Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Petani Lereng Gunung Lawu Merugi, Tanaman Membusuk dan Harga Anjlok

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 161
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani di lereng gunung lawu mengalami kerugian karena gagal panen, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan — Cuaca ekstrem yang terus menghantam kawasan lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, selama dua pekan terakhir berdampak serius pada sektor pertanian. Kabut tebal dan curah hujan tinggi yang turun hampir setiap hari menyebabkan kerusakan parah pada tanaman sayuran. Hal itu membuat para petani kelimpungan menghadapi gagal panen dan anjloknya harga jual hasil pertanian.

Kerusakan paling parah terjadi pada tanaman kentang, tomat, dan cabai. Ketiganya tak mampu bertahan dalam kondisi lahan yang terlalu lembab dan minim sinar matahari.

“Tanaman sejenis kentang, tomat, dan cabai sangat memprihatinkan, Mas. Banyak yang terserang jamur dan petek karena hujan terus-menerus dan kabut setiap malam,” keluh Wawan Suparno (46), petani kentang asal Kelurahan Sarangan Jumat (15/05/2025).

Daun tanaman kentang tampak mengeriting dan mengering. Sementara itu, umbi kentang di dalam tanah justru membusuk. Harapan untuk memetik hasil pun pupus. Selain kerusakan tanaman, petani kini harus menghadapi kenyataan pahit lainnya. Anjloknya harga jual di pasaran.

Harga cabai merah yang sebelumnya mencapai Rp. 70 ribu per kilogram kini hanya laku Rp. 30 ribu. Kentang yang biasanya dijual Rp. 20 ribu per kilogram kini hanya dihargai separuhnya.

“Kami rugi dobel. Panen gagal, harga pun jatuh. Biaya tanam nggak balik, apalagi bicara untung,” ujar Mulyono (60), petani tomat yang mengaku sebagian lahannya kini dibiarkan terbengkalai.

Image Not Found
Petani di lereng gunung lawu mengalami kerugian karena gagal panen, Foto : Kusnanto – Sinergia

Ironisnya, satu-satunya komoditas yang mengalami kenaikan harga justru tak bisa dinikmati. Harga tomat memang naik dari Rp. 5 ribu ke Rp. 8 ribu per kilogram. Namun buah yang dihasilkan banyak yang rusak dan tak layak jual akibat membusuk sebelum masa panen tiba.

Kondisi yang tak menentu membuat sebagian petani mulai mempertimbangkan untuk beralih ke jenis tanaman yang lebih tahan terhadap cuaca ekstrem. Namun langkah ini bukan tanpa risiko dan tantangan.

“Mengganti tanaman butuh biaya lagi, butuh waktu lagi. Belum tentu juga berhasil kalau cuacanya masih seperti ini,” kata Sumarni, petani lain yang juga terdampak.

Sejauh ini belum ada tanda-tanda perbaikan cuaca di kawasan Gunung Lawu. Petani hanya bisa berharap, hujan segera reda dan kabut tak lagi menyelimuti lahan mereka setiap malam.

“Kalau terus begini, musim tanam ini bisa jadi musim gagal bagi semua,” tutup Wawan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Pembiasaan Tiga Bahasa, SDN Purworejo 01 Geger Bentuk Karakter Siswa

    Melalui Pembiasaan Tiga Bahasa, SDN Purworejo 01 Geger Bentuk Karakter Siswa

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — SDN Purworejo 01 Geger, Kabupaten Madiun, terus berupaya menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didiknya. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah program pembiasaan tiga bahasa, yakni Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab. Program ini dilaksanakan setiap Selasa, Rabu, dan Kamis, diikuti oleh 136 siswa dengan pendampingan guru yang kompeten. […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024

    DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo resmi membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2024. Keputusan ini diambil dalam rapat paripurna yang digelar Rabu (11/06/2025), menyusul ketidakpuasan sejumlah fraksi terhadap jawaban Bupati Sugiri Sancoko atas pandangan umum fraksi-fraksi. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menjelaskan […]

    Bagikan
  • 3 Nama Calon Sekda Kabupaten Madiun Tunggu Rekomendasi BKN

    3 Nama Calon Sekda Kabupaten Madiun Tunggu Rekomendasi BKN

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 631
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Proses seleksi terbuka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun kini memasuki tahap pengusulan rekomendasi tiga besar ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tahapan ini menjadi krusial karena sesuai regulasi terbaru, penetapan tiga besar calon Sekda harus mendapatkan persetujuan dari BKN sebelum diajukan kepada Bupati Madiun untuk dipilih satu nama dan dilantik sebagai […]

    Bagikan
  • Berkas Sudah Dilimpahkan, Sidang Enam Tersangka Korupsi Pokir DPRD Magetan Belum Digelar

    Berkas Sudah Dilimpahkan, Sidang Enam Tersangka Korupsi Pokir DPRD Magetan Belum Digelar

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Enam tersangka dugaan korupsi anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan tahun anggaran 2020-2024 hingga kini belum menjalani persidangan. Meski berkas perkara telah dilimpahkan jaksa penuntut umum (JPU) ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, perkara tersebut belum diregister sehingga jadwal sidang belum ditetapkan. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan, Moh […]

    Bagikan
  • Diduga Gegara Orang Ketiga, Rumah Senilai Rp. 250 Juta di Ponorogo Dirobohkan Suami

    Diduga Gegara Orang Ketiga, Rumah Senilai Rp. 250 Juta di Ponorogo Dirobohkan Suami

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Perselisihan rumah tangga berujung pada pembongkaran sebuah rumah megah di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Rumah yang ditaksir bernilai Rp250 juta itu dirobohkan menggunakan alat berat oleh pemiliknya, (SJ), pada Minggu (18/10/2026). Konflik rumah tangga yang diduga melibatkan pihak ketiga disebut menjadi latar belakang peristiwa tersebut. Kapolsek setempat, AKP Sarwoto, […]

    Bagikan
  • Solar Sulit, Sopir Madiun Menjerit,  Pertamina Klaim Beberapa SPBU Tunggu Pengiriman

    Solar Sulit, Sopir Madiun Menjerit,  Pertamina Klaim Beberapa SPBU Tunggu Pengiriman

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Warga di wilayah Madiun dalam beberapa minggu terakhir mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar. Sejumlah SPBU di Kabupaten maupun Kota Madiun diketahui mengalami kekosongan stok, sehingga antrean panjang kendaraan tak terhindarkan. Pantauan di lapangan SPBU Jiwan misalnya memasang pemberitahuan pada pukul 10.00 WIB “Sedang menunggu kiriman”.Sementara di […]

    Bagikan
expand_less