Berita Terkini
Trending Tags

Pemprov Jatim Evaluasi Tambang di Magetan, Pj Bupati: Kami yang Punya Wilayah, Kami yang Rugi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
  • visibility 65
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berencana mengevaluasi aktivitas tambang di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Tambang tersebut mendapat izin dari Provinsi Jawa Tengah, namun beroperasi di wilayah Jawa Timur. Evaluasi ini dilakukan menyusul keluhan Pj Bupati Magetan, Nizhamul, terkait kerusakan infrastruktur akibat kegiatan pertambangan tersebut.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyatakan bahwa pihaknya akan meninjau ulang perizinan tambang yang dinilai merugikan daerah. Ia menyebut adanya ketimpangan antara dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan kondisi riil di lapangan.

“Kadang itu bagus di kertas, tapi jelek di pelaksanaan. Tentu itu harus dievaluasi,” ujar Emil usai meresmikan Pasar Sayur di Desa Pacalan, Minggu (18/05/2025).

Menurut Emil, ada dua persoalan utama yang harus segera dibenahi. Pertama, potensi risiko ekologis akibat aktivitas tambang yang meninggalkan tebing setinggi lebih dari 30 meter. Kedua, status perizinan yang dikeluarkan di luar wilayah administratif tempat tambang beroperasi.

“Izin Usaha Pertambangan (IUP)-nya bukan dari Jawa Timur. Ini perlu ditata. Kami akan berkoordinasi dengan provinsi tetangga dan aparat penegak hukum agar ada efek jera bagi pelanggar,” tegasnya.

Emil juga menyinggung pengalamannya saat menjabat Bupati Trenggalek, di mana ia pernah membatasi akses truk tambang dan meminta perusahaan ikut bertanggung jawab atas kerusakan jalan.

“Kadang ada yang kooperatif, mereka ikut memperbaiki jalan. Tapi tetap harus ada pengawasan ketat,” tambahnya.

Image Not Found
Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berencana mengevaluasi aktivitas tambang di Desa Sayutan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sementara itu, Pj Bupati Magetan, Nizhamul, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pengelolaan izin tambang. Ia menyebut bahwa Pemkab Magetan harus mengeluarkan anggaran hingga Rp150 miliar per tahun untuk memperbaiki jalan rusak yang diduga disebabkan oleh aktivitas truk tambang. Ironisnya, pendapatan dari sektor tambang galian C hanya sekitar Rp700 juta per tahun.

“Izin itu dikeluarkan provinsi, bukan Jawa Timur, tapi Jawa Tengah. Kami yang punya wilayah, tapi kami yang menanggung dampaknya,” ujar Nizhamul.

Pemkab Magetan pun telah menutup dua lokasi tambang, yakni di Desa Sayutan dan Desa Taji. Tambang di Desa Taji diketahui belum memiliki dokumen perizinan lengkap.

Menanggapi hal ini, Pemprov Jatim menyatakan akan segera membangun komunikasi dengan Pemprov Jateng guna menyelaraskan regulasi pertambangan lintas wilayah. Di sisi lain, Pemkab Magetan terus melakukan penertiban terhadap tambang ilegal serta menindak tegas pelaku tanpa izin resmi.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAD Parkir Magetan Nyaris Penuhi Target, Tetapi Potensi Belum Tergarap Maksimal

    PAD Parkir Magetan Nyaris Penuhi Target, Tetapi Potensi Belum Tergarap Maksimal

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Magetan dari sektor parkir sepanjang tahun 2025 hampir mencapai 100 persen. Dua organisasi perangkat daerah (OPD) pengelola parkir yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Perhubungan (Dishub), mencatat realisasi mendekati target sejak awal tahun. Disperindag Magetan mencatat PAD parkir pasar hampir menembus angka maksimal. Target awal […]

    Bagikan
  • Kopdes Merah Putih di Magetan Jalan dengan Swadaya, Modal Pemerintah Masih Ditunggu

    Kopdes Merah Putih di Magetan Jalan dengan Swadaya, Modal Pemerintah Masih Ditunggu

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Di atas kertas, ratusan Koperasi Desa Merah Putih di Magetan digadang-gadang jadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan. Namun di lapangan, ceritanya berbeda. Salah satunya dialami Kopdes Merah Putih Desa Mategal, yang berjalan dengan modal seadanya dari anggota. Ketua koperasi, M. Rifai Arissandi, menyebut jumlah anggota saat ini baru sekitar 25 orang. “Untuk […]

    Bagikan
  • 339 Calon Jemaah Haji Magetan Diberangkatkan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    339 Calon Jemaah Haji Magetan Diberangkatkan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Sebanyak 339 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang tergabung dalam Kloter 51, resmi diberangkatkan pada Jumat pagi (16/05/2025). Prosesi pelepasan berlangsung di Pendopo Surya Graha dan dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Magetan, Nizhamul, serta disaksikan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Suasana haru menyelimuti pemberangkatan […]

    Bagikan
  • Tanem, Warga Ponorogo yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun

    Tanem, Warga Ponorogo yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di aliran Sungai Bengawan Madiun pada Sabtu (14/06/2025) akhirnya teridentifikasi sebagai Tanem (60), warga Desa/Kecamatan Sawoo, Ponorogo. Ia sempat dilaporkan hilang sejak akhir Mei lalu. Jasad korban ditemukan warga di kawasan Dukuh Banjeng, Desa Dukuh, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, dalam kondisi membusuk dan […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Selidiki Dugaan Keracunan Massal Siswa di Kecamatan Sine

    Polres Ngawi Selidiki Dugaan Keracunan Massal Siswa di Kecamatan Sine

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, kini ditangani aparat kepolisian. Polres Ngawi turun tangan melakukan penyelidikan setelah sejumlah siswa mengalami gejala mual, muntah, hingga pusing, Rabu (01/10/2025). Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Aris Gunadhi, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung bergerak […]

    Bagikan
  • Siswa SMA Taruna Angkasa Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Senior, Orang Tua Laporkan ke Polisi

    Siswa SMA Taruna Angkasa Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Senior, Orang Tua Laporkan ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dunia pendidikan kembali diguncang oleh kasus dugaan kekerasan antarsiswa. Seorang pelajar kelas XI-7 SMA Taruna Angkasa Madiun berinisial AAM (16) mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh para seniornya. Orang tua korban, Edi Sutikno, telah melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian pada Kamis (04/12/2025). Insiden itu disebut terjadi pada Selasa malam […]

    Bagikan
expand_less