Madiun Berhasil Digagalkan

    Disembunyikan di Kaki, Penyelundupan HP ke Lapas Madiun Berhasil Digagalkan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang berupa empat unit telepon genggam dan empat charger yang dibawa oleh dua orang pengunjung, Kamis (12/2/2026). Barang terlarang tersebut disembunyikan dengan modus ditempel menggunakan lakban pada bagian kaki dan ditutupi celana panjang. Hal itu guna mengelabui petugas saat […]

    Bagikan
  • Sungai Bengawan Solo Meluap, Banjir Rendam Wilayah Kec. Pitu Ngawi

    Sungai Bengawan Solo Meluap, Banjir Rendam Wilayah Kec. Pitu Ngawi

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia  | Kab. Ngawi – Hujan deras yang mengguyur wilayah Ngawi pada Senin (20/1/2025) malam menyebabkan Sungai Bengawan Solo meluap di wilayah Kecamatan Pitu pada Selasa (21/1/2025). Hal itu mengakibatkan banjir merendam akses jalan utama di Desa Ngasinan, Kecamatan Pitu, yang menghubungkan wilayah tersebut dengan Kota Ngawi. Ketinggian air yang mencapai lebih dari satu meter […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah Ramadan, Harga Sembako Turun Hingga Rp10 Ribu

    Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah Ramadan, Harga Sembako Turun Hingga Rp10 Ribu

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Magetan kembali menggelar pasar murah guna meringankan beban kebutuhan masyarakat. Kegiatan yang digelar untuk kedua kalinya selama Ramadan ini berlangsung di Lapangan Desa Karangrejo, Kecamatan Kawedanan, pada Rabu (11/4/2026). Antusiasme warga terlihat tinggi, ditandai dengan antrean panjang di setiap stan penyedia bahan pokok […]

    Bagikan
  • Viral Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan Tuai Sorotan

    Viral Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan Tuai Sorotan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video yang menampilkan momen pertemuan sepasang kekasih di Kabupaten Magetan mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, keduanya tampak duduk berdampingan di sebuah ruangan bersama seorang petugas pencatatan pernikahan, disaksikan keluarga dari kedua belah pihak. Petugas kemudian menanyakan kesiapan mempelai perempuan untuk menerima pinangan sang kekasih. Pertanyaan itu dijawab […]

    Bagikan
  • 25 Tahun Alami Gangguan Jiwa, ODGJ di Jambon Ponorogo Dikurung dalam Kandang Besi

    25 Tahun Alami Gangguan Jiwa, ODGJ di Jambon Ponorogo Dikurung dalam Kandang Besi

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Aparat kepolisian melakukan pengecekan terhadap kondisi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dikurung di dalam kandang besi di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. ODGJ tersebut diketahui bernama Suhananto, 45 tahun, yang telah mengalami gangguan jiwa selama lebih dari 25 tahun. Suhananto dikurung sejak 2014 karena kerap mengamuk dan […]

    Bagikan
expand_less